
Tiba tiba telepon rumah berdering.
krrrrriiiinggg ....... kriiiiinggggg ......
*(anggap aja bunyinya begitu yess π)
Risa berdiri dari tempat duduknya ingin mengankat telepon.
....
" Sayang biar ibu yang angkat ." Ucap ibu Risa.
Ibu Niken pun mengangkat telepon itu.
" Halo selamat malam ." Ucap ibu niken
" Iya selamat malam apa benar ini kediaman pak Damar?? " Tanya seorang wanita di sambung telepon tersebut.
"Iya benar maaf dengan siapa saya bicara?? ." Ucap ibu Niken
" Maaf ibu saya dari pihat rumah sakit fatma indah ingin mengabarkan bahwa pak Damar mengalami kecelakaan.
Sekarang keadaan beliau sedang kritis. " jelas sang perawat rumah sakit itu pada bu Niken.
Stelah mendengar penjelasan dari pihak rumah sakit.
bu Niken langsung syok dan terjatuh di lantai. Kemudian pingsan.
Risa dan Kayla pun kaget melihat ibunya tiba tiba pingsan.
mereka pun menangis sambil menggoyang goyangkan badan ibunya.
Ibu hikkkss.....hiiikksss....hikkkksss
mereka menangis trus menangis sambil memindahkan ibunya ke shofa.
1 Jam berlalu bu niken baru sadar dari pingsan. beliau merasa pusing kepala berasa berat.
"Ibu....ibu...ibu sudah sadar???. " Ucap Risa
" Ibu kenapa bu? kenapa ibu pingsan?." Tanya kayla
Pelan-pelan bu Niken ingat apa yang terjadi. dan tampa memberi penjelasan bu Niken langsung lari keluar.
karna tidak mungkin untuk mencari taksi karna sudah malam dan di daerah rumah bu niken jarang taksi lewat.
Akhirnya bu Niken minta tolong ke pak Hendra yang tak lain adalah tetangganya yang biasa antar Risa dan Kayla ke sekolah.
Risa dan kayla pun ikut lari nyusul ibunya dan masuk ke dalam mobil pak hendra
menuju Rumah sakit fatma indah.
Risa begitu bingung apa yang terjadi pada ibunya?
kenapa harus ke rumah sakit?
Kenapa ibu terus menangis ?
Banyak pertanyaan yang terlintas di benak Risa.
namun Risa pun tak punya keberanian untuk bertanya. melihat kondisi ibunya yang begitu buruk.
Sesampainya di rumah R.S fatma indah
bu niken langsung lari ke U G D
Dokter pun keluar dari ruangan tersebut
menanyakan keberadaan keluarga pak damar.
Risa yang mendengar nama ayahnya di sebut pun langsung nangis. tubuhnya bergetar dan langsung memeluk adiknya
mereka berdua menangis dan menebak nebak apa kiranya yang terjadi pada ayah mereka.
Sedangkan ibu risa menghampiri Dokter tersebut dengan air mata yg bercucuran dengan derasnya tampa bisa di tahan sama sekali.
" Iya dok saya istrinya ." Jawab bu niken dengan hati yg bergetar air mata berlinang rasa rasa dadanya trasa sesak seakan tak ada udara untuk bernafas.
" Sebelumnya kami minta maaf bu"Ucap dokter yg blum selesai tapi udah di potong bu niken
__ADS_1
" Tidak tak mungkin dok tidak mungkin suami saya pasti baik baik saja kan dok tolong dok jangan bercanda.
suami saya pasti baik baik saja kan ." Ucap bu niken
Risa dan kayla yg mendengar tangisan ibunya semakin histris pun.
berlarian memeluk ibunya.
" Ibu knpa bu?
knpa sama ayah bu?
ayah baik baik saja kan bu?
ibu jawab risa bu." Risa terus bertanya sambil menangis
melihat ibunya yang trus menangis Risa pun kebali bertanya tpi bukan pada ibunya tapi
pada dokter yang tadi berbicara pada ibunya.
" Gimana ayah dok?
ada apa sebenarnya dok?
tolong jawab. " Tanya Risa pada dokter
Dokter pun menghela nafasnya dalam dalam seblum lanjut berbicara.
" Sabar nak kami tim dokter sudah berusaha semaksimal mungkin tapi tuhan berkehendak lain.
kami tidak bisa menyelamatkan nyawa pak damar " Ucap dokter dengan hati yg terluka melihat semua tangisan kluarga pak damar
Risa bagai tersambar gledeg saat itu Risa tak mampu menompang tubuhnya dan terjatuh di lantai menangis sejadi jadinya.
Sedangkan bu niken tambah syok mendengar kata dari dokter dan melihat kedua putrinya menangis.
seketika pandangan bu niken langsung gelap dan tak sadarkan diri.
melihat ibunya pingsan Risa minta tolong ke suster untuk memeriksa ibunya.
Akhirnya ibu risa pun di rawat di R.S fatma indah.
Tapi bu niken pun blum sadar
sedangkan kayla tertidur pulas karna cape menangis.
Karna Risa yg anak yg paling tua Risa harus brusaha tegar
meski rasa rasa itu sangat susah bahkan hampir tidak mungkin tapi Risa harus berusaha tegar.
Risa mejamkan mata bulir bulir air mata pun menetes.
ya allah ampuni aku yang bisa menerima ini semua.
Akhirnya Risa memutuskan untuk berwudu dan sholat di mushola Rumah sakit.
Setelah sholat di dalam sujud Risa pun bertanya mengapa dan kenapa pada sang pencipta.
"ya allah apa rencana mu pada hamba mu ini ??
kenapa ini terjadi??
ya allah berilah hamba kekuatan untuk menghadapi semua ini dan berilah keluarga ku ke iklasan dan ketabahan menghadapi ini semua.
aku percaya pada mu ya allah
engkau tidak akan menguji melewati batas umat mu." Ucap Risa dalam sujudnya .
Dan tetesan air mata pun trus mengalir membasahi tangan dan sajadahnya.
πππππππππππππππ
R.S FATMA INDAH
Matahari pun mulai menampakan cahayanya dengan malu malu.
Risa pergi keluar beli makanan buat adiknya
sedangkan ibunya belum juga sadar dri pingsan
__ADS_1
Risa berjalan di lorong rumah sakit sambil berfikir apa yg akan di lakukan
Risa berjalan tapi entah fikiranya ada di mana melayang terbang tak tentu arah.
Sampe sampe Risa menabrak sosok laki laki yang tampan modis badan tegap dan yg jelas muda.
" Maaf maaf ka saya tidak hati hati maaf kan saya. " Ucap Risa sambil menundukan mukanya.
" Iya ga pa'pa." Ucap Dika
yah dia dika orang yg menabrak risa kemarin dan sekarang risa malah memabraknya.
(* ibarat dunia selebai daun kelorπ)
Risa pun mengangkat mukanya dan betapa kagetnya dia stelah melihat siapa yang telah iya tabrak.
" KAMU. " Ucap mereka serentak
" Kamu kenapa ko bisa di sini. " Tanya Dika
Tapi Risa hanya diam
Setelah Dika perhatikan wajah Risa
Dika pun kaget karna mata Risa sembab bahkan sperti bengkak karna kebanyakan menangis.
" Kamu kenapa." Tanya Dika lagi.
" Ga apa apa dan maaf tadi saya menabrak mu ." Ucap Risa
" Iya ga pa'pa ga masalah aku maafin tapi ada syaratnya " ucap Dika sambil tersenyum tipis .
" Apa?." Tanya Rika
" KAMU HARUS MAU JADI TEMAN KU" Ucap Dika
Risa pun bingung akan syarat itu tapi Risa tidak punya waktu banyak untuk meladeni cowo aneh itu.
" Oke. " Jawab Risa
Dika pun tersenyum bahagia sambil menyodorkan tangannya ngajak kenalan
" Dika."ucap dika
" Risa ." Jawab risa sambil menjabat tangan dika.
Akhirnya Risa pun akan melanjutkan jalanya. ya karna memang risa ingin membeli makanan buat kayla.
Baru Risa mau berbalik dan melangkah satu langkah.
Tiba tiba di cegat Dika
" Tunggu tunggu kamu gimana sih ko mau pergi kan kamu blum kasih no hp kamu ke aku.
gimana bisa di bilang teman kalo no hp aja ga punya ." ucap Dika
Risa yang kesal pun akhirnya meminta Hp Dika.
" Mana hp loe." ucap Risa sambil mengambil hp yang di tangan dika. karna tidak mau buang waktu.
Risa pun memasukan no hpnya di hp Dika.
Setelah itu Risa langsung bergegas keluar
Dika pun bertriak " MAKASIH YAH" sambil senyum senyum
Dan dika pun melanjutkan tujuanya untuk menjemput mamanya...
**BERSAMBUNG
DI TUNGGU YAH KELANJUTANYA
KLO ADA TYPO" HARAP MAKLUM DAN BOLEH KOREKSI DI KOMENT.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENT
JADIKAN FAVORIT YAH BIAR GA KETINGGALAN UPDATENYA
MAKASIH YANG SUDAH MAMPIR ..LOVEEΓπ
__ADS_1