two boy friend

two boy friend
two boy friend


__ADS_3


"Tea"


Kau memeluk tea dari belakang


"Eh kau ini kenapa"


Mancubit pipi mu


"Aish"


Mengacak acak rambut tea


"Eh"


Menjenggut rambut mu tapi ringan


"Berani sekali kau"


Menginjak kaki tea


"Aku akan memukul mu"


Menjitak kepala mu


"Aish"


Membuka tali sepatu tea


"Awas ya kau"


Kau meninggalkan kan nya


"Kali ini aku akan di pojok"


Kau duduk


"Bed grill"


Ucap tea


"Biarin dari pada kau boy evil"


Ledek mu


"Aish aku ini good boy"


Cemberut


"Sudah lah duduk sini"


Menarik tangan tea sampai dia terjatuh dan kepala nya ada di pangkuan mu kembali


"Kau ini suka pada ku ya"


Membangunkan badan nya dan menatap mu


"Aish, kau kali yang suka aku"


Menatap nya dengan wajah datar


"Kalo iya memang kenapa"


Kata² tea sontak membuat mu kaget


"Hm"


Akhir nya kau memutuskan untuk menjauhi tea karena takut rasa cinta nya semakin dalam


"Kenapa diam"


Menggoda mu


"Tidak"


Ucap mu dengan dingin


Skip istirahat


"Tunggu aku y/n"


Menggapai tangan mu dan mengepal nya


"Sokjin tunggu"


Melepas kan jemari tea


"Kenapa y/n"


Memberikan senyuman nya


"Aku dengar kau OSIS baru ya"


Membalas senyuman nya


"Iya emang kenapa"


Mengacak acak rambut mu


"Mau tidak berteman dengan ku"


Kau pun memberikan senyuman manis mu


"Tentu saja aku mau kau ini cantik siapa yang tidak ingin menjadi teman mu"


Mengajak mu ke kantin


"Oh ya sokjin aku ingin minta bantuan mu"


Berbisik kepada mu


"Apa itu"


Kebingungan


"Aku ingin menjauhi tea akhir akhir ini aku agak risih jika di dekat nya"


Kau berbohong


"Baiklah,aku ke kelas dulu ya ini sudah bel masuk"


Sokjin pergi meninggalkan mu


"Minggir"


Karena kau duduk di pojok kau harus minta izin untuk masuk


"Silahkan"


Ucap tea


"Aish aku lupa meminta nomer sokjin"


Ucap mu


"Kau kenapa"


Menatap mu sambil tidur dan di meja


"Tidak"


Ucap mu dengan dingin


"Uh"


Tea memutuskan untuk memandang mu setiap waktu


"Bisa tidak jangan memandang ku seperti itu"


Sebenernya kau sangat ingin bercanda dengan tea tapi nanti rasa cinta tea akan semakin besar dan menyakiti nya


"Memang kenapa"


Malah tidur di pangkuan mu karena jamkos


"Berhenti"

__ADS_1


Teriak mu dan semua pandangan teman mu mengalih kepada mu


"Kau kenapa"


Menatap mu dengan sedih


"Jiso aku akan duduk dengan mu"


Kau memutuskan untuk pindah tempat duduk


"Baiklah sini duduk bersama ku"


Mempersilahkan mu duduk


"Terimakasih aku akan tidur jika sudah waktunya pulang sekolah bangun kan aku"


Kau pun tertidur di meja


"Bangun lah y/n ini sudah waktu nya pulang sekolah"


Menggoyangkan tubuh mu untuk membangun kan mu


"Makasih ya"


Kau langsung keluar dari kelas


"Y/n tunggu"


Tea menggenggam tangan mu


"Lepaskan"


Bentak mu


"Kenapa kau menjauh ku aku mohon"


Menangis di pelukan mu


"Lepaskan aku bodoh"


Memberontak dari pelukan tea


"Hiks, kau jahat baiklah kalo seperti itu aku tidak akan menemui mu lagi emang salah jika aku mencintai mu"


Bentak nya


"Ck, kau salah karena mencintai ku"


Kau meninggalkan tea dalam ke adaan menangis


Skip rumah


*Kau melihat suami mu sedang melakukan ciuman di ruang tamu dengan wanita lain*


"Suga liat istri mu sudah pulang"


Menghentikan aktivitas nya


"Y/n, kenalkan ini kekasih ku jennie"


Senyum ke arah mu


"Oh"


Kau pun masuk ke kamar


"Hiks,kau jahat Suga maaf kan aku tea, aku membutuhkan mu sekarang"


Kau menangis sejadi-jadinya di dalam kamar tidak ada yang mendengar tangis mu karena kamar mu punya pengendap suara


"Tea aku mencintai mu tea maafkan aku aku membutuhkanmu mu sekarang"


Kau berkali kali menyebut nama tea dan akhir nya kau tertidur


"Non bangun kau tidak sekolah"


Pembantu mu membangunkan mu


"Apa Suga sudah berangkat kerja"


"Tuan Suga sudah dari pagi berangkat nya"


Pembantu mu tau kalo kau abis menangis


"Baiklah aku akan bersiap ke sekolah"


Kau yang lemas pun tersungkur jatuh


"Non kau baik² saja"


Ucap pembantu


"Aku masi mengantuk maka nya aku lemas"


Kau memberikan senyuman khas mu


"Baiklah cepat non nanti kau telat"


Pembantu mu keluar dari kamar mu


"Eonni aku ke sekolah dulu ya"


Kau pun ke sekolah di antar supir


"Non silahkan masuk"


Supir mempersilahkan mu masuk ke mobil


"Pak turunin aku di gerbang sekolah saja ya"


Kau tidak kuat berjalan karena kau sedang tidak enak badan


"Baik non"


Supir itu sangat baik


"Sudah sampai ya pak"


Kau pun segera pergih ke sekolah


"Hati² non"


Teriak nya


"Tea"


Kau memeluk tea dari belakang


"Lepaskan"


Tea mendorong mu sampai kau terjatuh


"Aduh,hiks sakit"


Kau terduduk lemas di depan gerbang sambil menangis karena di dorong dengan kencang


"Kau tidak apa-apa"


Sokjin membuat mu ke UKS


"Makasih ya aku mau ke kelas saja"


Memberikan senyuman mu kepada sokjin


"Baiklah"


Pergi ke kelas nya


"Baiklah anak-anak sekarang pelajaran olahraga"


Guru datang menyuruh semua murid untuk mengganti baju olah raga


*Semua murid mengganti baju nya dan kau masi diam karena kau masi lemas akhir nya kau memutuskan untuk ikut olahraga*


"Buat para laki² putra lapangan 10 kali buat putri 7 kali ya"


Sebelum lari guru itu menyuruh semua murid untuk melakukan pemanasan

__ADS_1


*Satu putaran kau lari dengan pincang karena kaki mu jatuh dua putaran keringat mu mulai ngucur tiga putaran kau sudah keringat dingin putaran ke empat pandangan mu kabur² putaran ke lima kau mulai diam tapi tetap lari putaran ke enam kau terjatuh di lapangan"


"Y/n"


Tea teriak dan ingin menggendong mu ke UKS


"Y/n bangunlah"


Tapi sokjin lebih dulu menggendong mu


"Aku dimana ini"


Memegang kepala karena pusing


"Kau di UKS tadi kau pingsan"


Ucap sokjin


"Aish aku mau ke kelas"


Bangun dari UKS dan beranjak ke kelas


"Aku akan membantu mu"


Sokjin membopong mu ke kelas


"Tempat duduk ku di situ"


Mengarah tempat duduk di sebelah tea


"Seperti nya itu sudah ada yang menempati"


Karena masuk waktu istirahat kelas mu sepi


"Aku duduk di sebelah jiso saja sokjin"


Menunjukan tangan mu mengalih kan Nya ke meja yang lain


"Baiklah aku tinggal dulu ya"


Pergi ke kelas nya


"Uh, baru saja ingin tidur tapi sudah bel masuk"


Kau menidurkan pala mu di meja


"Kau sudah baik² saja"


Ucap jiso


"Itu yang duduk sama tea siapa ya"


Menunjuk wanita yang duduk di samping tea


"Itu anak baru nama nya Lisa"


Senyum menghadap mu


"Oh,bangunin aku ya kalo ada guru dan kalo pulang sekolah"


Kau memutuskan untuk tidak tidur tapi kau memerhatikan tea sedang berbicara serius dengan Lisa kau mengintip nya dari kolong meja


"Tea kau ini sangat tampan"


Lisa mengacak acak rambut tea


"Aish nanti ketampanan ku bisa hilang"


Mencubit pipi Lisa


"Seharusnya aku yang di sana"


(Batin mu)


"Y/n bangun ada guru"


Menggoyangkan badan mu


"Ya, makasih"


Kau duduk dan mengikuti pelajaran dengan baik


"Eh tunggu tunggu kenapa y/n ada dengan jiso bukan nya seharusnya dengan tea"


Guru itu menggoda tea dan y/n


"Bu lanjut kan pelajaran nya saja"


Ucap tea dengan dingin


"Ck,Bu aku izin ke toilet yah"


Kesal kepada tea


"Wah kalian lagi marahan rupa nya"


Guru itu suka sekali saat kalian bersama


"Bu seperti nya aku bisa menjawab pertanyaan dari mu"


Kau kesal dan menantang guru mu


"Oke sebelum ke toilet ibu ingin menanyakan sesuatu tapi kau harus jawab jika tidak, tidak boleh ke toilet"


Guru itu memberikan mu tantangan


"Baiklah tanyakan lah aku bisa menjawab nya"


Jawab mu dengan pede


"Apa itu sahabat"


Guru itu memberikan mu pertanyaan yang gampang untuk di jawab tapi susah di ucap kan


"Sahabat adalah orang ya-yang sel-selalu, aku membenci kata itu"


Kata² mu terbata bata dan mengebrak meja membuat guru dan teman sekelas mu kaget


"Oke ibu ada 3 pertanyaan yang satu kau tidak bisa jawab berarti yang kedua"


Guru mu menatap mu penuh arti


"Oke apa itu"


Kau semakin emosi di setiap pertanyaan


"Apa itu cinta"


Guru mu memberikan senyuman kepada mu


"Cinta aku tidak tau karena aku belum pernah merasakan nya"


Ucap mu dengan singkat


"Oke,apa itu kebencian"


Guru itu semakin memancing emosi mu


"Kalo yang itu aku bisa jawab"


Ucap mu dengan senyum simrik


"Jawab lah"


Memberikan senyuman


"Benci aku membenci semua orang dalam hidup ku termasuk kamu"


Melewati guru itu dan menonjok papan tulis dengan sangat kencang


"Ba-baiklah silahkan ke toilet"


Ucap guru itu dengan terbata bata


"Ck"


Menutup pintu kelas nya dengan kencang

__ADS_1


__ADS_2