Udah Baca Aja Napa-_

Udah Baca Aja Napa-_
10


__ADS_3

pada siang hari saat Saras sedang bersantai di balkon kamar. seorang maid membuka pintu kamar Saras dan memberikan nya makan.


Saras yg melihat nya pun langsung punya ide


"lebih baik sekarang atau tidak sama sekali"


Saras bergumam dengan senyum devil menatap maid yg tidak disadari oleh maid tersebut


"ah ya,aku ingin bertanya.dimana tuan dika?"


maid itu pun menjawab sambil menunduk


"tuan dika sedang pergi ke kantor nona"


"baiklah"


dan...


tiba2.....


bugh...


Saras memukul pelayanan itu menggunakan vas yg ada di nakas dan langsung mengambil kunci beserta pisau lalu keluar dari kamar nya dengan mengendap2


sedangkan di sisi lain


"wah,kau ingin bermain dengan ku rupanya.lihat lah sampai mana kau bisa berlari"


ternyata di kantor Dika melihat cctv yg ada di kamar Saras dan menelpon penjaga untuk membiarkan Saras lolos tanpa Saras sadari


💫💫💫💫💫


di bawah Saras perlahan-lahan mengendap dan lolos dari penjagaan di setiap ruangan

__ADS_1


"ah yg benar saja,ini sangat mudah.dasar pria psikopat bodoh"


Saras pun memanjat tembok dan berlari ke arah hutan Dengan tergesa-gesa.


"tuan,nona sudah melarikan diri ke arah hutan tuan"


"baiklah, biarkan saja dia pergi.tutup pintu gerbang utama dan lepas kan Bianca di sana"


"baik tuan"


disisi lain Saras berlari sekuat tenaga menuju ke gerbang utama melewati hutan buatan yg dibuat Dika.dengan baju compang camping dan tubuh nya yg terluka akibat terkena ranting pohon.namun sayang nya dia tersesat.


"apakah ini labirin,knp sulit sekali pergi dari sini.sudah 2 jam dan tidak ada jalan keluar"


Saras mulai putus asa akan keadaan nya


tiba-tiba......


terdengar suara auman singa dari kejauhan


"jangan pernah lari dari sini atau kau akan menjadi mangsa singa yg buas"


"astaga...mati lah aku.sepertinya singa itu mencium bau darah ku"


Saras pun panik dan memutuskan untuk memanjat pohon yg cukup tinggi yg ada di dekatnya.


10 mnt...


15 mnt...


20 mnt...


Saras tetap waspada di atas pohon menunggu harimau itu datang untuk dia tancap kan pisau yg dia bawa dari maid tadi.

__ADS_1


tiba2...


dor....


ada seseorang yg menembak bahu Saras dan dia pun tumbang ke tanah


ternyata dika datang bersama Bianca


Bianca singa kesayangan Dika


"haha,kau suka sekali bermain dengan ku saras.dan sudah cukup permainan mu.sekarang giliran ku untuk memainkan permainan"


Saras hanya bisa menangis menahan sakit di tangan nya karena ia juga terlalu lelah untuk berteriak


dika menghampiri Saras dan menarik tangan yg dia tembak tadi lalu ia paksa untuk berdiri lalu di seret


"lepaskan Dika ini sangat sakit tolong maafkan aku"


Saras memohon sambil menangis


karena capek akhirnya dika menampar Saras sampai ia pingsan dan membawanya ke kamar dengan dokter Albert yg sudah menunggu


"dika,kau harus berhati-hati.dan jangan anggap gadis ini lemah"


Dika hanya memandang Albert sebentar dan memandang Saras dengan lekat,dokter Albert hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah Dika.


"aku tau,dan aku harus membalas mereka.aku akan menghubungi nona Mia untuk membicarakan perekrutan nya"


"dika,dia sangat keras kepala dan bisa merusak misi yg ditugaskan padanya"


"aku tau,tapi aku akan melatih mental nya"


"baik lah terserah mu saja,semoga nona Mia menerima nya.dan jangan lupa.jangan pernah jatuh cinta dengan nya"

__ADS_1


dika hanya memandang nya dan memeriksa email di hp nya dan percakapan mereka hanya sampai disitu


__ADS_2