
*Kim taehyung yang sedang menunggu mu di gerbang sekolah*
"Dimana y/n apa dia tidak sekolah"
Tea Masi menunggu mu di depan gerbang
"Tae"
Melambaikan tangan dengan suara lemas karena tidak makan sore dan pagi
"Kau dari mana saja"
Mengoceh hi mu
"Tae"
Kau sempoyongan dan jatuh jatuh di pelukan tae
"Eh kau knp, aish badan nya panas sekali"
Menggendong mu dan membawa mu ke UKS
"Ah pala ku pusing sekali"
Memijat kepala mu
"Kau kenapa sekolah kau ini sedang sakit"
Memarahi mu karena khawatir
"Aku lapar"
Menatap Tae dengan lesu
"Aish jangan becanda bodoh"
Tae kira kau sedang becanda
"Aku serius aku lapar"
Menyandarkan kepala nya di dada tea
"Baiklah ayo kita ke kantin"
Dia yang teraktir mu
"Em,enak"
Kau makan banyak dengan lahap
"Kau ini seperti orang tidak makan seminggu"
Menggoda mu
"Aish sudah lah dikit lagi waktu istirahat selesai"
Mengalihkan pembicaraan
"Dasar kau ini abis pulang sekolah ke taman dulu yu"
Memasang wajah imut nya
"Baiklah tae"
Mengacak rambut
"Aish"
Membalas nya
"Ayuk ke kelas"
Menggapai jemari tea
"HM"
Tea memberikan kode
"Kau ini kenapa"
Menatap tea dengan serius
"Tidak"
Senyum senyum sendiri
"Aku tidak mau duduk di pojok"
Memindahkan tas nya
"Ih aku juga tidak mau"
Perdebatan pun Ter jadi
"Mengalah lah kau ini laki laki"
Mengambil tas tae
"Aish lihat lah ambil tas mu aku lebih tinggi dari mu"
Mengambil tas nya dan mengambil tas mu dan mengakat tangan nya ke atas
"Curang kau ini tinggi sekali"
Mencoba meraih tas nya
"Baiklah nih aku kembalikan"
Akhir nya tae yang duduk di pojok
"Baik anak-anak sekarang pelajaran IPA"
Di saat kau lagi debat dengan tae tiba² guru datang
"Sudah diam guru sudah datang"
Menatap sinis tea
"Dasar psychopath"
Mengejek y/n
"Siapa yang bisa Jawab pertanyaan ibu"
Melirik satu persatu murid nya
*Y/n mencubit tangan tea, seponta tea mengangkat tangan nya*
"Yah tae silah kan Maju"
Guru yang melihat tae angkat tangan langsung menyuruh nya maju
"A-aku ingin ke toilet Bu"
Ngeles
"Hahahaha"
Kau mentertawakan tae
"Y/n silahkan maju"
Menyuruh mu menerangkan apa yang tadi ia jelaskan
"Aku tidak tau Bu"
Menundukkan kepalanya
"Hahahaha"
Tae tertawa
"Kalian berdua ke marilah"
Guru menyuruh kalian menyapu lapangan sampai pulang sekolah
"Ini semua salah mu"
Kau menunjuk tae
"Eh dari awal ini salah mu"
Mengacak acak rambut y/n
"Uh untung bel pulang sekolah sudah berbunyi"
Pergi meninggalkan tae dan mengambil tas nya untuk segera pulang
"Jangan lupa nanti jam 5 sore ya"
Senyum ke arah mu dan meninggalkan mu
"Aish kau ini"
Kau senyum² sendiri
Skip rumah
"Non sudah pulang"
Mengambil tas mu membersihkan sepatu mu
"Tidak usah repot-repot eonni"
Kau mengambil kembali tas dan sepatu mu
__ADS_1
"Hari ini kau keliatan senang"
Menguncir rambut mu
"Suga kau sudah makan"
Mendekati Suga
"Pergi kau bau keringat"
Menyindir mu dan mengusir mu
"Baiklah aku mandi dulu"
Bergegas ke kamar dan mengganti baju
"Non hari ini kau mau masak apa"
Pembantu mu melihat mu sangat lelah
"Hari ini aku masak satu menu saja soal nya nanti sore aku akan makan dengan teman ku"
Kau segera membuat makanan luar negeri yaitu nasi goreng
"Apa itu non"
Melihat mu dan kagum harum masakan mu memenuhi seluruh ruangan
"Ini nasi goreng dulu aku dan mendingan appa ku selalu membuat ini untuk eomma sekarang aku membuat nya untuk suami ku"
Kau Ter senyum
"Wah pasti enak nanti ajari bibi ya non"
Memuji masakan mu
"Makan lah ini"
Kau pun pergi meninggalkan Suga
"Tunggu"
Menahan tangan mu
"Ada apa lagi"
Menengok ke arah Suga
"Kau berani sekali melawan ku ya"
Membentak nya
"Kau yang menyuruh untuk tidak berlaku sebagai istri"
Kau pun memberikan senyuman khas mu itu
"Kau tidak liat aku sedang sibuk, bagaimana aku bisa makan"
Menatap nasi itu karena sudah membuat Suga lapar
"Pakai tangan lah"
Ke bingung Ngan dengan maksud Suga
"Suapin aku"
Memasang wajah datar
"Apa, kau serius"
Menatap dalam Suga
"Kau ini pembantu menurut ku jadi turuti lah kemauan tuan mu ini"
Bicara dengan bangga
"Aish, sini aku suapi buka mulut mu"
Menyuapi Suga secara terburu-buru
"Pelan² aku akan tersedak"
Memarahi mu
"Dasar manusia kutub selatan"
Ucap mu
"Apa kata mu tadi"
Memandangi wajah mu dengan tatapan sini
"Engga ini makan sendiri aku ingin mengerjakan tugas"
Meninggalkan Suga
"Tunggu"
"Kau sudah gila ya*
Memandangi Suga
"Diam' plak"
Menampar y/n dengan keras
"Ah apa yang kau lakukan"
Menahan tangisan mu
"Aku bilang jangan berperilaku semau mu kau ini pembantu ku"
Melewati mu
"Hiks,appa kau lihat kan eh kenapa dia jahat sekali"
Kau menangis sekencang-kencangnya
"Tok,tok,tok,"
Tiba² ada orang yang mengetuk pintu kamar mu
" ada apa"
Menghampiri pintu
"Sudah jangan menangis lagi, kau kan ada janji dengan teman mu"
Pembantu mu datang dan mengingat kan mu kalo kau mau bertemu tea di taman
"Y/n knp matamu sembab kau abis nangis ya"
Memerhatikan wajah teman nya itu
"Tidak aku hanya kurang tidur"
Berbohong
"Maka nya jangan begadang Mulu"
Mengelus rambut mu
"Tea kenapa kau sangat baik"
Seketika kau memeluk tea sambil menangis
"Kau kenapa"
Membalas pelukan mu
"Hiks hiks,tea"
Kau menangis makin kencang
"Ada apa dengan mu"
Mencoba menenangkan mu
"Kau mengingatku ku pada ayah ku"
Kau berbohong, karena kau yang kau ingat adalah saat Suga menampar mu
"Oh, sudah lah jangan menangis"
Melepas kan pelukan nya menghapus air mata mu
"Hu,sudah lah aku tidak akan sedih lagi"
Kau kembali tersenyum melihat tingkah tea
"Seperti itu lah baru Park y/n ku"
Mengacak ngacak rambutnya
"Aish kau ini,aku ingin menanyakan sesuatu jika ada yang menampar ku seperti aku kemarin menampar mu kau akan apa"
Memandangi wajah tea
"Aku akan memukulnya hingga dia tak sadarkan diri"
Memberikan senyuman manis nya itu
"Antar aku pulang yu"
Menarik tangan tea menuju halte
__ADS_1
"Aish kita baru saja ke temu loh"
Baru bertemu setengah jam kau memutuskan untuk pulang
"Aku ngantuk"
Tertidur di pundak tea
"Aku mencintai mu"
Mengecup pala mu
"Apa tadi aku tidak salah dengar"
(Batin mu kau pura pura tidur)
"Bangun lah kau mau kemana"
Tea mencubit pipi mu agar kau bangun
"Aku masuk dulu"
Kau ingin masuk pun terhenti
"Tunggu kau gila ini bukan rumah mu"
Ke bingung Ngan karena pelayanan disana mengenal mu dan menyapa mu
"Ak-aku Tante ku pemilik rumah ini"
Kau lupa kalo tea belum tahu semua nya dan kau tidak akan menghancurkan hati nya karena kau tahu dia mencintai mu
"Selama ini kau hanya memiliki ibu saja bagaimana kau bisa"
Bingung menatap mu dengan sinis
"Aku pun kaget saat ibu memberi tahu bahwa Tante dari ayah ku masi hidup"
Berbohong dengan Alus
"Baiklah jika seperti itu aku pulang dulu ya"
Melambaikan tangan nya kearah mu
"Hati² di jalan"
Melambaikan tangan mu
"Yah sampai jumpa di sekolah"
Membalas lambaian tangan mu
"Dia itu siapa non dia sangat tampan"
Menggoda mu
"Dia teman ku eonni nama nya tea"
Senyum kecil kepada nya
"Dia tampan sekali sungguh"
Kagum melihat pria tampan itu
"Dia tidak tahu kalo aku sudah menikah dan aku bilang ini rumah Tante ku jadi jika dia kesini bilang saja kalo kau Tante ku ya"
Kau langsung masuk ke dalam rumah
"HM"
Kau hanya melewati Suga Tampa menatap nya
"Kau sudah makan"
Kau melupakan ke jadian yang tadi karena tea menutupi rasa kekecewaan mu
"Sudah"
Ucap nya dengan dingin
"Kau tidak ingin sesuatu"
Menawarkan cemilan yang kau punya
"Pergi kau"
Mengusir mu
"Baiklah"
Sekarang kau tak berani membantah nya
"Tunggu buat kan aku makan"
Suga memerintah kan mu
"Kau mau makan apa"
Kau mengambil leptop Suga dan menatap nya
"Berani sekali kau"
Mengambil ahli leptop nya
"HM, maaf tapi jika seseorang bicara harus sopan bukan"
Sebenernya kau takut tapi kau harus memberanikan dirimu
"Kau lupa mau di tampar lagi biar seimbang"
Meninggalkan mu dan menuju ke kamar
"Kau tidak jadi makan"
Teriak mu
"Tidak nabsu"
Langsung menutup pintu kamar nya
"Aish eonni tolong buatkan Suga makan nanti aku yang akan mengantar makanan nya ke kamarnya"
Kau mandi dan bersiap untuk makan malam
"Ini non makanan nya"
Memberikan makanan nya kepada mu
"Makasih eonni"
Kau pun mengantar nya ke kamar Suga
"Tok,tok,tok,Suga Suga"
Teriak mu dari luar kamar Suga
"Masuk"
Ucap nya dengan dingin
"Ini makanan lah"
Kau masi memegang makanan mu
"Aku bilang tidak lapar"
Menatap mu dengan sinis
"Baiklah akan ku taro meja"
Kau pun ingin pergih meninggal kan kamar Suga tapi
*Suga melempar kan makanan yang ada di meja sontak membuat mu kaget"
"Kau kenapa"
Sontak langkah mu berhenti dan melihat Suga
"Kau tuli aku bilang tidak lapar"
Menghampiri mu
"Ah sakit su-suga"
Mencengkeram tangan mu
"Bersihkan sisa makanan yang ada di kamar ku"
Mendorong mu
"Aku tidak boleh menangis"
(Batin mu)
"Kenapa kau diam saja bersih kan"
Menuju tempat tidur nya
"Baiklah"
Kau merapihkan sisa makanan dan beling
"Pergi"
Membentak mu
"Aish baiklah"
__ADS_1
Kau membalas bentak kan nya