
Kamu......gumam bella
Dia...........gumam arvin secara bersamaa dengan bella tanpa mereka sadari.
"Apapun yang terjadi, gua harus profesional, angap aja gua dengan cowok resek ini pertama bertemu, gumam bella dengan menunjukan senyum manisnya secara propesional.
"Heran banget gua, kenapa bisa pula jumpa dengan gadis yang sok kecantikan gini, ini pasti gadis cuman mengandalkan paras nya doang, dan skill nya pasti di bawah rata rata, belum kerja saja sudah ceroboh, gumam arvin yang meperhatikan bella dari atas sampai kebawah.
Tanpa di prediksikan oleh arvin, bella mampu menjawab semua pertanyaan oleh hrd maupun arvin secara penuh kenyakinan dan propesional. Arvin dan kevin yang merupakan asisten pribadi arvin sangat mendukung apabilla bella yang di pilih sebagai seketeris arvin, selain bella mempunyai kemampuan, kevin sebelumnya telah mendapatkan tugas dari tuan besar atau ayah kandung arvin, untuk menerima seketaris baru yang bernama bella dan tidak boleh memberi tahu siapa pun, termasuk arvin sendiri. Mau tidak mau kevin mengikuti perintah tuan besar, karena tuan besar banyak berjasa di keluarga kevin dan kevin sendiri tidak akan pernah menanyakan alasan mengapa bella harus menjadi seketaris arvin.
"selamat kamu telah di terima di perusahaan ini, dan kamu sekarang baca kontark terlebih dahulu kemudian kamu bumbuhi tanda tangan kamu, ujar HRD
" terima kasih bu, ujar bella dengan bersalaman tangan dengan pihak HRD
sebelum bersalaman dengan Arvin sebagai Ceo di perusahaan nya, arvin terlebih dahulu pergi ke ruangan nya, karena dia merasa bella tidak pantas menjadi seketarisnya dengan alasan pertemuan mereka di anggap sebagai kecerobohan bella dengan segaja menambrak nya 2 kali, tapi arvin pun berfikir dia sangat membutuhkan seketaris baru.
Bella pun langsung ke ruangan arvin, karena pihak HRD telah menyampaikan kepada bella bahwa dia hari ini langsung bekerja sebagai seketaris CEO nya, bella pun langsung keruangan CEO tersebut .
tok.. tok..tok.. ujar bella.
"masuk, arvin berkata dengan keras.
__ADS_1
"belum apa-apa bisa langsung masuk ke rumah sakit gua, kroni penyakit jantung , gumam bella yang masuk ke ruangan arvin dengan menunjukan wajah profesional nya.
" hemmmm, sebaiknya aku balas dendam saja dengan gadis resek ini, ide arvin muncul seketika melihat wajah bella, gumam arvin.
"kamu hari ini saya tugaskan untuk membuat propesal ini, dan kamu jangan lupa bersihkan rak rak buka saya sampai bersih dan rapi, ingat ya tidak ada debu yang menepel sedikit pun, sebelum itu kamu buatkan kopi, kamu tanyakan saja kepada asisten pribadi saya mengenai kopi kesukaan saya.
" baik pak, akan saya laksanakan, ujar bella dengan kesal.
"ok, aku bakalan di kerjaain ini dengan bos yang ngeselin, lebih bagus ikutin saja, pun ini hari pertama masuk kerja, gumam bella dengan masuk ke ruangannya kevin.
"pak permisi pak, saya mau bertanya pak, kopi kesukaan nya pak arvin seperti apa ya pak? ujar bella dengan senyuman lesung pipitnya
"kamu buatkan kopin 2 sendok dan 1 sendok gula saja, ujar arvin dengan mata fokos ke laptop.
"terima kasih banyak pak.
bella pun langsung membuat kopi yang telah di beri arahan oleh kevin, bella langsung membuat kopi tersebut dan mengantarkan ke ruanganya arvin, namun arvin menyuruh bella membuat kopi yang lain
"ganti..
wah wah aku di kerjaain ini dengan bos nyebelin ini, sudah saat nya aku balas, gumam bella dengan tersenyum.
__ADS_1
bruszhhhh.........
siraman kopi tersebut mengenai berkas proposal yang telah di siapkan oleh arvin untuk mencari investor, seketika kemurkaan arvin meningkat.
"kamu bisa kerja atau tidak huh?
"maaf pak, saya melakukan kesalahan apa pak, saya telah membuat kopi lebih dari 3 kali pak, namun bapak menyuruh saya membuat kembali kopi tersebut pak, ujar bella memasang wajah dengan polos.
seketika arvin pun murka dan melemparkan gelas tersebut beserta berkas yang mengenai kopinya.
"kamu bersihkan beling tersebut dan kamu print ulang berkas ini di file komputer kamu, ujar arvin dengan kemurkaan nya.
" Baik pak saya laksanakan pak, ujar bella dengan penuh kemenangan.
seketika bella membersihkan beling tersebut, tanpa bella sadari jari bella terluka oleh pecahan beling tersebut.
" auuuu... sakit banget, ujar bella penuh kesakitan.
sekita tersebut, arvin dengan telaten membersihkan dan mengobati luka bella.
" ini cewek kalau di lihat dari dekat manis juga, tapi sayang geselin,kalau tidak butuh seketaris, tidak aku terima dia menjadi seketaris ku, gumam arvin.
__ADS_1
setelah membersihkan luka bella, arvin kembali ke kursi kebesarannya dan menyuruh bella untuk kembali ke ruangannya, seketika arvin mendapatkan pesan.
tbc