TRIP TO ANOTHER WORLD

TRIP TO ANOTHER WORLD
CHAPTER 10


__ADS_3

SETELAH SATU


MINGGU


“Aku sudah siap berangkat ke kota


selanjut nya.”


Ini sudah seminggu aku hidup di


dunia lain, dan aku sudah mulai terbiasa hidup disini.


Ini saat nya aku bergerak


menyusul Ayase-chan, dari Skill [MAP] ku, Ayase-chan pergi ke Ibukota negara


tetangga, aku harus segera menyusul nya.


Semua persiapan ku juga sudah


lengkap, aku punya senjata baru.


Aku juga mendapatkan beberapa


skill baru, level ku naik banyak di kota ini.


Dan rank petualang ku juga naik


satu peringkat, menjadi rank [D]


Aku sudah berlatih untung menjadi


petualang yang sebenarnya..


Aku juga sudah memelajari


skill-skil dasar seperti pembongkaran monster.


Dan.. Yang paling penting adalah,


aku sudah belajar beberapa hal mengenai monster


Jadi aku tidak perlu khawatir di


serang atau masuk wilayah kekuasaan monster.. seharusnya..


Ngomong-ngomong ini adalah,


statusku saat ini..


Name: Amakawa Izumi


Age: 24


Ras: Human


Level: 30


Gender: Male


Job: -


Kekuatan: 5500


Mana: 4250


Agility: 4000


Intelejen: 3990


[Epic RPG User UR][Mini Map RA][Light Magic RA][Dark Magic


RA][Null Magic RA][Evolusi RA]


[Enchant EP][Water Magic UN][Fire Magic UN][Earth Magic


UN][Wind Magic UN]


[Sword Master CO][WARP RA][Detection Enemy RA][Midnight


Assault Sword RA]


Title: [Perlindungan Ilahi Dari Dewa Dunia] [Perlindungan


Ilahi Dari Dewa Cinta]


“Baik, saatnya berangkat.”


Aku turun dari lantai dua penginapan guild.


Dari arah tangga, aku sudah mendengar percakan samar-samar


dari lanatai bawah.


Guild rame seperti biasa eh.


Saat aku tiba di lantai satu Guild, disana-sini sudah


dipenuhi oleh petualang yang ingin mengambil Quest.


“Hei! Izumi-kun!!”


Orang yang memanggilku itu adalah pemilik stan di dalam


Guild ini.


Bisa dibilang itu adalah tempat langganan ku untuk makan,


sebelum mengambil quest.


“Selamat Pagi, Rain-san”


Aku menyapa Rain-san, dan berjalan kearah nya, sembari


mengakat tangan.


“Yo~ Pagi~ apa rencana kau hari ini Izumi-kun?”


“Aku akan melanjutkan perjalan ku, Rain-san.”


“Begitu ya.. ini aku kehilangan pelanggan setia di took ku


kalo seperti ini”

__ADS_1


“Hahaha, daging bakar buatan Rain-san itu enak, tidak


mungkin ini akan menjadi sepi.”


“Baik itu mungkin, kapan kau akan berangkat?”


“Setelah melihat papan Quest, aku ingin mencari Quest


pengawalan.. yang satu arah dengan ku.”


“Begitu? Semoga beruntung Izumi-kun,”


“Baik selamat tinggal Rain-san”


“Jangan lupa untuk mampir, kesini saat kau lewat.. Dan ambil


ini”


Rain-san memberikan satu kantong daging sate ke aku’


“Terimakasih! Rain-san!”


“Anggap itu hadiah perisahan dariku.”


**


Setalah itu aku menuju ke meja resepsionis.


“Nina-san, aku ingin sebuah Quest pengawalan sampai


perbatasan.. apakah ada?”


Ah Nina-san adalah, seorang pegawai guild yang melayaniku


saat aku baru pertama kali menjadi petualang.


Setelah itu Nina-san, seperti sedang mencari sesuatu, di


balik meja nya.


“Ah ini dia, ini adalah Quest untuk mengawal rombongan


pedagang, ke kota selanjutnya, Quest ini sangat cocok untuk Amakawa-san ini


satu arah dengan tujuan mu.”


“Baik itu aku akan mengambil Quest itu..”


“Okay~ untuk imbalan nya satu hari kau akan dibayar 5,000G


selama pengawalan, bila berhasil mengalah kan monster, akan ada tambahan dari


itu.. untuk makanan, kau harus menyiapkan sendiri.”


“Baik.”


“Aku akan memproses  Quest nya, setelah itu kau harus berkumpul di pintu gerbang barat pada


tengah hari.”


“Baik~~~”


Nah masih ada beberapa jam lagi untuk berkumpul, apa yang


Hmm mungkin aku akan berkeliling kota sambal menambah


persedian makan ku.


Aku keluar dari bangunan Guild, dan berkeliling.


Setelah berjalan sebentar disekitar kota.


Aku tidak menyadarinya.


Bahwa kota ini sungguh bagus, banyak aliran air dimana-mana.


Aku tidak menyadarinya,karena setiap hari aku fokus menaikan


Level ku.


Dan setelah itu langsung kembali ke guild..


Aku ternyata menjalankan kehidupan nolep, selama satu minggu


ini.


“Sungai ini sungguh jernih,”


Woahhh


Kapal feri, tiba-tiba melintas didepan ku..


“sepertinya, itu sangat menyenangkan.”


Didalam nya, ada pasangan yang sedang duduk berdua disana


dengan pemandu yang sedang menjelaskan sesuatu.


“Aku penasaran, apakah ini kota wisata?”


*SETELAH BEBERAPA MENIT BERKELILING*


“Ah! Aku menemukan toko yang aku cari”


Aku memasuki toko itu dan disambut oleh pelayan disana.


“Selamat datang Goshujin-sama!”


UWOAGHHH INI BENERAN TELINGA KUCING!!!!!!!!!


Mata nya yang melihat kea rah ku itu.. LUCU!!! GAHH


Kalian bertanya ini tempat apa?


Ini adalah café [NEKOMOON]


Café ini sangat terkenal di kalangan petualang muda


Aku tau sekarang kenapa ini bisa terkenal.


Setelah itu aku berjalan mendekti meja disana.


Setelah duduk aku membaca menu yang ada disana.

__ADS_1


“hmmm ini seperti menu maid café. Tapi berbedaan nya, ini


dilayani, dengan Beastman beneran.”


Setelah beberapa saat, aku didatangin pelayan disana.


“Goshujin-sama apa pesanan mu?”


“Aku ingin memesan café au lalt dan kirakira carry dan


sandwiches ini. Masing-masing satu.”


“Baik nyaa~”


“AP-“


Aku hampir meninggikan suara ku, APA NYAA TADI ITU?!


“SIGH~”


Sungguh tampat yang berbahaya.


Liat semua telinga dan ekor itu.. ARGHH AKU INGIN SEKALI


MENYENTUH NYA!!!


Tahan diriku! Itu adalah tidakan kejahatan jadi kau tidak


boleh menyentuh nya!


Setelah beberapa waktu bergulat dengan pikiran ku sendiri.


Pesanan ku ahkirnya datang.


“Silahkan dinikmati Goshujin-sama~ Nya nya~”


Sialan ini membunuh ku!


Hmm ini tidak buruk juga, makan ini enak,


Kita coba coffe nya.. *SLUPR* hmm ini enak\, rasa nostalgia


ini..


Ini seperti coffe di dunia lama ku.


Mungkin yang membikin café ini adalah renkarnator juga?


*SETELAH BEBERAPA KESENANGAN DI CAFÉ [NEKOMOON]*


Ini sudah tengah hari, dan aku sedang berjalan ke arah


gerbang  barat.


Setelah itu, aku melihat rombongan pedagang dan beberapa


petualang.


Aku berjalan kearah sana.


“ah dimana aku bisa menyerahkan ini?”


Aku menanyakan itu kepada petualang yang berkumpul disana.


“Oh kau juga akan menjadi pengawal? Kalo begitu kau harus


menyerahkan itu ke orang botak dengan muka sangar yang berdiri disana.”


Petualang itu menunjuk ke arah seseorang,


“OI AKU TIDAK SANGAR, DAN APA-APAN BOTAK YANG KAU MAKSUD


ITU?”


Uwahh, orang itu berteriak ke arah petualang itu.


“HAHAHAHA”


“Baik terimakasih aku permisi.”


Aku berjalan menuju orang yang berteriak tadi dan


menyerahkan kertas dari Guild.


“Baik kau bersiap-siap lah disana, kami sebentar lagi akan


berangkat”


“baik”


Aku berjalan kearah pinggir dan bersandar di pohon terdekat.


Aku berniat mengecek sekitar dengan skill ku dan ingin


mengetahui, apakah ada orang perlu ku waspadai atau tidak.


“[AREA SENSES]”


*DUG*


“GUH!”


Aku spontan mengambil posisi bertarung, aura itu.. dia


sangat kuat.


Dengan mata yang masih terpejam, aku mengeluarkan pedangku


sedikit dari sarung nya.


Untuk bersiap dengan keadaan terburuk.


Sosok kuat itu dia lewat dari sebelah kiri pohon ini, aku


beriap-siap memegang pedangku.


Tapi setelah itu..


“Hmm tidak buruk, kau bisa merasakan ku..”


Suara itu seakan berbisik ke arah ku.


Aku membuka mata ku dan, melihat ‘Dia’

__ADS_1


__ADS_2