Tuan Muda Arrogant

Tuan Muda Arrogant
Bab 7


__ADS_3

malam hari pun telah tiba, bella merebahkan tubuh nya di atas ranjang di rumah yang baru dia sewa selama 2 bulan, pelatan serta kebutuhan bella telah di sipakan dan di bantu oleh mama bella dalam membenahi rumah tersebut, mama bella tidak setuju jika anak semata wayang nya tinggal dengan rumah yang tergolong sangat sederhana, bahkan mama bella telah menyiapkan untuk bella sebuah arpatemen yang cukup mewah namun bella menolak pemberian mama bella, mama bella pun mengerti akan keputusan anak nya tersebut dan mama bella membantu bella dalam membenahi selama 1 harian di saat bella bekerja hari ini, di saat bella akan membersihkan diri bella, mama bella serta papa bella, melakukan vidio call terhadap putri nya yang sangat keras kepala akan keputusannya.


tutttt...tut..... tut... suara ponsel bella


"asalamualaikum sayang, gimana hari pertama kamu kerja, apa ada niat kamu mau resain nak, ujar papa bella dengan optimis.


"waalaikumsallam papa dan mama, alahamdulillah bella sangat baik pa, ini saja bella baru pulang bekerja dan akan bersih bésih, ujar bella dengan kebiasaan orang tua bella yg akan menyuruh bella segera tinggal bersama dengan keluarga nya.


"baiklah nak, kami akan menyampaikan bahwa kami besok akan melakukan pertemuan keluarga dengan calon suami mu nak, dalam rangka penentuan tanggal pernikahan nak, kami harap kamu bisa hadir ke restoran langganan kita ya nak, jika kamu tidak datang nak, maka kamu harus bersedia dengan penentuan tanggal pernikahan kamu nak. ujar papa bella.


"baiklah papa, bella seperti ny tidak bisa hadir pa, karena besok bella lembur pa, dan untuk tanggal pernikahan bella pa, bella sudah siap akan keputusan mama dan papa dalam menentukan tanggal pernikahan bella pa, ujar bella.


"baik na, kami akan sampaikan dengan keputusan mu nak, ujar papa bella.

__ADS_1


"Tapi nak kamu mau konsep pernikahan kamu seperti apa nak, ujar mama bella dengan semangat.


"bella tidak akan masalah dengan konsep apa pun ma, tapi bella hanya ingin pernikahan yang sederhana dan baju pengantinya bella sendiri yang menentukan ma, ujar bella.


"baiklah nak, kamu harus menjaga kesehatan kamu nak, ingat sebentar lagi kamu akan menikah dan kamu tidak ingin bertemu langsung dengan calon kamu nak.


" menurur bella pa, parah tidak penting pa dan ma, bella percaya akan pilihan kakek , mama dan papa terhadap calon suami yang tepat untuk bella, ujar bella.


" yasudah nak, kamu istirahat saja, ingat pesan kami terhadap kamu ya nak, asalamualaikum nak, ujar papa dan mama bella


bella pun melanjutkan aktivitas yang tertunda, saat bella akan mau memejam kan mata nya, bella berfikir bagaimana akan pernikahannya dan bagaimana suami nya ya, apakah dia melakukan pernikahan ini sama dengan ku, dengan keterpaksaan.semoga saja kedepannya tidak ada masalah dengan pernikahan ku, karena bella mempunyai prinsip akan menikah sekali seumur hidup.


beda hal dengan arvin yang merasa bersalah dengan bella, akan kejadian tadi sore di proyek, arvin tidak bisa tidur, dan memutuskan akan menghubungi bella, namun di urungkan karena sudah masuk pukul tengah malam, arvin pun memutuskan untuk memberi pesan kepada bella.

__ADS_1


"bella, saya harap kamu melupakan kejadian di dalam lift tadi, angap saja kita tidak mengalaminya, saya harap kamu jangan terlalu percaya diri atas kejadian sore tadi , mengerti kamu, pesan arvin ke bella.


karena bella sudah tidur, bella tidak menjawab pesan arvin, dan arvin merasa lega dan berharap bella tidak membahas nya lagi, karena arvin sangat mencintai kekasihnya mayang.


keesokan pagi nya, bella melakukan aktivitas pagi nya, dan saat bella akan berangkat kekantor, bella membaca isi pesan dari BOS RESEK.bella hanya bisa mengeleng kepala dengan isi pesan arvin, karena bella tidak pernah akan kepikiran kejadian di lift dan tuduhan arvin ucapakan.


bella pun sampai ke kantor, serta bella melakukan pekerjaan seperti biasanya secara profesional dan tidak membahas kejadian tersebut dengan arvin.


jam makan siang pun telah tiba, arvin pun mendapatkan pangilan telp masuk dari nenek nya.


"hellow nenek, apa kabar nek, gimana nek, apakah nenek sudah sehat, ujar alvin yang manja dengan nenek nya.


" seperti kamu nilai sendiri suara nenek, nenek langsung katakan kepada mu, malam ini kamu datang ke restoran biasa kita jam 7 malam, ingat jangam telat dan kecewakan nenek mu ini.ujar nenk arvin yang langsung memutuskan panggilannya.

__ADS_1


" hallo nek, nenek nenek, ujar arvin yang heran dengan sikap nenek nya.


" kalau bukan nenek yang telp, aku bakalan tidak mau datang ke restoran tersebut, ujar arvin dengan memijat pelipisnya.


__ADS_2