Tuan Muda Arrogant

Tuan Muda Arrogant
Bab 23


__ADS_3

Arvin yang mengendong bella memasang senyum smirk yang tidak terlihat jelas jika tidak di perhatikan, namun di kepala dan rencana Arvin untuk menghukum bella sudah di pikirkan nya.


Arvin pun masuk ke kamar utama serta meletakan bella di tempat tidur king size yang sangat mewah dan dengan tingkat kenyamanan yang sesuai.


"hemm mulai dari mana ya aku menghukumnya, gadis ini memang pengacau dan bikin ribet, hemm aku akan membuat dia bertukut lutut di kaki ku, kamu siap atas hukuman yang akan saya berikan gadis pengacau, batin Arvin.


Arvin pun memulai hukuman yang akan di terima oleh bella dengan gerakan pertama, Arvin membuka sendal, tas, baju piyama serta tidak Lupa dengan celana kain yang panjang yg di gunakan bella sebagai pakaian piyama nya, tidak lupa Arvin melempar kan ke setiap arah pakaian yang telah Arvin bukakan pada tubuh bella, seketika Arvin memperhatikan wajah bella secara lebih intes dan memperhatikan wajah cantik bella dengan kecantikan alami nya .


"kamu cantik dengan tertidur seperti ini, tapi kamu sangat jelek jika kamu saat sudah sadar, dan kamu juga seorang gadis putri tidur, saya telah membuka pakaian kamu tapi kamu tidak sadar sadar juga, " ucap Arvin.


Arvin melanjutkan gerakan tangan untuk membuka pelindung bagian depan bella, seketika Arvin merasakan panas pada wajah nya saat melihat langsung wujuh selama ini tidak pernah di lihat nya.

__ADS_1


"ternyata begini bentuk asli yang selama ini tidak pernah di lihat nya.


Arvin melanjutkan kegiatan tertunda nya , tangan Arvin secara reflex menyentuh salah satu bukit yang sangat tinggi dan memiliki ukuran yang sedikit besar, ada rasa ngeleyar aneh yang di timbulkan di hati nya, rasa yang begitu mengesmaskan saat kedua tangan Arvin memainkan sequisi seperti anak anak pada umum nya tapi yang berbeda dari permainan anak anak, sequisi yang ini jauh lebih asyik dan indah, setelah selesai meminjat kedua bukit barisan bella, Arvin ingin sekali menyusui saat dia masih bayi dulu, Arvin ingin memastikan apakah rasa saat bayi dulu dan dewasa ada memiliki perbedaan atau memiliki persamaan rasa.


" ini akan cocok menjadi hukuman kamu gadis pengacau, batin Arvin."


Arvin melanjutkan kegiatan baru nya secara asyik, dengan sebelah tangan nya memainkan bola, dan sebelah nya lagi dimaikan ujung puncak tertinggi dari kedua bukit tersebut.


""ahhhh.....


mengucup, menjilat, mengumut puncak tertinggi seperti mengumut permen.

__ADS_1


" ahhhh...


leguhan bella


Arvin yang sadar akan kegiatan nya segera mengakhirinya kegiatan nya.


" shittt kenapa aku yang terasa menerima hukuman, kenapa cepat sekali aku kehilangan kendali aku, aku harus cepat menyelesaikan di kamar mandi.


Arvin yang tidak tahan akan menahan hasrat nya, segera menuntaskan nya di kamar mandi, selama 30 menit, Arvin telah menyelesaikan hasrat nya, arvin yang telah keluar dari kamar mandi dengan penampilan segar dan hanya mengunakan boxer .


" sebaiknya aku menghukum mu seperti ini, aku ingin melihat bagaimana kamu bereaksi besok pagi,Arvin pun menampilkan senyuman maut nya yang dapat di artikan sebagai tanda kehancuran seseorang.

__ADS_1


Arvin yang sangat lelah akhir nya memutuskan mengistirahatkan tubuh nya di samping bella, sebelum memejam kan mata nya Arvin mengambil ponsel dan mempoto bella yang sedang tertidur dan Arvin memfotokan dirinya dan bella dengan Arvin bertelanjang dada serta bella yang menutup tubuh nya dengan bed cover.


"mungkin ini bisa jadi senjata untuk kamu bella agar kamu berlutuk di bawah kaki saya, ucap Arvin yang melihat hasil foto di ponsel pintarnya."


__ADS_2