
bella pergi meninggalkan gedung bram crop dengan kesal dan amarah, terkadang bella merasa heran dengan kelakuan mesum arvin dan kekasihnya yang telah melalukan cumbuan di kantor tanpa menguci pintu, bella yang mengurutu dirinya sendiri mengapa dia begitu lalai dengan tidak mengetuk pintu terlebih dahulu.
" aku nyesel pernah jadi seketaris bos brengsek, gara gara mesum nya, mata aku jadi tercemar, batin bella yang menahan amarahnya.
bella pun melanjutkan perjalanan nya menuju butiknya, dan sial nya bella harus bertemu dengan gadis murahan yang beberapa saat yang lalu mereka berjumpa
"eh lo kan seketaris resek, lo kok bisa ke sini di jam kantor, uppp jangan bilang lo di pecat ya, ucap viona dengan senyum mengejek.
"iya benar,saya sudah tidak bekerja lagi di perusahaan tersebut, dan saya beruntung sekali saya tidak setiap saat menemuai manusia yang saling berpadu kasih di depan saya, ujae bella
"waahh itu namanya kamu beruntung bisa lihat aku lagi begituan dengan bos kamu, uppsss maksudnya mantan bos.
" emmmm
__ADS_1
ya anda memang benar jika saya beruntung,dan saya mau mengucapkan terima kasih dengan anda,yang menpermudahkan jalan saya, ucap bella untuk mempropokasi viona.
"apa maksud kamu,kamu jangan berani godain arvin, kamu itu tidak pantas,penampilan kamu aja kamsupai,murahan dan perlu saya belikan kamu pakaian yang mahal di butik ini, karena saya yakin kamu cuman cuci mata dan punya keinginan untuk membeli namun dompet kamu tidak mendukung, ucap viona.
di saat para pelayan mau membela bella sebagai owner mereka,bella langsung memberi isyarat melalui mata kepada staf di butik milik bella.
sudah lah, saya yakin kamu malu, kamu ambil aja nanti saya bayar, sekalian kamu bawakan barang belanjàan aku, mumpung kamu sekarang penganguran, lebih baik kamu jadi budak aku, tapi tenang aja aku gaji kamu,ucap viona.
bella tidak menjawab perkataan viona, bella langsung memilih pakaian yang paling mahal di butik tersebut, dan meletakan nya di kasir.
" eh lo seketaris kamsupai, lo segaja ya pilih yang paling mahal ya, lo tau kan itu harga baju seharga hampir 2 milyar, dan itu limited edition, ucap viona yang menahan volume suaranya.
" mbak pakai kartu saya aja ya mbak dan nanti jangan lupa kirim ke alamat tempat biasa ya mbak, ucap bella yang tersenyum tipis.
__ADS_1
seketika mata viona membulat pada saat bella mengeluarkan kartu kredit tanpa limit dan itu hanya ada pada orang orang hebat yang dapat memilikinya.
"wah wah hebat juga lo punya kartu kredit tanpa limit ,gua yakin lo pasti dapat nya dari orang kaya yg lo manfaatin kan,ucap viona yang sirik dengan bella.
"terserah lo,mau gua dapat dari mana,yang jelas saya tidak kayak lo yang rela tubuh lo di jamah dengan laki laki yang bukan suami nya, gua yakin pasti suami masa depan kamu pasti nyesel.
viona pun akan menampar bella, namun bella menangkis tamparan viona serta menampar balik viona.
"lo jangan sekali lagi megatakan kalau gua cewek murahan,yang jelas kita tau lo tu ******.
seketika wajah viona malu dan meninggalkan butik milik bella dengan hentakan kaki yang kuat.
bella tidak lagi menghirau kan perkataan viona, bella langsung ke ruang kerjanya, bella langsung mengecek laporan keuangan butik ini dan mendisain rancangan baru.
__ADS_1
seketika bella ingat perlakuan arvin dan viona.
"sial banget gua hari ini, jangan sampai calon suami aku seperti yang arvin lakukan, dan sial banget aku hari ini melihat mereka melakukan adengan panas dan gua masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, batin bella.