Tunjukan Jodoh Ku

Tunjukan Jodoh Ku
BAB 12


__ADS_3

Ponsel Risa yang berdering membuat pembicaraanya dengan Ayu pun tertunda.


''Halo Asalamualaikum nak'' ucap ibunya Risa.


'' Iya bu ada apa? '' jawab Risa


'' tidak ada apa-apa cuman ibu mau ingetin kamu .jangan sampai lupa antar kue ke bu sofi.'' ucap ibunya Risa.


'' iya bu Risa ga lupa ko. udah dulu ya bu''ucap Risa pada ibunya dan mematikan ponselnya setelah berucap salam.


Ayu masih asik dengan lamunanya sendiri sambil menunggu Risa yang telah menerima telepon.


" siapa yah yang risa sukai, atau jangan- jangan Dika ? cuman karna tak enak jdi dia ga mau nerima or ada cowo lain? tapi yang ku tau tau risa tak pernah dekat dengan cowo lain. '' ucap Ayu dalam fikiranya begitu banyak pertanyaan.


Risa yang melihat ayu bengong pun merasa ga enak hati. risa berfikir ayu bengong karna nunggu dia tlp sama ibunya.


'' Ay maaf yah tadi ibu telpon'' ujar Risa.


'' Iya ga pa'pa. tapi knapa Ris ko tumben?'' tanya Ayu


'' Ini ibu minta tolong anterin kue ini ke rumah bu sofi yu'' jawab Risa


'' Oh ya udah ku antar saja. gimana?'' ucap Ayu.


Risa pun menyetujui...mobil ayu pun melaju menuju alamat rumah bu sofi.


20 menit perjalanan mereka. akhirnya sampai juga di depan rumah bu sofi.


Risa pun turun pencet bell rumah yang berada di samping pagar.


ting... tong....ting....tong...


tak lama pintu gerbang pun terbuka oleh pak sapam rumah itu dan nampak wanita parubaya dengan dress cantik.


'' Permisi bu apa ini benar rumah bu sofi? Saya risa anak bu niken mau anterin kue pesenan bu sofi'' ucap Risa.sambil tersenyum indah


'' Oh iya iya bener saya sendiri. untung kamu dateng tepat waktu kalo ga saya keburu pergi. dan ga bisa ketemu kamu deh gadis cantik.'' ucap bu sofi tersenyum indah


" anak yang manis " ujar bu sofi dalam hati


'' maaf bu saya telat, dan ini kuenya bu'' Risa pun memberikan kue itu dan langsung pamit setelah memberi salam kepada bu sofi.


'' hati- hati nak Risa salam yah buat ibu niken'' ujar bu sofi.

__ADS_1


Risa masuk ke mobil Ayu...Rencana ingin bercerita tentang hal yang sempat tertunda tadi.. namun itu gagal karna Ayu harus cepat pulang untuk les dance...


Ayu anterin Risa pulang ke rumahnya dan bergegas ke tempat lesnya.


beruntungnya tempat les Ayu tidak jauh dari rumah Risa.


Risa sampai rumah berucap salam lalu lamgsung pamit ijin ke kamar karna lelah..


risa berbaring di kasur menatap langit-langit kamarnya..


terlintas banyangan Alvian di fikiran Risa.


Risa tersenyum malu pada diri sendiri.


menertawakan dirinya karna telah jatuh cinta pada orang yang bahkan baru dia kenal dan belum tau apa setatus pria itu.


" mungkinkah Al sudah punya pacar? tapi mana mungkin pria ganteng seperti Al blum punya pacar. tapi kenapa hati ku sakit begini. seolah ga terima kalo dia punya pacar. aku harus sadar diri mulai sekarang karna aku bukan siapa- siapa dan Al juga ga bakal suka sama aku. tapi entahlah hati ku sepertinya akan tetap menyukainya meski tak mampu memilikinya.


ya allah jika jodoh mudahkan lah jika pun tidak aku berharap berjodoh hihihihihi " lirih Risa sambil tertawa akan doanya yang seolah memaksa 😂😂😂.


😉😉😉😉😉😉


Di sebuah cafe yang cukup hits...


sepasang kesasih sedang meminum minuman yang cukup best seller dari cafe itu sambil membicarakan hubungan mereka.


Al mencoba mengutarakan rencananya yang sudah ia bahas sama dika tentang pertunangan.


'' Sayang jangan manyun terus dong, dengerin aku dulu yah'' ujar Al membujuk Riri yang memang dari kemarin sudah ngambek.


'' Aku ga bisa jika harus menikah sekarang kita juga belum beritahu keluarga kita.'' lanjut Al menjelaskan.


tapi Riri tetap tidak mau bicara Riri hanya fokus mendengar apa yang Al bicarakan


'' gimana kalo kita tunangan dulu sebelum ujian akhir semester. dan kita baru bicarakan mengenai pernikahan setelah lulus nanti. Gimana sayang?'' Al mengucapkan pendapatnya.


'' Ih gimana sih ko jadi abis lulus nikahnya kesel deh.. tapi gue ga bisa maksa lagi tar malah yang ada Al marah dan ninggalin gue.'' ucap Riri dalam hati.


'' eeeemmm ok deh ga pa'pa tapi kamu janji yah beneran awas kalo bohong, terus kapan mau bilang sama mamah sofi?'' tanya Riri.


'' eeeemmm secepatnya sayang Aku akan bujuk mamah'' jawab Al sambil tersenyum


'' Oke, sayang yu jalan. bosen nih'' ajak Riri beranjak dari tempat duduk dan menarik tangan Al.

__ADS_1


Mereka pun pergi jalan ke mall ke taman hiburan sampai malam menjelang.....


Al mengantar Riri pulang tanpa mampir karna jam sudah menunjukan pukul 22:00 malam.


'' Aku langsung balik yah udah malam daaahhhh'' ucap Al sambil melambai kan tangan.


mobil Al pun melaju tapi bukan ke Rumah orang tuanya melainkan ke apartemen Dika.


Setibanya Al di gedung Apartemen Dika. Al langsung parkirkan mobilnya dan menuju lif lalu tekan tombol bernomer 23. karna apartemen Dika berada di lantai 23 agar bisa memiliki unit yang lebih besar.


ting....tong pintu lif terbuka bertanda Al telah sampai di lantai apartemen Dika.


Al pencet bell yang berada tepat di sebelah kanan pintu.


'' Aduh siapa sih malam bertamu ga tau ahlak apa yah ganggu mimpi orang aja'' gerutu dika sambil berjalan menuju pintu.


Tak perlu menunggu lama pintu pun terbuka nampaklah Al dengan wajah So manis karna Al sadar telah mengganggu tidur temanya itu.


" Ah sialan dia lagi kenapa sih dia kaya gelandangan yang ga punya rumah jadi ingin nginep mulu di fikir di sini penampungan" grutu Dika dalam hati.


'' ngapain loe ke sini malam - malam ganggu aja '' ujar dika kesal.


'' hihi ingin numpang tidur dik sambil


curhat '' ujar Al cuek langsung menerobos masuk dan duduk di sofa.


" hahahaha muka dika udah kaya sendok sayur melengkung , pasti dia kesel '' ucap dika dalam hati sambil senyum-senyum.


'' ngapain senyum" loe kesambet setan jimbul dimana? yang bisa bikin muka datar mu jadi sok manis gitu.'' ujar Dika.


'' Dik ngopi yu gue mau cerita nih''ujar Al


" Yeh nih orang kalo ada maunya gitu" grutu Dika. yang langsung bergegas ke dapur tampa bicara.


Dua cangkir kopi pun mendarat dengan cantik di meja...


untuk menemani malam mereka berdua..


'' Dik gue udah bicarain sama Riri dan dia setuju dik, sebelum semester kita tunangan dan sesudah ujian baru bicarakan pernikahan.'' ujar Al.


'' Ah serius loe Al? kamu akan menikah sama si Riri?'' tanya Dika.


'' Ya aku mencintainya, entahlah dik jodoh siapa yang tau, Eh Tapi gue ingin deh membuat kejutan untuk Riri,'' ujar Al sambil berfikir.

__ADS_1


**BERSAMBUNG....


TUNGGU KELANJUTANYA TERUSNYA MAKASIH😘😘


__ADS_2