
Al jalan setengah lari menuju ke kamarnya. memakai jaket dan mengambil satu lagi jaket.
Al pun kembali jalan cepat keluar menuju taman.
Al perhatikan Risa yang termenung menatap langit malam.
"Risa kenapa sebenernya ko aku merasa sedih melihatnya begitu." ucap Al dalam hati.
Dengan langkah pelan Al mendekati Risa.
Al langsung duduk di bangku itu bersebelahan dengan Risa.
Risa yang kaget. karna kehadiran Al tiba-tiba sontak langsung berdiri dan mengelus dadanya kaget.
"Al.!!! kamu ngapain di sini ?."ucap Risa bingung.
"kamu sendiri ngapain?." bukanya jawab Al malah balik bertanya.
"udah sini duduk dan kita sambil cerita-cerita." ucap Al, modus karna dia ingin tau apa yang terjadi sebenarnya sama Risa.
Jantung Risa berdetak dengan cepatnya berasa habis lari maraton..
"oh tidak jantung tolong menurut pada ku kalini, jangan lah kau trus berdebar seakan mau loncat dri tubuh ku." ucap Risa dalam hati, bernegosiasi sama irama jantungnya.🙊
Risa duduk, Al memberikan jaket untuk Risa.
"nih supaya kamu ga kedinginan nanti kamu sakit." ucap Al Risa hanya diam.
Melihat Risa terdiam Al langsung pasangkan jaket itu ke punggung Risa.
"astaga Al tolong jangan begini Al jangan baik kepada ku. aku ga sanggup Al." ujar Risa dalam hati.
"Makasih Al jaketnya." ucap Risa Al hanya tersenyum tipis.
Malam yang sunyi sepi dan hening hanya angin yang bertiup kesana kemari...
"Risa aku boleh tanya ga sama kamu?." ucap Al. Risa pun mengangguk. Al pun melanjutkan ucapanya.
"Ris kamu pernah ga menyukai seseorang tpi kamu sendiri ga tau dia siapa dan ga tau dia di mana?." tanya Al.
Risa kaget mendengar ucapan Al, karna itulah yang Risa rasakan dulu setelah pertemuan pertama kali di pemakaman.
"Em pernah, Aku menyukainya bahkan jika dia tidak menyukai ku. "jawab Risa sendu.
"Kenapa kamu bertanya begitu Al?. Apa kamu begitu dulu dengan Riri?." tanya Risa penasaran. Namun Al hanya menggelengkan kepalanya.
"Lalu?." sambung Risa.
Al yang merasa nyaman dekat Risa pun tak sungkan untuk bercerita tentang kehidupanya.
Al mulai bercerita, sedangkan Risa menjadi pendengar yang berdebar. 🙊🙊🙊.
"Jadi Ris, Aku pernah ketemu seorang cewe namun aku tak melihat dengan jelas wajahnya,
Hati ku merasa sedih dan sakit melihatnya menangis kala itu dan hati ku juga merasa terdorong untuk menemuinya dan menguatkannya,
Sejak saat itu aku kadang terbayang wajahnya, namun aku berusaha menetralkan itu semua karna aku mempunyai Riri."ucap Al.Risa hanya diam tenggelam dalam fikiranya sendiri.
"Apa itu Aku??, atau dia ketemu cewe lain." ucap Risa dalam hatinya.
__ADS_1
"Di saat aku belum memutuskan menetralkn perasaan ku, Aku sempat mencarinya dan selalu datang di tempat pertama kami bertemu, berharap bisa bertemu denganya kembali. namun itu sia-sia karna aku tak pernah menemukanya."sambung Al.
Risa makin penasaran bahkan sangat penasaran, Risa ingin memastikan orang yang Al cari itu dia atau orang lain, Risa pun memberanikan Diri untuk bertanya.
"Em Al boleh ku bertanya?." ucap Risa. memandangi Al menunggu jawabanya.
"Boleh Ris tanya aja ga pa'pa ko" jawab Al.
"Eeemmm Di mana kamu bertemu dengan cewe itu Al?." tanya Risa gemeteran seraya menguatkan hati jikalau memang bukan dia yang Al cari.
"Di pemak..."belum selesai Al bicara udah terpotong karna Al kaget Tiba Risa berbicara dengan keras.
"APA!!!" ucap Risa keras.
"kenapa Risa?? kamu ngagetin aku aja."ucap Al bingung atas sikap Risa.
"Oh maaf Al maaf ."ucap Risa tersenyum.
"Astaga berarti selama ini Al mencari ku." ucap Risa dalam hati, namun kembali sendu setelah mengingat Riri.
" Iya Ris ga pa'pa. " ucap Al.
"saat itu dia sedih sekali atas kepergian ayahnya, aku ingin di sana lebih lama saat itu namun... waktu tidak memungkin kan." ujar Al.
"ya allah apa yang harus ku lakukan? apakah aku harus mengaku sekarang?, namun aku tidak mau jd perusak hubungan orang, apa yang harus ku lakukan?." ujar Risa dalam hati.
"Ris...Ris... helooo kamu kenapa ko diem?." ucapan Al membuyarkan lamunan Risa.
"i..ii..iya Al ." jawab Risa tersenyum.
"Kalo kamu Ris?, dia mana kamu bertemu cowo itu?
Risa bingung dari mana dia harus mulai cerita sedangkan orang yang akan dia ceritakan itu ada di depanya. dan orang itu juga yang akan mendengar ceritanya.
dengan gugup Risa pun mulai bercerita. namun Risa hanya bercerita sedikit bagian saja agar Al tak mengenalinya,
"aku ketemu ga sengaja, dan ketika kami bertemu lagi dia tak mengenali ku bahkan dia akan menikah." ujar Risa sedih.
Al kaget dan langsung bertanya pertanyaan yang selama ini Al penasaran.
"Jadi cowo yang kamu cintai bukan Dika?!."
tanya Al bingung dan kaget.
Risa hanya menggelengkan kepala, tiba-tiba Al memeluk Risa, entah apa yang membuat Al memeluk Risa..
Risa hanya diam dalam pelukan Al tidak membalas tidak punya menolak.
"pelukan ini masih sama seperti waktu itu." ujar Risa dalam hati.
Al pun tersadar dengan apa yang dia lakukan lalu meminta maaf pada Risa atas sikapnya tadi, Risa tersenyum samar.
"Ris nyanyi dong Ris suara kamu bagus." pinta Al
"nyanyi apa? " ujar Risa bingung.
"Ya yang sesuai suasana hati mu aja Ris. " ujar Al tersenyum, dan senyuman itu pun terbalas senyuman pula dari Risa.
Risa pun mulai memetik gitarnya sabil bernyayi, sedangkan Al sangat menikmati alunan musik dan suara Risa, bahkan Al pun melupakan Riri yang sendiri di kamarnya.
__ADS_1
*lirik lagu jealous yah 😘😘😘
I'm jealous of the rain
That falls upon your skin
It's closer than my hands have been
I'm jealous of the rain
I'm jealous of the wind
That ripples through your clothes
It's closer than your shadow
Oh, I'm jealous of the wind
'Cause I wished you the best of
All this world could give
And I told you when you left me
There's nothing to forgive
But I always thought you'd come back, tell me all you found was
Heartbreak and misery
It's hard for me to say, I'm jealous of the way
You're happy without me
Risa nyanyi dengan penuh penghayatan dan tak berasa air mata pun menetes membasahi pipi.... Al yang melihat itupun langsung mengusap air mata Risa.
Risa pun langsung menghentikan nyanyiannya.
Saat itu Risa sudah tidak perduli lagi atas Riri dan semua hubungan yang terjalin.
"ya allah, ijin kan aku egois untuk saat ini dan hanya saat ini, aku ingin bersamanya hanya saat ini, dan jika waktu bisa berhenti plisss hentikan waktu saat ini lebih lama." pinta Risa dalam hati..
Risa menaruh gitarnya dan seketika memeluk Al..yang sudah terduduk kembali di sampingnya.
"jangan sedih Ris... jodoh pasti akan datang dan ga akan lari." ujar Al.mengelus rambut Risa.
"Ris apakah kamu lelah atau ngantuk?
mau balik ke kamar?" ujar Al namun Risa tetap diam
"Baiklah aku akan temenin kamu di sini sampai kamu bosan." sambung Al.
"sini Ris tidurlah di pundak ku kalau kamu lelah.. tak apa anggap aja aku pohon." ujar Al. membuat Risa tersenyum.
Risa yang sangat bahagia...bahkan kesempatan ini tak akan ada lagi menurutnya.
Risa pun menyenderkan kepalanya di pundak Al tak lama Risa pun tertidur.....
sedangkan Al yang merasa lelah pun ikut tertidur menyenderkan tubuhnya di kursi, kepalanya yang miring dibatas kepala Risa, sedangkan tangan Al merangkul pinggang Risa,
__ADS_1
**Bersambung