two boy friend

two boy friend
two boy friend


__ADS_3

Ini hari pernikahan ku dengan nya bahkan nama nya saja aku tidak tahu aku sangat penasaran dengan calon suami ku



"Sayang kau cantik sekali"


Eomma mu langsung memeluk mu dan menangis di pelukan mu


"Jangan seperti ini eomma aku jadi tidak bisa meninggalkan mu"


Memeluk nya dan menahan tangis mu


"Maaf kan eomma kau jangan menangis nanti riasan mu luntur"


Tertawa kepada mu


"Kenapa hisab kepala ini sangat berat"


Kau pun membuat eomma mu tertawa


*Pernikahan mu memang sangat megah tapi tertup karena kau masi pelajar jadi hanya teman dari calon suami mu saja yang ada di pesta pernikahan mu dan dari pihak mu hanya eomma mu saja*



"Ayuk kita ke pelaminan"


Menarik tangan putri nya


"Ih eomma aku yang ingin menikah kau yang heboh"


Meledek eomma mu


"Sudah lah ayu"


Kau pun sampai di pelaminan


Ini pakaian yang Suga kenakan


*Kalian saling bersumpah untuk hidup bersama*


"Hei nama ku Park y/n nama mu siapa"


Memandangi suami nya itu


"Suga"


Ucap nya dengan dingin


"Eomma dia sangat tampan"


Berbisik


"Sudah ku bilang dia tampan kan"


Berbisik


"Y/n nanti setelah acara pernikahan kalian akan kerumah kalian ya"


Ibu mertua mu menyapa mu


"Rumah kami"


Kau bingung karena kau dan Suga tidak pernah membahas tentang rumah


"Iya itu sudah di atur oleh ayah nya Suga"


Memeluk mu


"Suga mau foto dengan ku"


Memandangi suami nya


"Tidak"


Ucap nya dengan dingin


"Baiklah"


Kau tahu bahwa suami mu belum terbiasa dengan ini


"Nak jaga anak ku dengan baik"


Kau melihat ibu mu dan Suga sedang berbicara serius


"Aku akan menjaga anak mu"


Kau yang mendengar nya dari jauh pun senang


"Y/n segeralah pulang seperti nya suami mu kecapean"


Ayah mertua mu menyapa mu dengan baik


"Baiklah paman"


Kau membungkuk kan tubuh mu


"Eh paman panggil aku ayah"


Melihat mu dan memberimu senyuman


"Ayu pulang aku sudah lelah"


Menarik tangan suami mu dan mengajaknya pulang karena kau tahu dia sudah lelah


"Hati² ya"


Ucap eomma mu


"Dah eomma aku pulang dulu ya"


Memeluk nya dan pergih kerumah mu dan suami mu


"Masuk lah"


Suami mu mempersilahkan mu masuk mobil


"Terimakasih"


Kau masuk ke mobil dengan senyuman


"Ehm, aku ingin bilang sesuatu tapi jika kau tidak keberatan"


Dia tidak menatap mu sekali pun


"Bicara lah kau kan sudah menjadi suami ku"


Ucap mu dengan malu²


"Biarkan pernikahan ini berjalan hanya 9 bulan setelah itu kita berpisah"


Lalu Suga menatap mu dengan serius


"Baiklah lagi juga aku tidak menginginkan ini"


Kau pun menyetujui nya

__ADS_1


"Bagus lah kalo begitu"


Ucap nya dengan nada dingin nya


"Ini rumah kita"


Kaget karna rumah nya begitu besar


"Ya"


Langsung masuk ke dalam rumah dan meninggalkan mu di luar


"Tunggu"


Mengejar suami mu itu


"Bu antar dia ke kamar nya"


Langsung menuju kamar nya


"Non itu bukan kamar mu yang itu kamar mu"


Menunjuk ruangan yang berbeda


"Jadi aku dan suami ku tidak sekamar"


Kau tidak menghiraukan itu karena memang kau tidak ada rasa dengan nya


"Iya non"


Pelayan itu mengantar mu ke kamar mu


"Wah bi ini bagus sekali"


Takjub karena kamar mu begitu luas dan bagus


"Ibu mertua nona yang sudah menyiapkan nya"


Pelayan itu pun bingung seharusnya itu kamar untuk nya dan suami nya ternyata tidak


"Yasudah kalo Gita aku tidur dulu"


Menutup pintu kamar mu


"Bi tunggu nanti bangun kan aku jam lima pagi ya"


Menahan tangan pembantu itu


"Untuk apa non"


Kebingungan


"Aku akan menyiapkan sarapan untuk suami ku dan pergi ke sekolah"


Ucap mu


"Baiklah kalo seperti itu"


Pembantu itu meninggalkan mu


"Ah ini lelah sekali"


Kau pun tertidur dengan gaun pengantin mu karena sudah terlalu capek


"Non bangun"


Membangukan mu


"Hu,sudah jam berapa ini"


"Jam setengah enam"


Senyum kepada mu


"Apa Suga sudah bangun"


Tanya mu kepada pembantu mu


"Tuan Suga sudah berangkat baru saja"


Ucap pembantu mu


"Baiklah Bu aku mandi dulu setelah itu ke sekolah"


Ucap mu bangun walau Masi mengantuk


"Aku akan siapa kan seragam mu ya"


Menyiapkan sarapan untuk mu


"Bibi baik sekali ya kau baik sekali mengingat kan ku pada eomma"


Senyum manis


"Kau baik sekali baru kali ini aku bertemu majikan yang baik seperti mu"


Pembantu itu melihat mu makan dengan lahap


"Jika suami ku menanyakan ke beradaan ku bilang aku di sekolah ya Bu"


Melambaikan tangan ke pembantu mu


"Non masuk lah ke mobil aku akan mengantarmu"


Supir itu membukakan pintu mobil untuk mu


"Baiklah tapi jangan antar aku di depan sekolah ya turunkan di jalan saja pak"


Karena kau tidak mau Teman teman mu curiga apa lagi tea


"Baiklah non silahkan masuk"


Mempersilahkan mu masuk


"Makasih pak"


Kau duduk di belakang supir


"Non mau berhenti dimana"


Bingung karena tidak mungkin menuruni mu di tengah jalan sendiri jika tuan nya tau pasti supir itu di pecat


"Nanti aku beri tahu, oh ya pak kantor suami ku itu dimana ya"


Kau ingin sekali ke kantor suami mu


"Non ingin ke kantor nya"


Tanya nya


"Iya nanti kalo hari libur sekolah ya aku akan mengantar kan makanan untuk nya"


Senyum mu kepada supir


"Ini sudah dekat dengan sekolah Han mu non"

__ADS_1


Menanyakan


"Turun di depan halte saja"


Ucap mu


"Silahkan turun non"


Membuka kan pintu mu


"Makasih ya pak"


Kau segera pergi menuju ke sekolah mu


"Park y/n"


Tea memanggil mu dengan kencang


"Eoh kau ini mengagetkanku"


Kau mengelus rambut tea


"Ih nanti ganteng ku berkurang"


Cemberut


"Kau itu ganteng"


Menggoda tea


"Sudah ah kau ini ayu masuk kelas nanti telat"


Tea menarik tangan mu


"Tea aku ingin bertanya tapi jawab yang benar ya"


Kau menatap tea dengan serius


"Jangan menatap ku seperti kau akan membunuh ku"


Ucap nya


"Apa yang paling di sukai kaki ² saat pulang kerja"


Tanya mu dengan serius sambil berjalan


"Untuk apa kau menanyakan itu kau seperti sudah punya suami saja"


Menggoda y/n


"Eh tidak lupakan saja"


Mengalihkan pembicaraan


"Yang paling di sukai laki² saat pulang kerja adalah kopi kalo gak teh terus sama cemilan ringan"


Mantap bingung knp teman nya membiarkan itu


"Itu mah mau mu saja"


Menggetok pala tea


"Sakit tau rasakan ini"


Menjenggut ringan pala mu


"Hey Kim theyung berhenti"


Kau pun mengejar nya ini membalas nya


"Eoeoeoeo kejar aku kalo bisa"


Mengejek mu


"Berhenti kau aku akan memukul mu"


Mengejar mu dan berhenti di kelas


"Sudah ah aku capek sekali"


Ucap tea yang kelelahan karena kau mengejar nya


"Yah aku juga lelah, apa ada tugas"


Kecapean dan duduk di kursi


"Seperti nya tidak ada"


Menyenderkan pala nya di paha y/n


"Apa yang kau lakukan"


Kau risih karena di saat tea mendekati mu kau ingat kepada suami mu Suga


"Aku hanya tidur di pangkuan mu apa tidak boleh"


Ucap nya sambil menutup mata karena


kelahan


"Tidurlah"


Kau pun luluh dan mengelus pala tea dengan perlahan


"Tetap seperti ini ya"


Tertidur karena kau mengelus pala tea dengan lembut


"Tea bangun ada guru"


(Apa aku mencintai nya ah tidak aku sudah punya suami ucap mu dalam hati)


"Aish guru datang tidak tepat"


Beralih dari pangkuan mu


"Kau ke sekolah harus belajar"


Senyum manis dan seperti nya kau punya rasa Kepada tea


Skip pulang sekolah


"Dah tea"


Melambaikan tangan


"Aish pulang bareng lah jangan menjauh dari ku"


Rengek nya


"Ada dua pilihan kau tidak pulang bareng bersama ku setiap hari atau aku akan menghindari mu"


Kau membuat tea di dalam dilema


"Aish baiklah kalau seperti itu"

__ADS_1


Melambaikan tangan kepada mu


__ADS_2