TRIP TO ANOTHER WORLD

TRIP TO ANOTHER WORLD
CHAPTER 13


__ADS_3

Halo-halo kembali lagi dengan aku, Amakawa Izumi. Setelah


beberapa hari perjalanan, dan beberapa insiden kecil lainnya, akhirnya kami


telah tiba di kota perbatasan yang begitu terkenal. Kota ini memiliki reputasi


yang sangat bagus dan terkenal dengan tempat wisatanya yang indah.


Saat kami memasuki kota, mataku tak bisa berhenti memandang


keindahan kota perbatasan ini. Jalan-jalan yang bersih, pepohonan yang hijau,


serta bunga-bunga yang bermekaran di sepanjang jalan menambah keindahan kota


ini.


"Wow, kota ini sangat indah," ucapku dengan penuh


kekaguman.


"Tidak heran kota ini begitu terkenal. Aku sangat


senang bisa datang ke sini."


Setelah aku kembali dari guild, aku berjalan menuju ke


penginapan.


Aku memutuskan untuk menginap di sebuah penginapan di


pinggir kota. Penginapan itu cukup nyaman dan bersih. Setelah melepas lelah, aku


pun keluar untuk menjelajahi kota.


Kota perbatasan ini terkenal dengan beberapa tempat wisata


yang sangat menarik. Ada sebuah taman besar dengan pemandangan danau yang


indah. Ada juga kuil kuno yang sangat terkenal dengan arsitekturnya yang cantik


dan bersejarah.


aku memutuskan untuk mengunjungi taman terlebih dahulu.


Setibanya di sana, aku menyewa perahu dan mengelilingi danau. Pemandangan yang


ku lihat sungguh memukau. Air danau yang tenang, pohon-pohon yang menjulang


tinggi di sekeliling danau, serta bunga-bunga yang bermekaran di sepanjang


pinggiran danau membuatku merasa begitu damai.


Setelah menikmati keindahan taman, aku berjalan menuju kuil


kuno yang terkenal itu. Kuil itu berada di atas bukit kecil, dan aku harus


menaiki tangga yang cukup curam untuk mencapai ke puncak bukit. Namun, saat aku


tiba di puncak bukit, kelelahan aku terbayar dengan pemandangan yang begitu


memukau.


Kuil itu sangat besar dan indah. Arsitekturnya begitu cantik


dan sangat bersejarah. aku mengelilingi kuil dan menyaksikan setiap detil


arsitektur yang begitu rumit dan menawan. Di dalam kuil, aku melihat beberapa


patung dewa dan dewi yang sangat indah dan mempesona.


Setelah puas menjelajahi kuil, aku kembali ke penginapan


dengan perasaan puas dan bahagia. aku sangat menikmati kunjunganku ke kota


perbatasan ini dan sangat merekomendasikan tempat ini sebagai tempat liburan


yang sempurna.


*DI PENGINAPAN*


Setelah sampai di penginapan, aku merasa lapar dan langsung


menuju restoran di dalam penginapan tersebut. Restoran itu terlihat cukup besar


dan nyaman, dengan interior yang elegan dan nuansa yang menyenangkan.


Setelah memilih tempat duduk, seorang pelayan datang untuk


mengambil pesanan. Aku memilih beberapa hidangan yang terlihat lezat, dan


segera menikmati makanan itu sambil menikmati suasana restoran yang tenang.


Saat aku menikmati makanan, tiba-tiba seorang wanita muda


datang dan duduk di meja di sebelahku. Dia mengenakan jubah hitam yang elegan


dan terlihat sangat berkelas. Aku mencoba untuk tidak terlalu memperhatikannya,


tapi ada sesuatu yang menarik perhatianku dari wanita itu.


Dia mulai berbicara dengan pelayan dengan suara lembut dan


sopan, meminta pesanan dengan rasa yang sangat spesifik dan detail. Aku merasa


tertarik dengan ketelitian dan keahlian wanita itu, sehingga aku bertanya-tanya


apakah dia seorang chef terkenal atau mungkin seorang kritikus makanan.


Saat itu, dia memalingkan wajahnya ke arahku, dan..


“Levia-san?” ternyata dia adalah Levia Lancaster.


Aku terkejut melihat Levia di restoran penginapan tempatku


menginap. Setelah sampai dikota ini, kami berpisah di gerbang penjaga tadi.


“Kenapa kamu berada di sini?” tanyaku penasaran.


“Ara? Izumi-kun? Ufufufu

__ADS_1


sepertinya ini kebetulan yang menarik.”


Setelah berbicara seperti itu, dia melihat kursi di sampingku


yang kosong.


“dimana Jonh-san dan party nya?”


“ah, mereka berkata ada situasi darurat yang terjadi dengan anggota


partynya, dan kami berpisah di guild.”


“Seperti itu, baik apakah aku boleh duduk kursi kosong itu?”


“huh? Yah silahkan…”


Setelah berkata seperti itu, dia pindah ke kursi sebelahku.


“jadi apa yang Levia-san lakukan disini?” Aku pertanya


penasaran.


“hmm aku menginap disini juga, apakah Izumi-kun juga menginap


disini?”


“benar, aku menginap disini, penginapan ini adalah rekomendasi


dari guild.”


Humu aku tadi menanyakan ke resepsionis guild tentang penginapan


yang nyaman dan mereka memberi rekomendasi disini.


“Ah, begitu ya. Aku juga menginap di sini karena terdengar


cukup nyaman dan terkenal dengan masakan yang enak. Sudah mencoba masakan di


sini?” tanya Levia dengan senyum ramah.


“Aku baru saja memesan beberapa hidangan, rasanya cukup


enak. Tapi melihat Levia-san memesan dengan begitu spesifik, sepertinya kamu


seorang ahli kuliner atau kritikus makanan yang terkenal,” jawabku dengan rasa


penasaran.


Levia hanya tersenyum misterius. “Mungkin, tapi aku lebih


suka menyebut diriku sebagai pencinta makanan. Bagaimana dengan Izumi-kun,


apakah kamu juga suka makanan?”


“Tentu saja, aku suka mencicipi berbagai macam masakan.


Bagaimana dengan Levia-san sendiri, ada hidangan favorit yang ingin


direkomendasikan?”


Levia merenung sejenak sebelum menjawab, “aku suka Lobster


“Lobster Thermidor? Aku belum pernah mencoba itu


sebelumnya,” aku mengaku.


Levia tersenyum, “Lobster Thermidor adalah hidangan yang


terdiri dari lobster yang direbus, dicampur dengan saus bawang putih, mustard,


dan cognac, kemudian diisi kembali ke dalam kepala lobster dan di panggang


dalam oven hingga kecoklatan. Rasanya sangat enak, Izumi-kun harus mencoba.”


Aku mengangguk, “terdengar enak sekali, Levia-san


benar-benar ahli dalam bidang ini ya. Bisakah Levia-san memasaknya sendiri?”


Levia tertawa, “aku bukan seorang chef, tapi aku pernah


mencoba memasak Lobster Thermidor di rumah. Jika Izumi-kun tertarik, aku bisa


memberikan resep dan cara memasaknya.”


“Benarkah? Aku akan sangat senang untuk itu..”


Benar sekali, punya skill memasak, kembali ke dunia awalku,


aku senang belajar memasak yah mungkin tidak sehebat chef ahli.. tapi mungkin ini


masih diatas rata-rata..


Levia tersenyum lagi, “tentu saja, Izumi-kun. Kapan-kapan,


kita bisa memasak bersama-sama.”


Setelah makan, kami berjalan-jalan di sekitar penginapan.


dan sebelum kami kembali ke kamar kami masing-masing, Levia-san menayakan


sesuatu kepadaku.


“Apa yang akan kamu lakukan besok? Aku mendengar kamu sedang


mencari seseorang..”


“Ah.. yah aku besok akan melanjutkan perjalanku.” Aku berkata


seperti itu kepada Levia-san.


“begitu? Besok ya.. negara mana yang menjadi tujuan mu?”


“Setelah aku mencari tau dari rumor yang beredar tentang


keberadaan seseorang yang aku cari, aku memutuskan akan menuju Greenwood


Kingdom.”


Levia mengangguk, “begitu. Aku berharap kau menemukan

__ADS_1


seseorang yang kau cari, Izumi-kun.”


“Terima kasih, Levia-san. Aku juga berharap begitu.”


Setelah percakapan itu aku kembali ke kamar ku. Aku berbaring


dikasur.


Hari ini berlalu begitu cepat, dan aku tidak bisa menunggu


untuk melanjutkan perjalanan besok hari. Aku sudah tidak sabar untuk bertemu Ayase-chan.


Hari ini berakhir dengan aku yang tertidur sambal memikirkan


Ayase-chan.


•POV Unknown•


“Rumor huh? Aku penasaran dengan apa yang dicari orang itu. Dan


aku mendengar desas-desus yang menarik di Greenwood Kingdom, bahwa ada sebuah toko


yang terkenal karena bisa menyelesaikan semua masalah.. Apakah itu ada hubungan


nya dengan orang yang kau cari Izumi Amakawa-kun?”


“ufufufu ini akan menarik.” Kata wanita itu dengan menggoda.


Seorang pelayan, dengan tanduk melingkar seperti demon datang


dan berkata.


“Nona mereka sudah kembali.”


“Bawa mereka semua kesini, jangan lupa gunakan sihir ilusi


dan kedap suara disekitar sini.”


“HA!” pelayan itu pergi meninggalkan wanita yang masih


melihat pemandangan malam kota perbatasan itu.


Haloo ini adalah Levia Lancaster disini~★★!!


Aku akan membagikan resep dan cara memasak Lobster Thermidor


yang aku bagikan kepada Izumi-kun!


Lobster Thermidor adalah hidangan mewah yang terdiri dari


lobster yang diisi dengan saus krim dan keju, kemudian dipanggang di dalam


kulit kepala lobster yang dipotong menjadi dua bagian. Berikut ini adalah resep


dan cara memasak Lobster Thermidor:


Bahan:


• 2 lobster ukuran besar


• 1/4 cangkir mentega


• 1/4 cangkir tepung terigu


• 2 cangkir susu


• 1/2 cangkir keju cheddar parut


• 1/2 cangkir keju Parmesan parut


• 2 siung bawang putih, cincang halus


• 1/4 cangkir cognac atau brandy


• 1/4 sendok teh lada putih bubuk


• 1/4 sendok teh garam


• 1/8 sendok teh pala bubuk


• 1/8 sendok teh merica bubuk


• 1/8 sendok teh bubuk mustard


• 1/8 sendok teh cayenne pepper


• 1/4 cangkir daun bawang segar, cincang halus


Cara Memasak:


1. Panaskan oven hingga suhu 200 derajat Celsius.


2. Potong kepala lobster menjadi dua bagian dan keluarkan dagingnya.


Potong daging lobster menjadi potongan-potongan kecil.


3. Lelehkan mentega dalam panci dan tambahkan tepung terigu.


Aduk rata hingga campuran terlihat berbuih selama 1-2 menit.


4. Tuangkan susu sedikit-sedikit sambil terus diaduk hingga campuran menjadi kental.


Masukkan keju cheddar dan Parmesan, bawang putih, cognac atau brandy, lada


putih, garam, pala, merica, mustard, cayenne pepper, dan daun bawang


segar.  Aduk rata dan masak selama 5-7 menit hingga saus mengental.


5. Masukkan potongan daging lobster ke dalam saus dan aduk rata.


6. Masukkan campuran saus dan lobster ke dalam kulit kepala lobster yang sudah


dipotong tadi.


7. Panggang di oven selama 10-15 menit hingga saus berwarna kecoklatan dan lobster


matang sempurna.


Lobster Thermidor siap dihidangkan sebagai hidangan utama yang mewah dan lezat.

__ADS_1


Sekiann dari Levia Lancaster!!~


__ADS_2