Udah Baca Aja Napa-_

Udah Baca Aja Napa-_
13


__ADS_3

hai semuaa


apa kabar? ^^


maaf ya kalau author semalam ngak up hehe^^



kini mereka semua sudah berada di depan pintu mansion untuk menyambut ayah dan ibu Dika.



Saras terlihat gugup karena Dika terus merangkul nya dan tersenyum padanya.mungkin bagi para wanita senyum nya sangat manis.tapi bagi Saras senyum nya sangat menakutkan.walaupun....dia sempat terlena oleh senyuman maut itu.



"jangan gugup, orang2 ayah ku sedang memperhatikan kita"



dika mengatakan dengan berbisik dan sedikit menggigit kuping saras.blush,pipi Saras merona untuk beberapa saat.setelah itu Saras pun membalas dengan merangkul pinggang Dika dan mencubitnya.dika hanya bisa menahan sakit dan makin tersenyum lebar.selama beberapa saat mereka selalu tersenyum tanpa ada henti.padahal mereka saling mencubit dan Dika bahkan mengecup leher Saras sampai meninggalkan tanda di leher nya.



"tuan,anak anda sangat mesra tuan.tuan Dika bahkan selalu tersenyum ke arah nyonya dan bahkan mengecup nyonya tuan"



"baikklah,kerja bagus.tetaplah di sana dan awasi mereka"



"baik tuan"



ayah Dika terlihat senyum2 sendiri melihat tingkah konyol anaknya


__ADS_1


"dasar payah,aku adalah dirimu.tipuan mu tidak akan berpengaruh padaku.hanya 1 yg tidak kau tiru.kepintaranku"



ayah Dika senyum2 sepanjang karena mengingat tingkah nya dulu saat masih baru menikahi istri nya.



"sayang,tadi nanrod bilang apa? knp senyum2 begitu?"



ibu Dika bertanya dengan sedikit bingung melihat tingkah suaminya ini



"tidak ada sayang, hanya katanya Dika dan Saras sangat akur di sana"



ayah Dika mengatakan dengan tatapan penuh cinta yg tak pernah ia lewatkan untuk istrinya



"selamat datang ayah,ibu"


dika dan Saras menyambut mereka dengan baik. dan Dika pun selalu merangkul pinggang Saras.tanpa Saras sadari,bekas kecupan Dika meninggal kan bekas kemerahan.


ibu dan ayah Dika hanya senyum2 saja melihat tingkah mereka.mereka pun masuk dan makan di ruang makan.


"ah ya, apakah ada kabar baik untuk ibu?"


ibu Dika memulai percakapan di suasana yg sedikit canggung itu sambil melihat penuh selidik untuk anak dan menantunya tersebut


Saras dan Dika yg tau kemana arah pembicaraan ibu pun berhenti makan dan saling melihat 1 sama lain


"yg benar saja bu,anak mu ini seorang psikopat,aku ngak mau..."


"yg benar saja bu,ibunya dan dia sama saja.perempuan penggoda.aku ngak akan mau"

__ADS_1


mereka berdua seakan tau apa yg ada di pikiran pasangan mereka dan saling memberi tatapan menusuk yg seketika membuat ibu Dika Bingung dan ayah Saras hanya menahan tawanya saja


"dasar anak yg payah,kau harus belajar dulu dari ahlinya.yaitu aku,ayahmu hahahah"


begitulah gumaman dari ayah Dika


ibu Dika yg melihat mereka semakin tak terkontrol sedikit mempunyai ide yg jahat


"ah ya Saras,apa itu yg ada di leher mu? apakah kalian melakukan nya tadi?"


seketika Saras mengambil handphone nya dan melihat dari kamera hp nya.betapa terkejut nya dia saat melihat tanda itu.seakan bisa memanfaatkan dika pun langsung mengambil inisiatif


"ah iya Bu, seperti yg ibu liat.kami sedang berusaha untuk memberi ibu dan ayah cucu, benar kan sayang"


dika mengatakan sambil merangkul pinggang Saras


"iya sayang"


Saras pun tak kalah mesranya dengan memegang lengan Dika


"ah yg benar saja,kau lebih licik dari ayah mu ini tenyata hahahah"


saking terbawa nya ayah Dika sampai ketawa terbahak2,tau dia menjadi tontonan istri anak dan menantunya ia pun salting dan melanjutkan makan nya saja.begitupun dengan dika,saras,dan istri tercinta nya


begitulah mereka melewati makan bersama ini yg sedikit canggung dan Banyak kelakuan konyol dari anak dan ayah itu.


hari ini sampai sini dulu yak^^


makasih udah mau mampir><


jangan lupa tinggalkan jejak ya


like^^


komen^^


dan vote^^


sarangheo 🥰

__ADS_1


__ADS_2