Transmigration System Into Douluo Dalu

Transmigration System Into Douluo Dalu
akademi master jiwa junior


__ADS_3

Tuan saat ini sedang berada di perpustakaan miliknya dan sedang membaca buku di kamarnya Xiao (m/r) pergi menuju rumah tang san bersama dengan seorang murid wanita.


Hubungan ayah dan anak semakin membaik dan setelah bergaul selama satu tahun bersama dengan anak dan muridnya perasaannya semakin dalam.


Tuan masih ragu-ragu untuk mengunjungi muridnya berserta anak angkatnya pada akhirnya tuan memilih untuk tidak mengunjungi.


Ada suara ketukan yang keras di pintu siapa yang sebenarnya terburu-buru itu? tuan mengerutkan keningnya anak dan muridnya pergi lantas siapa yang sebenarnya ingin menemuinya tersebut.


'' silahkan anda masuk '' Izin tuan dia meletakkan bukunya kembali ke atas meja.


Sesosok orang bertubuh besar dan tinggi masuk ke dalam kamar orang itu mengenakan pakaian abu-abu yang sederhana, rambut hitamnya acak-acakan dengan jenggot diwajahnya dan mata yang kekuningan yang membuatnya terlihat berusia lima puluh tahunan.


Tuan mendongak menatap orang yang mengunjunginya.


" halo kita bertemu lagi tuan " Ucap pria itu suaranya rendah dan sedikit serak.


Begitu pengunjung itu masuk ke dalam kamar tubuh tuan tampa sadar menegang bahkan kekuatan jiwanya aktif dan menyebar keseluruhan tubuhnya karena merasa terancam dengan aura orang itu.


" apakah kita pernah bertemu xiansheng ini? " Tanya master tubuhnya perlahan-lahan berdiri dari tempat duduknya.


" itu tidak heran sama sekali jika Anda tidak mengenali saya karena kita sudah tidak bertemu selama dua puluh tahun, namaku adalah tang Hao " pria yang mengunjunginya ternyata adalah tang Hao.


" tang Hao.." gumam tuan ekspresi wajahnya penuh rasa tidak percaya bahwa dia berhadapan langsung dengan haotian termuda.


" hao. "


Tang Hao melambaikan tangannya untuk menghentikan ucapan tuan dia tidak ingin mendengar gelar itu lagi.


" anda tidak perlu menyebutkan gelar dimasa lalu aku tahu bahwa anda tidak gila meskipun orang mengatakan bahwa kau gila "


" sepertinya tebakanku selama ini benar kau adalah ayah dari Xiao san mengapa anda disini anakmu sudah pulang " Tuan berkata dirinya menjadi tenang kembali seiring percakapan mereka.


Tang Hao mengangguk mengakui bahwa dirinya memang adalah ayah dari tang san.


'' itu benar justru karena itulah aku datang ke sini begitu dia pulang saya tahu bahwa anda menerimanya sebagai murid, sebagai ayah saya ingin menitipkan Xiao san kepada anda ''


"apakah Anda berniat untuk pergi? pergi ke mana? dia adalah putra anda " Ucap tuan dia menatap tang Hao dengan tatapan tajam tidak percaya bahwa tang Hao akan tega untuk meninggalkan tang san.


" anda adalah tuannya jika dia mengikutiku dia tidak akan bahagia terserah hidupnya saya telah terasing selama dua puluh tahun sekarang dia sudah dewasa dan aku ada beberapa urusan yang belum selesai " Jawab tang Hao dingin.


" Saya bahkan dapat melihat bahwa Xiao san tumbuh melekat pada anda tidakkah kau merasa kasihan padanya tiba-tiba saja ayahnya pergi? " Kata tuan menurutnya tindakan tang Hao cukup kejam meski Xiao san masuk akal sekalipun tetap saja itu adalah anak kecil.

__ADS_1


Master mencoba membayangkan melakukan hal itu kepada putranya dan menggelengkan kepalanya dia tidak akan sanggup melakukannya.


'' Xiao san sudah memutuskan untuk menjadi seorang master jiwa ingat perkataan ku jaga anakku'' Tang Hao kemudian membanting sesuatu ke atas meja token hitam legam menghantam meja di depan tuan,token itu sama dengan yang ditunjukkan oleh master ketika ia membawa tang san untuk berburu cincin jiwa yg membedakan adalah ada enam bintang di token itu.


Pintu terbanting hingga tertutup sosok tinggi tang Hao menghilang dari pandangan,tuan masih berdiri diam mematung di tempatnya.


Tuan menundukkan kepalanya untuk melihat token itu dan sebuah senyum masam muncul di bibirnya.


"apa yang sebenarnya terjadi dua puluh tahun lalu hingga membuat idolaku begini.. "


...****************...


Sinar matahari menyinari mereka bertiga membentuk bayangan di belakang xiaowu tang san dan Yun (m/r) duduk di depan pintu pandai besi.


langit mulai ke merah keorenan-menunjukkan bahwa sebentar lagi matahari akan terbenam.


Hewan-hewan mulai bermunculan bahkan kunang-kunang berterbangan di sekitar mereka.


Salah satu Kunang-kunang hinggap di jari telunjuk Yun (m/r), cahaya redup bersinar dari tubuh Kunang-kunang jantan sebelum terbang kembali.


Kepala Yun (m/r) bersandar pada bahu tang san dan tangannya ditautkan dengan tangan tang san.


mata tang san berkabut dan menundukkan kepalanya lalu meremas tangan mereka yang bertautan.


xiaowu memperhatikan pemandangan alam disekitarnya sesekali melirik tang san.


"sssh, semua akan baik-baik saja san-ge " Yun (m/r) menenangkan tang san.


mata tang san sedikit merah namun dia tidak meneteskan air mata dan genggaman tangannya semakin erat.


"aku berterimakasih padamu xiaowu " Ujar tang san memulai sebuah pembicaraan setelah diam seharian ini.


" kenapa kau berterimakasih kepadaku Xiao san? bukankah sudah sewajarnya kita membantu teman " Xiaowu menjawabnya.


" terimakasih sudah ada di sini bersamaku dan menjadi temanku " Kata tang san Suaranya menjadi agak serak.


" bukankah Xiao (m/r) bersamamu? " Xiaowu bertanya dengan bingung dia memandang Yun (m/r) dengan heran.


" di antara aku dan a-(m/r) tidak ada kata terimakasih dan minta maaf " Jawab tang san dia mengelus rambut Yun (m/r) dengan jari-jarinya tang san memandangi kepala yang bersandar pada bahunya dengan penuh kasih sayang.


Tang san memiliki perasaan yang sulit untuk dijelaskan oleh kata-kata.

__ADS_1


xiaowu dapat melihat bahwa ikatan di antara tang san dan Yun (m/r) Sangat kuat tanpa ragu akan menaruh seluruh kepercayaan pada satu sama lainnya.


" san-ge aku yakin bahwa paman tang hanya pergi untuk sementara waktu jangan bersedia, dia hanya pergi untuk membuat dirimu menjadi lebih kuat San-ge akan bertemu kembali dengan paman tang di masa depan "


" aku yakin bahwa paman tang Tidak ingin anda berlarut-larut dalam kesedihan San-ge kau masih memiliki ku bukankah aku juga adalah keluargamu? "


" aku berjanji bahwa aku tidak akan pernah meninggalkanmu san-ge " Sumpah Yun (m/r) sejak datang ke sini dia hanya memandang tang san sebagai seorang karakter novel saja, namun sejak Yun (m/r) menghabiskan waktu bersama dengan tang san selama satu tahun.


Yun (m/r) mulai melihat tang san sebagai manusia dengan darah dan daging itu bukan lagi sekedar karakter fiksi belaka.


karena kesedihan tang san yang berlarut-larut aroma dingin dan asin dari air laut tercium menjadi lebih kuat,Yun (m/r) diam-diam menggosokkan feromon mawar kepada tang san untuk menenangkannya.


" selalu bersama tidak berpisah? kau berjanji a-(m/r)" Tanya tang san Yun (m/r) mengangguk dengan tegas.


Tang san menghela nafas lega mendapatkan jawaban tegas.


"kau tidak dapat menarik kembali janjimu "


Xiaowu memainkan kepangan rambutnya rasa iri terlihat dari bibirnya yang sedikit maju wajah cantiknya menunjukkan rasa iri jika dia dapat memiliki keluarga xiaowu ingin keluarganya seperti tang san dan Yun (m/r).


Melihat rasa iri di wajah xiaowu tang san tersenyum lembut.


" jika Anda ingin kau dapat menjadi saudara perempuan saya dan a-(m/r) xiaowu ''


'' aku lahir di bulan Januari dan anda di bulan Agustus sementara a-(m/r) sejak bertemu dengannya jika tidak salah itu di bulan Juni " Tang san mengingat-ingat kembali.


" jika suatu hari aku atau Xiao (m/r) ingin dibunuh oleh banyak orang apakah Anda akan membunuh kami? " perlahan mata xiaowu menjadi merah jika jawaban tang san jauh dari harapannya maka ia akan membawa pergi Xiao (m/r) bersamanya!.


" aku akan mencoba yang terbaik untuk melindungi a-(m/r) dan anda mereka perlu untuk melangkahi mayatku dulu untuk mencapai kalian "


Tang san mengucapkan kalimat ini untuk a-(m/r) namun dia tidak mengalihkan pandangannya dari sahabatnya.


'aku akan menjagamu a-(m/r)' Janji tang san dalam hatinya.


Yun (m/r) menoleh dan tatapannya bertemu dengan tatapan tang san yang sangat lembut dan penuh kasih sayang.


tetesan air mata jatuh dari matanya tang san memeluk Yun (m/r) jari-jarinya menyisir rambutnya.


'' San-ge! " seru Yun (m/r) dia menyusup ke pelukan tang san.


biarkan saja waktu mengalir jika dia ketahuan oleh tang san dirinya akan menjelaskan semuanya.

__ADS_1


__ADS_2