Transmigration System Into Douluo Dalu

Transmigration System Into Douluo Dalu
perubahan ning rongrong


__ADS_3

" apakah kau tahu bagian mana dari dirimu yang salah? " tiba-tiba saja sebuah suara yang lembut dan jernih seperti mata air terdengar dari arah belakang dan ning rongrong membalikkan tubuhnya namun tidak ada siapapun begitu ia berbalik.


" di atas sini nona ning " ning rongrong mendongak ke atas untuk melihat yun [m/r] yang sedang menyenderkan tubuhnya di atas pohon dengan tangan menyilang kebelakang sebagai bantal dan mengenakan pakaian merah dengan dalaman jubah putih yang sederhana,bibir merah mudanya sedikit menyunggingkan senyum cahaya bulan jatuh dengan lembut pada sosok yun [m/r] dan tanda bulan sabit di dahinya memancarkan sinar samar seperti bulan sungguhan.


" yun [m/r] kau?..." kata ning rongrong dengan tatapan kosong yun [m/r] melompat dari atas pohon dan berjalan mendekati ning rongrong.


"tahukah kamu apa arti sebenarnya dari teman itu nona ning? " yun [m/r] menyunggingkan senyum dan dia bertanya sembari tertawa.


"seorang teman sejati tak akan menyuruh temannya untuk membunuh teman sekelasnya teman sejati akan saling menunjukkan ketulusan,kepercayaan dan keramahan apakah kau mempunyai teman? oh aku lupa pastinya tidak dengan caramu memperlakukan mereka "


" kau adalah putri pemimpin sekte kaca tujuh harta harun dengan martabat dan seberapa manjanya kau yang memilki bakat yg bagus semua menyanjungmu untuk memanjakanmu pernahkah kau bahagia? " tanya yun [m/r] memandang ning rongrong yang menangis.


"tidak! aku tidak bahagia sama sekali " teriak ning rongrong sembari menangis dan menyeka air matanya mata perak yun [m/r] melembut samar-samar dia dapat mengingat tiga orang yang di duga sebagai orang tua kandung sebelum yun [m/r] tiba-tiba di renggut dari ayah kecilnya,oleh sosok berjubah putih dengan topeng separuh menangis dan tersenyum.


" jadi ning rongrong apakah kau tahu di mana letaknya kau salah jangan lupa bahwa di atasmu ada orang yang lebih tinggi dan di atas langit ada langit lagi " ucap yun [m/r] bibirnya tersenyum miris saat mengingat orangtua kandungnya.


" terimakasih telah menyadarkan ku tapi mengapa kau melakukannya? " tanya ning rongrong setelah dirinya menjadi tenang menatap yun [m/r] dengan penasaran.


" kau mengingatkanku terhadap seseorang " jawab yun [m/r] samar-samar dia ingat sebelum di ambil dari keluarga kandungnya ia punya dua paman yang satu keras kepala dan sangat takut sekali dengan perempuan yang yun [m/r] panggil paman feng dan satu lagi memilki lidah yang tajam dan sulit mengutarakan perasaannya yaitu paman mu.


yun [m/r] menyilangkan tangan di depan dadanya dan tenggelam dalam pikirannya dia selalu berandai-andai jika ia masih bersama dengan ketiga ayahnya akan seperti apa dirinya lembut seperti ayah lian?,nakal seperti ayah hua atau gabungan keduanya? yun [m/r] juga tidak tahu.


" a-[m/r] ayo kita masuk ke dalam udaranya semakin dingin '' sebuah suara menyadarkan yun [m/r] dari lamunannya dan dia melihat tang san berdiri di tidak jauh darinya sembari tersenyum lembut dan mengulurkan tangannya.


dia selalu percaya bahwa kejadian tertentu dalam hidupnya sudah di takdirkan entah ia dibawa dari orangtua kandungnya di adopsi keluarga yun lalu datang ke sini dan bertemu ayah angkat dan tang san.


" baiklah san-ge " jawab yun [m/r] mengulurkan tangannya dan menggenggam tangan hangat milik tang san dia percaya bahwa selama dia menggenggam tangan hangat ini semua akan baik-baik saja,meskipun jalan di depan tidak diketahui dan penuh dengan kesulitan yun [m/r] percaya bahwa mereka dapat melaluinya bersama.


...----------------...


keesokan harinya semuanya mendengar bel sekolah berbunyi dan semua orang berjalan ke tempat berlatih mereka belum melihat ke hadiran dekan atau guru yang lain ning rongrong lah orang pertama yang mereka lihat saat sampai yang berarti ning rongrong telah tiba lebih dulu dari mereka.


sesekali mereka melirik kearah ning rongrong melihat wajah cantik ning rongrong nampak kuyu dan matanya sembab secara keseluruhan semangatnya yang sebelumnya menggebu-ebu sekarang sangat rendah,mereka menunggu selama seperempat jam sebelum dekan berjalan mendekat.


pandangan flender jatuh pada ning rongrong namun ia tidak mengatakan apapun terhadap kehadiran ning rongrong sebelum mengalihkan pandangannya pada murid-muridnya.


'mari kita mulai mulai pelajaran kedua kalian tahu di mana oscar apakah dia masih tidur? " tanya flender mengerutkan keningnya.

__ADS_1


"tidak dekan oscar tidak tidur sebelum saya ke lapangan dia masih ber kultivasi mungkin tak akan hadir untuk kelas hari ini " tang san buru-buru menjawab begitu flender mengerutkan keningnya.


"panggil oscar tang san aku tidak akan mengajar sebelum dia hadir " ucap flender kerutan di dahinya semakin dalam,tang san hendak kembali ke asrama untuk memanggil oscar saat oscar berlari menghampiri mereka dengan raut wajah bahagia.


"oscar sebegitu senangnya kah kau ingin berlari putaran lagi? " flender memelototinya dengan tatapan tajam.


"tunggu..tunggu  dekan dengarkan aku terlebih dahulu aku menerobos level tiga puluh! " seru oscar dengan penuh kegembiraan,mengejutkan semua orang yang mendengarnya oscar berhasil melewati level tiga puluh?!.


"apa? " tanya flender dengan terkejut semua orang yang ada di lapangan memandang dengan kaget terhadap oscar termaksud ning rongrong.


oscar baru berusia empat belas tahun satu tahun lebih muda dari dai mubai pada usia empat belas tahun oscar telah mencapai level tiga puluh selain yun [m/r] master jiwa tipe serangan yang telah mencapai level tiga puluh sembilan di usia dua belas tahun ini.


cukup mengejutkan seni beladiri oscar adalah makanan,itu termaksud dengan seni beladiri yang sulit untuk di budidayakan untuk mencapai level tiga [uluh sangat sulit lebih sulit daripada dengan seni beladiri master jiwa lainya.


" baiklah-baiklah kau sama sekali tidak mengecewakanku oscar sekarang kau adalah yang ketiga di antara mubai dsn yun [m/r] saya ucapkan selamat telah mencapai level tiga puluh atas nama akademi shrek " puji flender matanya berbinar.


" selamat xiao ao meskipun kau masih lebih lambat dariku dan xiao[m/r] tipe wuhunmu adalah makanan kau sudah menjadi seorang jenius yang luar biasa yang pernah kulihat,sepertinya cinta bertepuk sebelah tangan dapat membuat seseorang menerobos ke level tiga puluh " kata dai mubai sama sekali tidak memelankan ucapannya.


" bos dai jangan mengolok-olok ku aku belum pernah jatuh cinta mengapa kau membicarakan cinta yang hancur? " jawab oscar dengan canggung sembari melirik ning rongrong.


" baiklah pelajaran hari ini akan segera di mulai " potong flender segera para murid berkumpul kembali setelah selesai mengucapkan selamat kepada oscar.


" hari ini karena oscar telah mencapai level tiga puluh kalian semua masing-masing akan mencoba makanan yang dihasilkan dari seni beladirinya satu dari dua sosis " ucap flender.


" apa?! " teriak xiaowu terkejut " tapi untuk apa memakannya? "


" biasakanlah dia adalah salah satu rekanmu di medan perang saya akan bertanya apakah wajah itu lebih penting dari hidup kalian? anda dapat menghiraukan saat dia mengucapkan wuhunnya oscar adalah master jiwa beladiri makanan dan dia adalah yang terbaik,jika anda tidak dapat melakukan kerja sama tim dan mengembangkan pemahaman anda mungkin tak dapat bertahan di medan perang dengan mentalitas begini bersyukurlah ada sosis master jiwa lain bahkan makan serangga dan lainnya " komentar flender.


" aku punya sosis besar,aku punya sosis kecil " oscar mengeluarkan wuhunnya dan dua sosis muncul di tangannya.


" baiklah siapa yang lebih dahulu ingin coba? " tanya oscar dengan tersenyum menyodorkan dua sosis berbeda ukuran di tangannya.


dai mubai dan ma hongjun saling melirik satu sama lainnya keduanya telah mengambil pelajaran yang sama dengan hari ini rasa sosis yang di hasilkan oleh oscar tidak terlalu buruk jika kau mengabaikan menghiraukan ucapannya,begitu dai mubai dan ma hongjun akan melangkahkan kakinya untuk maju mereka telah di hentikan oleh ning rongrong yang melangkah maju.


" biarkan aku coba " ucap ning rongrong berjalan ke depan oscar dan mengambil kedua sosis besar dan kecil di depannya,bibir merah muda yun [m/r] menyunggingkan senyum geli ketika melihat ekspresi wajah kaget orang-orang.


semua orang yang ada di sana terkejut mereka tidak menyangka bahwa ning rongrong lah yang akan lebih dahulu maju untuk mencoba.

__ADS_1


ma hongjun dan dai mubai juga terkejut dengan pristiwa ini,membuat langkah mereka berhendi sebelum ma hongjun dan dai mubai mundur untuk menonton apakah ning rongrong akan memakan sosis besar dan kecil itu atau tidak.


meskipun wajah ning rongrong tetap tenang tapi matanya masih tetap menunjukan seberapa gugupnya ia sekarang ini dirinya hanya seorang gadis muda dihadapkan dengan banyak mata pasti membuatnya gugup.


percakapannya dengan yun [m/r] telah sedikit menyadarkannya,ning rongrong ingin membuktikan semua di akademi shrek bahwa ia juga dapat melakukannya di antara orang-orang dengan kekuatan jiwa yg lebih kuat.


ransangan oscar yang telah naik ke level tiga puluh semakin memantapkan hati ning rongrong jadi dia memilih untuk maju lebih dulu ning rongrong mengigit sosis besar dan sosis kecil dan terkejut bahwa rasa dari dua sosis itu tidak buruk


dalam waktu singkat ning rongrong dapat merasakan hangat yang menyebar ke seluruh tubuhnya dia tidak tidur semalaman jadi ia sangat lelah tapi setelah ning rongrong memakan sosis besar dan kecil dari master jiwa makanan rasa lelahnya menghilang.


ning rongrong membalikan tubuhnya menghadap satu-persatu dari mereka dan yang terkahir adalah dekan flender bertekad bahwa ia berhak untuk tinggal dengan membuktikannya dengan tindakan.


yun [m/r] tersenyum cerah jelas melihat awal terbentuknya monster shrek setelah ning rongrong memenangkan kepercayaan orang lain dan mengubah kepribadiannya lebih baik di pundaknya berdiri kelinci putih kecil adalah xiao baozi,sesekali yun [m/r] akan mengusap lembut kelinci itu dan dia melangkah maju untuk mengambil sosis besar dan kecil lalu memakannya tampa beban.


berikutnya yang maju adalah dai mubai dan ma hongjun di ikuti oleh tang san yang telihat enggan melangkah maju dan mengambil dua sosis dari oscar hanya tersisa xiaowu dan zhu zhuqing yang belum mengambil sosis dan memakannya,xiaowu dengan enggan melangkah maju dan mengambil sosis besar dan kecil dari oscar dan dengan enggan memakannya dengan mata tertutup sementara zhu zhuqing wajahnya masih dingin terlihat pucat dan mengigit bibir bawahnya.


" zhu zhuqing jangan ragu jika di masa depan kau ingin memukuli dan mengalahkan dai mubai sekarang makanlah" ucap flender secara tiba-tiba,mengejutkan zhu zhuqing dan dia melihat sedikit senyum yang menjurus seringai di wajah flender saat menumbalkan murid tertuanya sendiri.


dai mubai memandang dekan flender dengan terkejut dan syok dan memasang ekspresi wajah tidak berdaya jelas dekan sangat menantikan dirinya di pukuli oleh zhu zhuqing jika di lihat dari seringaian di wajah flender,di sampingnya oscar dan ma hongjun sudah tertawa terbahak-bahak yun [m/r] dan xiaowu menahan tawa mereka hanya bahu mereka saja yang bergetar.


mata zhu zhuqing tiba-tiba saja berubah menjadi tegas dan tampa ragu dia melangkah maju untuk mengambil kedua sosis besar dan kecil dari oscar mengejutkan semuanya dan dai mubai.


"sebegitu inginnya kah kau untuk memukuliku? " tanya dai mubai dengan tidak percaya dan zhu zhuqing hanya membalasnya dengan tatapan tajam,yun [m/r] terkekeh bersama oscar dan menepuk pundak dai mubai.


" bos dai sepertinya jalanmu masih panjang~ " ucap yun [m/r] di sampingnya tang san tampa kata-kata memisahkan mereka tampa ada rasa ketidak taat tan.


"oke oscar di masa depan akan menjadi pemasok logistik kalian masing-masing lulus ujian silahkan kembali dan beristirahat besok guru zhou wou-ki akan mengajak kalian untuk mencari cincin roh sekarang bubar "


semua orang kembali ke asrama masing-masing termaksud ning rongrong semua orang yang kembali telah memilih untuk bermeditasi meskipun kecil untuk naik ke level berikutnya tapi masih layak di coba sama halnya dengan yun [m/r] setelah sampai asrama dia duduk di ranjang dan memejamkan mata peraknya.


energi spiritual berwarna ungu mengalir masuk seperti aliran air yang lembut dan yun [m/r] merasakan tubuhnya menjadi penuh energi.


{ding~ telah terdeteksi oleh xiao baozi bahwa kekuatan jiwa tuan rumah telah mencapai level tiga puluh} dengan penuh semangat xiao baozi melapor.


Perubahan raut wajah yun (m/r) di lihat oleh tang san.


" a-(m\r) ada apa? " tanya tang san dengan penasaran dan sedikit cemas dengan rasa kesal di wajah yun (m/r).

__ADS_1


" tidak ada apa-apa san-ge hanya saja aku telah naik ke level tiga puluh "


__ADS_2