
Yun (m/r) menggandeng tangan tang san ingin sekali tahu evaluasi seni beladirinya secepat mungkin.
sesampainya mereka di Notting city mereka dihentikan oleh seorang penjaga pintu.
"Kalian berhenti ini adalah aula wuhun,anak ini untuk apa datang kemari? " Tanya petugas itu.
Tentu saja untuk evaluasi seni beladiri untuk apa lagi memangnya? Yun (m/r) membuka mulutnya untuk menjawab pertanyaan tersebut, namun dihentikan oleh tang san dengan tatapannya.
Aula wuhun di Notting city adalah bangunan megah besar lebar bangunan saja bisa mencapai Dua puluh meter Dan terdapat lambang dua pedang yang melambangkan master jiwa di pintu masuk.
Kedua penjaga pintu Seperti berusia Dua puluhan ke atas Aura kekuatan jiwa mereka tidak terlalu kentara sekali, mungkin saja mereka belum menjadi seorang master jiwa hal itu mungkin karena Notting city sangat terpelosok sekali dan belum terjamah oleh manusia.
" Permisi kami adalah siswa kelas pertama dari Akademi master jiwa junior,tuan yang meminta kami untuk datang ke mari untuk evaluasi seni beladiri kami " Ucap tang san kemudian ia menunjukkan lambang baju seragamnya pada dua penjaga.
Pandangan dua penjaga pintu tampa sadar menunjukkan rasa iri yang ketara ketika melihat lambang seragam yang mewakili seorang master jiwa.
__ADS_1
" jika begitu kalian boleh masuk pergi ke dalam resepsionis yang letaknya berada di lantai aula wuhun pertama "
" baiklah paman terimakasih atas petunjuknya " Tang san berterimakasih dan dia menarik Yun (m/r) untuk melanjutkan perjalanan menuju resepsionis.
" San-ge ayo kita bergegas menuju resepsionis, habis ini perjalanan kita menjadi master jiwa di mulai! " Yun (m/r) berseri-seri dia praktis sesekali melompat-lompat.
Tang san tersenyum cerah dia juga menantikan perjalanan mereka menjadi master jiwa.
Suasana bangunan aula wuhun sangat khusuk hingga bahkan tang san sekalipun merasa bahwa dirinya harus diam dan tidak membuat keributan di aula wuhun.
Terdapat jendela patri yang berada di dalam aula wuhun, Sinar matahari bersinar menyelimuti seluruh aula wuhun cahaya berwarna warni yang dibiaskan dari jendela patri bahkan persis seperti sedang berada di dunia dongeng.
Tang san mulai fokus untuk menemukan aula resepsionis tidak banyak orang yang berada di dalam aula wuhun bahkan dapat di hitung dengan jari.
Ada seorang master jiwa wanita yang sedang berbicara dan berbincang-bincang dengan seseorang yang mereka kenali sebagai su yuntao, Wanita tersebut tinggi dan cantik Mereka terlalu keasikan berbicara hingga tidak menyadari kehadiran tang san dan Yun (m/r).
__ADS_1
" tuan su yuntao! " Seru Yun (m/r).
Su yuntao sudah tahu tentang berita kedatangan mereka sementara wanita itu tidak mengetahui perihal ini.
" mengapa ada seorang anak yang berada di aula wuhun, apakah kita kedatangan seorang anak dari bangsawan yang ingin membangkitkan semangat jiwa" Wanita tersebut menghela nafasnya.
" jiejie cantik! aku dan san-ge ingin memeriksa evaluasi kami " Yun (m/r) menjelaskan perihal kedatangan mereka berdua mencoba terlihat sangat serius.
Tapi hal itu hanya membuat orang merasa sangat gemas dengan kelucuannya, master jiwa wanita itu menahan diri agar tidak menguyel-uyel Yun (m/r).
Su yuntao tidak terlalu memperhatikan tang san namun dirinya mengingat seorang anak laki-laki cantik dengan tanda bulan sabit di dahinya yang membangunkan kekuatan jiwa di desa jiwa suci.
" Bukankah itu kau yang membangkitkan semangat jiwa di desa jiwa suci yang terlahir dengan kekuatan penuh dan memiliki wuhun lan yincao dan anak yang memiliki wuhun binatang mutan " Kata su yuntao.
Untung saja Su yuntao tidak menambahkan kalimat sia-sia kali ini jika dia mengucapkannya di percaya Yun (m/r) menyantet su yuntao.
__ADS_1