
Risa yang hanyut dalam sedihnya sama sekali tak bisa menikmati film itu bahkan menonton pun ga.
Risa hanya diam termenung memikirkan perasaanya.
"*Mencintai dalam sepi dan rasa sabar mana lagi.
yang harus ku pendam dalam mengagumi diri mu.
melihatmu genggam tangannya, nyaman di dalam pelukanya.
yang mampu membuat ku tersadar dan sedikit menepi."ungkap risa dalam hatinya sendiri mencoba berdamai dengan keadaan
(** kata-kata di ambil dari lagu berjudul menepi yah 😘😘*)
Film yang mereka tonton pun telah usai mereka keluar bersama-sama...
Risa yang mulai bisa menerima ke adaan punmencoba tersenyum.
'' Makan malam bareng yuuuu'' ajak Dika.
Namun Risa menolaknya beralasan ingin cepat-cepat pulang
'' Dik aku ga bisa, aku ingin pulang dan biar Ayu yang mengantar ku.'' ujar Risa sebelum Dika menawarkan Diri ingin mengantarnya.
Dika tak bisa melarang melarang Risa. tapi dika pun ikut pamit pulang meninggalkan dua sejoli yang sedang pacaran.
Risa dan Ayu berjalan menuju tempar parkir dimana mobil Ayu terparkir..
tak lama mereka pun sampai dan langsung masuk dalam mobil Ayu.
'' Ris kamu ingetkan kamu hutang penjelasan ke gue Ris'' ujar Ayu, Risa pun mengangguk.
'' Emmm Aku boleh nginep tempat kamu ga Ay?'' tanya Risa.
'' Bolehlah lagi pula besokan hari sabtu tanggal merah pula, tapi kamu ijin ke ibu mu dulu Ris'' ujar Ayu.
Risa mengangguk dan mengambil ponselnya
mengirim pesan ke ibunya
'' Bu Risa nginep di Rumah Ayu yah bu, ibu baik-baik di Rumah '' isi pesan Risa.
'' Oke hati-hati sayang '' balasan dari ibunya Risa.
'' Oke done ibu udah ngijinin,'' ucap Risa tersenyum.
Sesampainya Di rumah Ayu, ternyata bi tia ( pembantu rumah Ayu) Sudah siapin makan malam untuk mereka.
'' Non Ayu, non Risa ayo makan dulu bibi udah siapin di meja makan" ujar bi tia
'' Makasih bi , maaf yah bi Risa ngerepotin bibi'' ucap Risa tak enak hati.
'' ga ngerepotin ko non, bibi pamit ke dapur dulu yah non '" ujar bi tia sebelum jalan menuju dapur.
''Ay tante dan om kemana? ko sepi nih Rumah,'' tanya Risa
__ADS_1
'' Oh momy dan daddy di luar negeri Ris tadi pagi. paling juga lusa pulang,'' jawab Ayu
Mereka pun makan sambil betcerita-cerita Ria.
tak berasa makanan pun tak tersisa di piring mereka.
Risa membantu mengumpulkan piring kotor dan bi tia yang mencucinya, sebenarnya bi tia sudah melarang tapi Risa kekeh ingin membantu, jadi bi tia pun mengijinkannya.
sedangkan Ayu menuju kamarnya mandi dan ganti baju.
setelah Risa selesai bantu bi tia, Risa pun nyusul Ayu kekamarnya.
Risa membuka pintu kamar Ayu yang tak terkunci, Baru buka pintu eh Risa kena lempar handuk.
buuggg....
''Mandi sana Ris baju ganti udah ku siapin di kamar mandi tadi'' ucap Ayu tertawa karna melihat wajah kesal Risa ketika di lempar anduk 😂😂😂.
'' Gila loe memang, oke gue mandi dulu yah awas loe ngintip tar bintitan baru tau, '' ucap Risa sambil melangkah nuju kamar mandi.
'' Idih najis amat ngintip loe Ris, masih normal gue'' grutu Ayu pelan
Risa yang mendengar itu pun tertawa hahahaha.
pintu kamar mandi pun terbuka, Risa melangkah menuju ranjang dan duduk bersandar di sebelah Ayu.
'' Ris kamu inget kan kamu hutang penjelasan sama gue'' ucap Ayu, Risa pun membalas dengan anggukan.
'' Ayu kamu inget ga? Aku pernah bilang bahwa Aku menyukai seseorang,'' tanya Risa,
'' Iya Aku inget waktu itu yang sempat tertundakan karna ada yang telpon kamu?'' ujar Ayu, Risa pun mengangguk.
sedangkan Ayu menjadi mendengar yang baik.
'' Ay kamu tau kenapa aku menolak Dika saat itu,? Memang benar adanya kalo aku tidak memiliki perasaan yang lebih dari sekedar teman, tapi kenyataanya bukan hanya itu saja.
Tapi karna aku menyukai pria lain, pria yang selalu dalam hati ku sejak saat itu, meski tak pernah ku pungkiri bahwa aku tidak mengenalnya sama sekali pada saat itu, Tak tau kehidupanya bahkan namanya.
Tapi hati ku tetap menyukainya.
Meski ku tau dia tak mungkin mencintai ku.
mungkin aku terlalu mudah jatuh cinta.
Entahlah Ay aku bingung hiks....hiks...
Risa tak kuasa menahan derasnya air mata yang berjatuhan membasahi pipinya bahkan lebih dari itu.
Dia adalah pria yang hadir di saat aku benar-benar terpuruk di tengah sunyi dan sepinya pemakaman ayah saat itu,
Dia pria yang memberiku pelukan yang hangat di saat aku sangat membutukannya.
dan dia juga yang membikin aku sedikit lebih ikhlas menerima kepergian Ayah saat itu.
Sejak saat itu aku selalu terbayang wajahnya, rasa hangat pelukanya begitu nyata bahkan sampai saat ini.
__ADS_1
Aku selalu berdoa supanya bisa tertemu denganya,
Apapun nanti keada'an dan kenyataanya.
walau pun dia sudah memiliki pacar atau yang lainnya Aku akan berusaha menerima, dan tidak akan mengganggu buhunganya. cukup aku yang menyukainya dan mengamunya,'' ucap Risa menangis tersedu-sedu mengingat kejadian tadi....
Ayu memeluk Risa dengan erat lalu memberikan air putih yang memang Ayu siapkan untuk dirinya dan Risa di
Saat Risa sudah lumayan tenang Ayu pun memberanikan Diri untuk bertanya.
'' Terus kamu ketemu? dan siapa pria itu'' tanya Ayu, di balas dengan Anggukan oleh Risa.
'' Jadi karna dia Alasan kamu menangis saat di mall tadi? '' Ayu bertanya kembali. Risa pun menganggukan kepalanya.
Risa pun mulai bercerita kembali....
'' Selang beberapa hari ternyata takdir mempertemukan kita lagi...
Di sebuah cafe waktu itu Saat Aku, kamu , della, Arum dan juga teman-teman dika.
Kamu tau Ay betapa kagetnya Aku ternyata pria yang ku sukai adalah Teman Dika Yaitu Al.'' Ucap Risa, membuat Ayu tersentak kaget....
''Saat itu Aku kaget dan berfikir dia mengingat ku tapi aku salah, bahkan dia tidak ingat sama sekali tentang ku..
meskipun aku sendiri selalu mengingatnya... Tapi ga pa'pa Aku masih bisa menerima akan hal itu..
Tapi Ay kejadian tadi di mall membuat hati ku sakit...sakit sekali rasa aku tak memiliki udara untuk bernafas...
Meski sempat ku bilang aku akan menerima segala kemungkinan pahit yang akan terjadi.
tapi kenyataanya sekarang ga semudah itu ay...
Aku sakit saat tau dia memiliki kekasih Ay...
Tapi aku akan berusaha menerima itu meski sakit rasanya...
hikss....hikssss'' Tangis Risa pun pecah berkali-kali di dalam dekapan Ayu.
Ayu pun ikut menangis mendengar cerita Risa...
"begitu pilunya kisah cinta Risa bahkan melebihi kisah cinta ku " ujar Ayu dalam hati....
''Sabar Ris mungkin dia bukan jodoh mu..
dan jika memang dia jodoh mu pasti akan di beri jalanya Ris.. kamu harus tetap sabar Ris....'' ujar Ayu yang tetap dalam posisinya memeluk Risa.
Risa begitu lelah menangis sampai" tertidur di pelukan Ayu.
Ayu pun membenarkan posisi Risa dengan pelan agar tidak membuat Risa terbangun.
semoga mimpi kamu indah ris'' ujar ayu.
Ayu pun menyusul tertidur...
**BERSAMBUNG..
__ADS_1
NANTIKAN SELANJUTNYA YAH, JANGAN LUPA LIKE
MAKASIH😘😘😘