
Dalam perjalanan menuju rumah tang san Yun (m/r) Sudah berganti pakaian dengan seragam sekte janji abadi miliknya, Rambut hitamnya diikat kuncir kuda dengan dua kepangan kecil di sisi kepalanya persis seperti yang dilakukan oleh tang san kemarin.
Yang membedakan adalah kemarin hanya diikat setengahnya saja.
Pakaian merah maple itu sangat sosok sekali dengan warna kulit Yun (m/r) yang sangat putih Wajah Yun (m/r) masih sedikit dipenuhi oleh lemak bayi pipinya memerah karena terkena dinginnya udara pagi.
Membuat pipinya yang sedikit merah seperti mochi yang ditaburi dengan tepung,jika anda menggigitnya akan keluar gula merah yang masih mengepul.
Sepasang mata perak berkabut menahan rasa kantuknya sedikit rasa genit ketika mengedipkan mata.
Yang paling menarik perhatian orang orang adalah tanda bulan sabit di dahi Yun (m/r).
'' a-(m/r) perhatikan jalanmu '' Kata tang san sembari menghalangi ranting pohon agar tidak terkena pada Yun (m/r) interaksi diantara mereka berdua sangat alami seperti datang setelah bertahun-tahun menghabiskan waktu merawat satu sama lain,persis seperti dua kakak beradik.
'' terimakasih san-ge aku sangat senang hingga tidak sadar akan terkena ranting pohon '' Ucap Yun (m/r).
Karena takut Yun (m/r) terlalu bersemangat hingga tidak memperhatikan sekitarnya tang san meraih tangan Yun (m/r) dan Tersenyum cerah.
Tang san sendiri juga merasa bahagia bahwa dirinya dapat pulang dia bahkan membawakan ayahnya baju baru dan dua botol senyum kaisar.
Mereka kemudian tiba di desa shenghun agak siangan dan para warga sudah mulai beraktivitas.
'' lihat xiaowu itu adalah rumah milikku dan a-(m/r) bersama ayah! " Seru tang san sembari tangannya menunjuk kepada rumah yang letaknya berada jauh di bagian barat desa.
Rasa kaget dan senang bercampur aduk di hatinya ketika Yun (m/r) mendengar kata rumah muncul dari tang san.
'' akhirnya kita pulang! " Yun (m/r) berseru.
Untuk saat ini dia akan melupakan sejenak masalah yang akan dihadapinya di masa mendatang ketika indentitasnya sebagai binatang seratus ribu terbongkar,Yun (m/r) hanya ingin menjaga harta paling berharganya yaitu keluarga dan teman-teman.
__ADS_1
Tang san mempercepat jalannya dan tiba di depan pintu diikuti oleh xiaowu berserta Yun (m/r).
'' ayah aku sudah pulang! " Tang san berteriak keras
Jarang sekali mereka melihat tang san yang sangat bersemangat xiaowu menjadi merasa penasaran dengan sosok ayah tang san, xiaowu menarik Yun (m/r) kesudut yang jauh dari pendengaran tang san.
" Xiao (m/r) apakah tang san memiliki hubungan yang baik dengan ayahnya? " Tanya Xiaowu mata pink besarnya memandangi rumah itu dengan penasaran.
Yun (m/r) Hanya tersenyum mendengar hal itu.
" memang benar san-ge memiliki hubungan yang baik dengan ayahnya " jawab Yun (m/r) dia datang dan mengikuti tang san masuk ke dalam gerbang rumah.
Dari sini tang san dapat melihat tempat ayahnya bekerja Seluruh padai besi seperti tidak ada yang berubah masih berantakan dengan barang-barang yang diletakkan di mana saja.
Perasaan datang ke rumah membuat tang san merasa bahwa rumah seharusnya seperti ini tidak ada yang berubah sejak kepergiannya.
" Xiao san sudah kembali " Sebuah suara yang tua datang dan sesosok orang membuka tirai pintu kemudian berjalan keluar.
" Jack tua mengapa anda di sini di mana paman tang sedari tadi kami mencarinya " Tanya Yun (m/r).
" pertanyaan a-(m/r) benar di mana ayahku apakah dia pergi? " Tang san bertanya kepada kakek Jack.
Sebagai seorang kepala desa shenghun Jack tua tersenyum masam mendengar pertanyaan tersebut Tangannya memberikan secarik kertas dan ingin diserahkan kepada tang san.
" Xiao san awalnya aku datang kemari untuk memintanya untuk menjemputmu dan Xiao (m/r) namun sesampainya aku di sini,saya menemukan secarik kertas di atas meja aku tidak menyangka.." Jack tua tidak melanjutkan ucapannya.
Ada perasaan tegang di hati tang san begitu dia mendengar ucapan dari Kakek Jack Tang san masih sibuk untuk mencerna semua kejadian itu.
Melihat bahwa tang san tidak kunjung juga mengambil kertas itu Yun (m/r) mengambilnya dari tangan Jack tua.
__ADS_1
Dia juga merasa penasaran dengan isi dari secarik kertas itu dan melihat corat-coret tulisan yang sangat tebal dan kasar di atas kertas.
Dan menyerahkan kertas itu kepada tang san toh dia juga tidak terlalu mengerti tulisan douluo.
" Xiao san begitu anda menemukan kertas ini aku sudah pergi jauh jangan datang mencari saya anda tidak akan pernah menemukan ku
meskipun anda masih muda anda sudah dapat menjaga dirimu sendiri, Jangan khawatir tentang saya Saya perlu mengambil kembali beberapa hal yang menjadi milikku.
Kau ingin menjadi kuat dan aku tidak ingin anda menjadi kuat anda sudah dewasa pilihlah jalan yang menurutmu benar.
Meskipun ayah tidak terlalu suka dengan anak itu kau jagalah Yun (m/r) dengan baik dia adalah anak yang baik dan orang pertama yang ingin kau lindungi jika suatu saat nanti kau tidak merasa bahwa pekerjaan sebagai master jiwa tidak cocok lagi
kembalilah ke desa dan menjadi seorang padai besi sepertiku
tertanda tang Hao " begitu membacanya tang san selesai membacanya rasa gembiranya sampai rumah berubah menjadi ketidakberdayaan,tang san perlahan-lahan pulih dari keterkejutannya.
" Kakek Jack apakah ayah memiliki tanda-tanda akan pergi? " Tanya tang san.
" selama dua hari ini orang itu tidak memiliki tanda-tanda akan pergi jangan mengurusi orang itu Xiao san Xiao (m/r) kalian berdua akan tinggal bersama kakek Jack "
" Kakek jangan merepotkan Anda lagipula rumah dalam keadaan berantakan aku akan tinggal untuk membereskannya " Tolak tang san dengan sopan.
Jack tua menggelengkan kepalanya mendengar pengusiran lembut dari tang san dan dia memandang Yun (m/r).
" baiklah jika kalian butuh bantuan kalian datanglah padaku jaga saudaramu "
" Saya akan menjaganya " Yun (m/r) menganggukkan kepalanya tentu tanpa disuruh sekalipun dia akan lakukan.
Begitu Jack tua pergi hanya tersisa dua orang saja yang ada di pandai besi Tang san mulai membersihkan seluruh kamar yang berantakan jelas sekali tidak ingin berbicara.
__ADS_1
Yun (m/r) mengambil kain dan membersihkan Jendela dia khawatir dengan kondisi tang san yang hanya diam saja namun mau gimana lagi tang Hao sudah pergi tidak mungkin dikejar.
Bahkan xiaowu yang biasanya enerjik dan lincah menjadi sangat diam Dan membantu mereka untuk membersihkan lantai.