
Halo-halo kembali lagi dengan aku, Amakawa Izumi. Setelah
beberapa hari perjalanan, dan beberapa insiden kecil lainnya, akhirnya kami
telah tiba di kota perbatasan yang begitu terkenal. Kota ini memiliki reputasi
yang sangat bagus dan terkenal dengan tempat wisatanya yang indah.
Saat kami memasuki kota, mataku tak bisa berhenti memandang
keindahan kota perbatasan ini. Jalan-jalan yang bersih, pepohonan yang hijau,
serta bunga-bunga yang bermekaran di sepanjang jalan menambah keindahan kota
ini.
"Wow, kota ini sangat indah," ucapku dengan penuh
kekaguman.
"Tidak heran kota ini begitu terkenal. Aku sangat
senang bisa datang ke sini."
Setelah aku kembali dari guild, aku berjalan menuju ke
penginapan.
Aku memutuskan untuk menginap di sebuah penginapan di
pinggir kota. Penginapan itu cukup nyaman dan bersih. Setelah melepas lelah, aku
pun keluar untuk menjelajahi kota.
Kota perbatasan ini terkenal dengan beberapa tempat wisata
yang sangat menarik. Ada sebuah taman besar dengan pemandangan danau yang
indah. Ada juga kuil kuno yang sangat terkenal dengan arsitekturnya yang cantik
dan bersejarah.
aku memutuskan untuk mengunjungi taman terlebih dahulu.
Setibanya di sana, aku menyewa perahu dan mengelilingi danau. Pemandangan yang
ku lihat sungguh memukau. Air danau yang tenang, pohon-pohon yang menjulang
tinggi di sekeliling danau, serta bunga-bunga yang bermekaran di sepanjang
pinggiran danau membuatku merasa begitu damai.
Setelah menikmati keindahan taman, aku berjalan menuju kuil
kuno yang terkenal itu. Kuil itu berada di atas bukit kecil, dan aku harus
menaiki tangga yang cukup curam untuk mencapai ke puncak bukit. Namun, saat aku
tiba di puncak bukit, kelelahan aku terbayar dengan pemandangan yang begitu
memukau.
Kuil itu sangat besar dan indah. Arsitekturnya begitu cantik
dan sangat bersejarah. aku mengelilingi kuil dan menyaksikan setiap detil
arsitektur yang begitu rumit dan menawan. Di dalam kuil, aku melihat beberapa
patung dewa dan dewi yang sangat indah dan mempesona.
Setelah puas menjelajahi kuil, aku kembali ke penginapan
dengan perasaan puas dan bahagia. aku sangat menikmati kunjunganku ke kota
perbatasan ini dan sangat merekomendasikan tempat ini sebagai tempat liburan
yang sempurna.
*DI PENGINAPAN*
Setelah sampai di penginapan, aku merasa lapar dan langsung
menuju restoran di dalam penginapan tersebut. Restoran itu terlihat cukup besar
dan nyaman, dengan interior yang elegan dan nuansa yang menyenangkan.
Setelah memilih tempat duduk, seorang pelayan datang untuk
mengambil pesanan. Aku memilih beberapa hidangan yang terlihat lezat, dan
segera menikmati makanan itu sambil menikmati suasana restoran yang tenang.
Saat aku menikmati makanan, tiba-tiba seorang wanita muda
datang dan duduk di meja di sebelahku. Dia mengenakan jubah hitam yang elegan
dan terlihat sangat berkelas. Aku mencoba untuk tidak terlalu memperhatikannya,
tapi ada sesuatu yang menarik perhatianku dari wanita itu.
Dia mulai berbicara dengan pelayan dengan suara lembut dan
sopan, meminta pesanan dengan rasa yang sangat spesifik dan detail. Aku merasa
tertarik dengan ketelitian dan keahlian wanita itu, sehingga aku bertanya-tanya
apakah dia seorang chef terkenal atau mungkin seorang kritikus makanan.
Saat itu, dia memalingkan wajahnya ke arahku, dan..
“Levia-san?” ternyata dia adalah Levia Lancaster.
Aku terkejut melihat Levia di restoran penginapan tempatku
menginap. Setelah sampai dikota ini, kami berpisah di gerbang penjaga tadi.
“Kenapa kamu berada di sini?” tanyaku penasaran.
“Ara? Izumi-kun? Ufufufu
__ADS_1
sepertinya ini kebetulan yang menarik.”
Setelah berbicara seperti itu, dia melihat kursi di sampingku
yang kosong.
“dimana Jonh-san dan party nya?”
“ah, mereka berkata ada situasi darurat yang terjadi dengan anggota
partynya, dan kami berpisah di guild.”
“Seperti itu, baik apakah aku boleh duduk kursi kosong itu?”
“huh? Yah silahkan…”
Setelah berkata seperti itu, dia pindah ke kursi sebelahku.
“jadi apa yang Levia-san lakukan disini?” Aku pertanya
penasaran.
“hmm aku menginap disini juga, apakah Izumi-kun juga menginap
disini?”
“benar, aku menginap disini, penginapan ini adalah rekomendasi
dari guild.”
Humu aku tadi menanyakan ke resepsionis guild tentang penginapan
yang nyaman dan mereka memberi rekomendasi disini.
“Ah, begitu ya. Aku juga menginap di sini karena terdengar
cukup nyaman dan terkenal dengan masakan yang enak. Sudah mencoba masakan di
sini?” tanya Levia dengan senyum ramah.
“Aku baru saja memesan beberapa hidangan, rasanya cukup
enak. Tapi melihat Levia-san memesan dengan begitu spesifik, sepertinya kamu
seorang ahli kuliner atau kritikus makanan yang terkenal,” jawabku dengan rasa
penasaran.
Levia hanya tersenyum misterius. “Mungkin, tapi aku lebih
suka menyebut diriku sebagai pencinta makanan. Bagaimana dengan Izumi-kun,
apakah kamu juga suka makanan?”
“Tentu saja, aku suka mencicipi berbagai macam masakan.
Bagaimana dengan Levia-san sendiri, ada hidangan favorit yang ingin
direkomendasikan?”
Levia merenung sejenak sebelum menjawab, “aku suka Lobster
“Lobster Thermidor? Aku belum pernah mencoba itu
sebelumnya,” aku mengaku.
Levia tersenyum, “Lobster Thermidor adalah hidangan yang
terdiri dari lobster yang direbus, dicampur dengan saus bawang putih, mustard,
dan cognac, kemudian diisi kembali ke dalam kepala lobster dan di panggang
dalam oven hingga kecoklatan. Rasanya sangat enak, Izumi-kun harus mencoba.”
Aku mengangguk, “terdengar enak sekali, Levia-san
benar-benar ahli dalam bidang ini ya. Bisakah Levia-san memasaknya sendiri?”
Levia tertawa, “aku bukan seorang chef, tapi aku pernah
mencoba memasak Lobster Thermidor di rumah. Jika Izumi-kun tertarik, aku bisa
memberikan resep dan cara memasaknya.”
“Benarkah? Aku akan sangat senang untuk itu..”
Benar sekali, punya skill memasak, kembali ke dunia awalku,
aku senang belajar memasak yah mungkin tidak sehebat chef ahli.. tapi mungkin ini
masih diatas rata-rata..
Levia tersenyum lagi, “tentu saja, Izumi-kun. Kapan-kapan,
kita bisa memasak bersama-sama.”
Setelah makan, kami berjalan-jalan di sekitar penginapan.
dan sebelum kami kembali ke kamar kami masing-masing, Levia-san menayakan
sesuatu kepadaku.
“Apa yang akan kamu lakukan besok? Aku mendengar kamu sedang
mencari seseorang..”
“Ah.. yah aku besok akan melanjutkan perjalanku.” Aku berkata
seperti itu kepada Levia-san.
“begitu? Besok ya.. negara mana yang menjadi tujuan mu?”
“Setelah aku mencari tau dari rumor yang beredar tentang
keberadaan seseorang yang aku cari, aku memutuskan akan menuju Greenwood
Kingdom.”
Levia mengangguk, “begitu. Aku berharap kau menemukan
__ADS_1
seseorang yang kau cari, Izumi-kun.”
“Terima kasih, Levia-san. Aku juga berharap begitu.”
Setelah percakapan itu aku kembali ke kamar ku. Aku berbaring
dikasur.
Hari ini berlalu begitu cepat, dan aku tidak bisa menunggu
untuk melanjutkan perjalanan besok hari. Aku sudah tidak sabar untuk bertemu Ayase-chan.
Hari ini berakhir dengan aku yang tertidur sambal memikirkan
Ayase-chan.
•POV Unknown•
“Rumor huh? Aku penasaran dengan apa yang dicari orang itu. Dan
aku mendengar desas-desus yang menarik di Greenwood Kingdom, bahwa ada sebuah toko
yang terkenal karena bisa menyelesaikan semua masalah.. Apakah itu ada hubungan
nya dengan orang yang kau cari Izumi Amakawa-kun?”
“ufufufu ini akan menarik.” Kata wanita itu dengan menggoda.
Seorang pelayan, dengan tanduk melingkar seperti demon datang
dan berkata.
“Nona mereka sudah kembali.”
“Bawa mereka semua kesini, jangan lupa gunakan sihir ilusi
dan kedap suara disekitar sini.”
“HA!” pelayan itu pergi meninggalkan wanita yang masih
melihat pemandangan malam kota perbatasan itu.
Haloo ini adalah Levia Lancaster disini~★★!!
Aku akan membagikan resep dan cara memasak Lobster Thermidor
yang aku bagikan kepada Izumi-kun!
Lobster Thermidor adalah hidangan mewah yang terdiri dari
lobster yang diisi dengan saus krim dan keju, kemudian dipanggang di dalam
kulit kepala lobster yang dipotong menjadi dua bagian. Berikut ini adalah resep
dan cara memasak Lobster Thermidor:
Bahan:
• 2 lobster ukuran besar
• 1/4 cangkir mentega
• 1/4 cangkir tepung terigu
• 2 cangkir susu
• 1/2 cangkir keju cheddar parut
• 1/2 cangkir keju Parmesan parut
• 2 siung bawang putih, cincang halus
• 1/4 cangkir cognac atau brandy
• 1/4 sendok teh lada putih bubuk
• 1/4 sendok teh garam
• 1/8 sendok teh pala bubuk
• 1/8 sendok teh merica bubuk
• 1/8 sendok teh bubuk mustard
• 1/8 sendok teh cayenne pepper
• 1/4 cangkir daun bawang segar, cincang halus
Cara Memasak:
1. Panaskan oven hingga suhu 200 derajat Celsius.
2. Potong kepala lobster menjadi dua bagian dan keluarkan dagingnya.
Potong daging lobster menjadi potongan-potongan kecil.
3. Lelehkan mentega dalam panci dan tambahkan tepung terigu.
Aduk rata hingga campuran terlihat berbuih selama 1-2 menit.
4. Tuangkan susu sedikit-sedikit sambil terus diaduk hingga campuran menjadi kental.
Masukkan keju cheddar dan Parmesan, bawang putih, cognac atau brandy, lada
putih, garam, pala, merica, mustard, cayenne pepper, dan daun bawang
segar. Aduk rata dan masak selama 5-7 menit hingga saus mengental.
5. Masukkan potongan daging lobster ke dalam saus dan aduk rata.
6. Masukkan campuran saus dan lobster ke dalam kulit kepala lobster yang sudah
dipotong tadi.
7. Panggang di oven selama 10-15 menit hingga saus berwarna kecoklatan dan lobster
matang sempurna.
Lobster Thermidor siap dihidangkan sebagai hidangan utama yang mewah dan lezat.
__ADS_1
Sekiann dari Levia Lancaster!!~