Tuan Muda Arrogant

Tuan Muda Arrogant
Bab 18


__ADS_3

"kenapa dadaku bergetar tidak karuan batin bella yang menutup mata ketika arvin mencium kening nya setelah proses ijab kabul di lakukan, tidak boleh, aku tidak boleh duluan punya rasa dengan es balok ini, aku akan membuat dia yang jatuh cinta di tanggan ku, seketika bella membuka kelopak matanya dan mengucapkan dalam hati SHOW TIME MY HUSBAND, batin bella."


setelah proses ijab kabul dan arvin mencium kening istri nya, mereka melakukan sungkeman terhadap masing masing keluarga mereka, ada rasa sedih, bahagia menjadi satu ketika 2 insan menyatu dalam 1 ikatan tali pernikahan antara 2 keluarga yang berlangsung.


"sayang mama dan papa berharap kamu menjadi istri sholeha kamu harus nurut apa yang di minta oleh suami kamu demi keluarga kalian dan mama berharap kamu dan suami kamu tidak menunda momongan ya nak, ucap mama bella."


bella yang mendengar pun tersipu malu atas ucapan mama nya.tanpa di duga pun arvin sebagai suami nya menunjukan posisi suami yang sayang akan kekuarga kecil nya.


" mama doakan ya ma agar bella segara hamil dan kami tidak akan menunda untuk mempunyai keturunan ma, ucap arvin yang tersenyum ke arah bella."

__ADS_1


" apain ni orang, apa dia amnesia mendadak ya, lupa ni orang atas ucapannya, gak di saring dulu ini otak nya ya, batin bella yang membalas senyuman suami nya."


" arvin papa harap kamu tinggal di mansion kamu nak, jangan di arpatemen, biar nanti kamu tidak repot setelah kalian punya anak, di mansion akan membuat bella lebih relex dan bisa memandang taman di mansion kamu nak, jika di arpatemen papa dan mama khawatir bella akan jenuh saja nak, ucap papa arvin.'"


"iya pa, arvin setuju pa, dan nanti bella akan tetap bekerja di perusahaan pa, agar arvin dan bella bisa saling mengenal dan untuk bella nya tidak mengalami kejenuhan di mansion nanti pa, ma, ucap arvin yang memandang kedua orang tua nya dan orang tua bella."


"papa ucap bella yang memeluk papa nya."


" sudah dong sedih sedih nya, kamu arvin dan bella lebih baik istirahat nenek juga mau istirahat, dan nenek sangat bahagia, terima kasih cucuku,ucap nenek arvin."

__ADS_1


bella dan arvin dengan segera pergi dari rumah sakit dan mereka berdua langsung menuju ke mansion arvin, selama di dalam perjalanan arvin dan bella tidak melakukan komunikasi di lakukan, bella yang sedang melakukan siasat yang akan di lakukan sedangkan arvin memikirkan perasaan kekasih nya saat ini, karena saat ini kekasih nya belum tau mengenai pernikahan dadakan arvin saat ini.


"TURUN KAMU DARI MOBIL SAYA,ucap arvin yang megerem mendadak ketika sudah sampai di tujuan."


" astafirullah pak, bapak bawa mobil yang bener dong pak, bapak gak punya sim ya pak, gak bener banget si ngerem mobil nya, bagaimana jika tubuh saya cedra pak, apa bapak mau tanggung jawab pak, bukan tanggung jawab secara materi yang akan saya minta, tapi saya khawatir saya akan cacat dan saya akan kesulitam mendapatkan kekasih, ucap bella yang emosi."


" itu bukan urusan saya, kamu turun dan kamu ikutin saya, ucap arvin yang meningglkan bella di mobil."


" sabar bell, sabar ntar dia buncin dengan kamu, untuk saat ini kamu harus buat dia jatuh cinta, batin bella yang memberikan semangat."

__ADS_1


__ADS_2