
"Suga kau pilih saja barang yang ingin kau ambil ya"
y/n Meninggalkan Suga dan mencari hadiah untuk tea
"Aduh oppa lama sekali"
Kau melihat anak kecil itu mirip sekali dengan tea
"Kenapa kau hanya berdiam diri disini"
Duduk di samping anak itu
"Siapa kau"
Bangun dari tempat duduk nya
"Tenang saja aku orang baik"
Memperhatikan wajah nya yang mirip sekali dengan tea
"Lalu kenapa bibi menghampiri ku"
Duduk kembali
"Hey aku ini masi muda kenapa kau memanggil ku bibi"
Cemberut dan ingat sikap nya wajah nya mirip sekali dengan tea
"Aku sedang menunggu oppa ku dia meninggal kan ku"
Cemberut
"Oh"
Ucap mu dengan nada dingin
"Eonni sendiri mau apa kesini"
Menatap mu
"Aku sedang mencari kado untuk teman ku"
Kau memandangi anak kecil itu
"Lalu kenapa eonni duduk saja bukan kah eonni sedang mencari kado"
Menatap mu dengan wajah polos nya
"Aku bingung karena dia sedang marah dengan ku"
Memanyunkan bibir mu
"Memang nya temen eonni cewek atau cowok"
Anak itu ingin membantu mu memilih kan kado untuk teman ku
"Dia cowok,mau tidak bantu aku memilih nya"
Karena anak kecil itu pria dan wajah sikap nya sama seperti tea akhirnya kau memutuskan untuk mencari kado bersama nya
"Coba ceritakan dengan singkat seperti apa dia"
Anak kecil itu coba menyeimbangkan kado yang cocok dari sikap pria yang kau maksud
"Dia itu baik,agak nakal,tidak bisa diam"
Kau terus ngomong tanpa henti
"Hah sikap nya sama dengan oppa ku"
Menatap mu
"Apa emang siapa oppa mu"
Menatap anak kecil itu dengan sinis
"Sudah aku tidak mau bahas dia"
Menarik tangan mu dan mengajak mu melihat sesuatu barang
"Ini dia eonni tadi oppa ku menginginkan ini"
Menunjuk barang Gucci
"Oh selera oppa mu bagus juga ya Baiklah aku akan membeli nya"
Membawa barang itu dan membayar nya
"Kalo sudah aku duduk disana lagi deh"
Ucap nya
"Hey kau duduk dulu di sini ya aku akan belikan mu es krim"
Senyum manis mu kepada nya
"Baiklah"
Menunggu di tempat nya tadi bertemu
*Kau belikan es krim sebagai hadiah karena anak kecil itu sudah menolong mu memilih hadiah setelah kau kembali anak itu sudah tidak ada lagi"
"Loh dimana dia"
Kau melihat ke kanan dan ke kiri tapi tidak ada anak itu
"Y/n kau sudah memilih kado nya"
Menarik tangan mu dan mengajak mu untuk pulang
",Tunggu tadi aku bersama anak kecil di sini tapi kenapa dia menghilang"
Kau memutuskan untuk nanya ke orang yang ada di sana
"Mba tadi liat anak kecil GK tinggi nya se dada saya dan wajah nya tampan"
Kau menanyakan nya kepada semua orang yang ada di toko itu
"Sudah lah ayu pulang aku sudah lelah"
Suga Menarik tangan mu
"Tunggu nona tadi anak kecil itu sudah berada sama oppa nya"
Tiba² seseorang menghentikan langkah mu
"Syukurlah, makasih ya"
Akhirnya kau lega karena anak kecil itu sudah bersama oppa nya
"Kenapa kau beli dua es krim"
Mengambilnya satu
"Ey itu punya ku kembalikan"
Mencoba merebut es krim nya
"Jadi orang tidak boleh serakah"
Suga pun langsung memakan es krim itu
"Kau ini baiklah aku ikhlas"
Memberikan senyuman paksaan nya itu
"Masuk lah nona ke dalam mobil"
Suga menggoda mu
"Eh pak supir kau tidak mau liat kado ku"
Ucap mu dan langsung memperlihatkannya
"Wah Gucci selera mu tinggi itu bagus kenapa tidak membelikan satu untuk ku"
Cemberut sepanjang perjalanan
"Aish aku lelah"
Langsung masuk ke kamar
Skip di sekolah
"Aku sudah membawa kado tea di tas ku"
(Ucap mu dalam hati)
"Hai y/n"
__ADS_1
Sokjin menyapa mu
"Hai,HM aku tau maksud dari perkataan mu pada ku"
Mengacak acak rambut sokjin
"Apa coba"
Tidak yakin kau paham dengan kata² nya kemarin
"Maksud mu adalah bagaimana kita bisa menjaga diri kita tanpa harus membenci nya karena hidup kita sangat membosankan jadi kita memutuskan untuk melukai orang lain tapi itu salah"
Kau memberikan senyuman manis mu kepada sokjin
"Aish kau sangat cerdas"
Mengacak acak rambut mu
"Jadi kata kunci nya adalah hidup mu sangat membosankan"
Meledek sokjin
"Eh enak saja"
Membantah omongan mu
"Sudah lah aku mau masuk ke kelas"
Kau meninggalkan sok jin
"Dah"
Melambaikan tangan nya
"Hai jiso"
Memberikan senyuman mu
"Hai"
Masi ketakutan karena kemarin
"Maafkan aku soal kemarin ya"
Kau memberikan makanan dan minuman kepada jiso sebagai tanda minta maaf
"Makasih"
Memeluk mu
"Ah sama²"
Melepas kan pelukan nya
"Lisa"
Kau menghampiri Lisa dan tea
"Ada apa"
Menatap mu dengan kesal
"Maaf kan aku ya soal kemarin , oh ya ini buat mu"
Memberikan susu pisang untuk Lisa sebagai tanda permintaan maaf dan stok susu pisang mu sangat banyak di rumah
"Oke anak² sekarang pelajaran IPA"
Guru itu ada di dalam kelas mu
"Bu saya ingin bertanya"
Kau mengangkat tangan
"Tentang apa"
Kau menghampiri guru itu
"Soal kemarin"
(Berbisik)
"Anak² kerjakan soal IPA halaman 23, 1sampai 20 ya, ibu tinggal dulu sebentar"
Membawa mu keluar kelas
"Yah aku tau maksud dari pertanyaan ibu"
Senyum kepada guru mu
Menatap mu dengan sinis
"Lihat guru olahraga itu ibu sering memperhatikan nya bukan"
Tanya mu
"Tidak"
Berbohong
"Tepat sebenarnya siapa dia"
Ucap mu
"Dia sahabat ku"
Bingung dengan pertanyaan mu
"Apa pernah kau membenci nya"
Menatap guru mu yang sedang memperhatikan pak guru
"Aku sangat membenci nya"
Sambil menatap guru olahraga itu
"Apa kau mencintai nya"
Kau menatap dalam guru IPA itu
"Apa maksudmu"
Mencoba mencerna apa yang kau bicarakan tadi
"Kau sahabat dengan nya lalu membenci nya lalu mencintai nya"
Kau langsung masuk ke kelas
"Apa itu benar"
(Batin nya)
"Tadi kau bicara apa dengan guru IPA itu"
Jiso menetap mu dengan tajam
"Tidak ada oh ya jiso apa sokjin tampan"
Menggoda nya
"Biasa saja"
Pipi jiso merona karena malu
"Aish kalo di perhatikan sokjin tampan kan"
Meledek jiso
"Kau ini suka dengan sokjin"
Menatap mu
"Seharusnya aku yang bicara itu kau jiso apa kau suka dengan sokjin"
Menyenggol tangan nya
"Aish y/n sudah lah kerjakan tugas"
Mengalihkan pembicaraan
Selesai mengerjakan tugas waktu nya istirahat
"Sokjin ke marilah"
Kau menyuruh sokjin masuk ke kelas mu
"Aish kau ini aku pergi ke kantin dulu"
Jiso malu karena kau memanggil sokjin
"Duduk atau aku akan bilang ke sokjin kalo kau cinta pada nya"
Mengancam jiso
__ADS_1
"Aish baiklah"
Duduk kembali
"Ada apa"
Duduk di meja
"Oh ya aku ingin teraktir kalian berdua ya"
Kau menyuruh sokjin duduk di sebelah jiso
"Baiklah ayo kita ke kantin"
Jiso mulai berdiri dari bangku nya
"Hey tunggu duduk lah dengan tenang"
Menatap mereka karena kau tahu jiso mencintai nya
"Kata nya Mau teraktir Ayuk kita ke kantin"
Sokjin menarik tangan mu
"Hyung duduk disini dengan jiso aku akan pesan kan makanan untuk kalian kita akan makan bersama di kelas ini"
Kau pun meninggal kan mereka berdua kau segera memesan makanan
*Kau ke kantin dan melihat Lisa dan tea sedang bersama seperti yang kau lakukan dulu dengan tea membuat mu sedih"
"Mbak pesan nasi goreng kimchi 3 taro aja di meja nomer 5 sama jus apel nya 3 terus air putih nya satu"
Kau meninggalkan kantin dan menuju kelas
*Seketika kau berhenti melihat jiso dan sokjin sedang bicara karena kau tidak mau ganggu akhir nya kau ke toilet"
"Minggir² ada y/n"
Siswa yang kemarin ribut dengan mu
"Tidak usah takut dengan ku maaf kan aku atas sikap ku yang kemarin"
Memberikan senyuman manis mu
"Kami juga salah kami minta maaf"
Menundukkan kepalanya
*Kau memutuskan untuk ke kelas*
"Hey ayo aku sudah pesan makanan di kantin"
Kau berubah pikiran tadi nya mau makan di kelas tapi tak jadi
"Kata nya mau makan di kelas"
Sokjin beranjak dari tempat duduk nya dan menghampiri mu
"Tunggu"
Jiso pun menyusul
"Duduk di meja nomer lima aku akan mengambil pesanan kita"
Ucap mu
"Non ini pesanan mu"
Mengikuti mu dari belakang
"Letakan disini"
Ucap mu
"Wah terimakasih banyak ya"
Jiso memberikan senyuman nya
"Dia lagi korslet jiso kadang baik kadang sebaliknya"
Sokjin menggoda mu
"Sudah lah makan"
Kau kesal sambil melihat kearah tea dan Lisa
Di sisi lain
"Tea kita makan bareng dengan y/n yu"
Ucap Lisa
"Tidak mau"
Bete karena Lisa selalu mengatur hidup nya
"Ayu lah"
Menarik tangan mu dan duduk bersama dengan y/n
"Aish kenapa tea duduk di sebelah ku aku sangat canggung"
(Batin mu)
"Kenapa y/n begitu dengan ku"
(Batin tea)
"Eh kalian mau makan bersama dengan kami"
Ucap jiso
"Iya"
Ucap tea dengan dingin
"Sebentar aku ingin membeli air"
Kau ingin meninggalkan meja
"Tidak usah seperti itu y/n jika kau tidak mau ada aku, aku yang akan pergi"
Menarik tangan Lisa untuk pergih dari meja kalian
"Tidak seperti itu"
Ucap mu dengan nada sedih
"Sudah y/n makan lagi tea juga sudah pergih"
Sokjin menarik tangan mu dan kau duduk kembali
*Setelah selesai makan dan masuk ke kelas kau hanya diam kau rindu sekali dengan sikap tea yang dulu tiba pulang sekolah"
"Tea"
Teriak mu
"Ada apa"
Ucap nya dengan dingin
"Tunggu aku"
Kau berlari mengejar nya
"Aish"
Tetap berjalan Tampa menghiraukan mu
"Aduh"
Kau terjatuh saat ingin mengejar tea
"Bangunlah"
Tiba² tea mengulurkan tangannya untuk membantu mu berdiri
"Terimakasih"
Memberikan senyuman mu
"HM"
Lanjut jalan meninggalkan mu
"Tea tunggu"
Mengejar tea kembali dan mengacak acak rambut nya
"Ada apa dengan mu"
Mendorong mu dengan kencang sampai kau terjatuh
__ADS_1
"Hiks hiks hiks aku hanya memberikan ini"
Kau menangis dan memberikan kado itu kepada tea dan meninggalkan nya sambil menangis