
setelah sampai ayah Saras langsung pergi kedalam kamarnya dan Langsung menatap sinis kepada pengawal dan pelayan dirumah
"karena kalian tidak bisa menjaga anak ku dengan baik,maka kalian saya skors seminggu dan gaji kalian saya potong"
suara menggelegar terdengar di sekeliling rumah,suasana semakin tegang sampai ayah Saras berkata lagi
"kalian mau ku tembaki satu persatu atau pergi dari ruagan ini sekarang!!!"
tanpa menjawab mereka pergi dengan saling menyalahkan satu sama lain
kemudian dia berbicaralah kepada dokter dan sekaligus sahabat nya ini
"begini,sebaiknya Saras kalian perlakuan dengan baik,jangan membuatnya emosi,sedih,ataupun marah2 ngak jelas.sekarang dia benar2 lemah dan harus dijaga intensif"
kata2 sahabat nya itu kemudian masuk ke dalam hatinya
dan dia memahami kalau dia salah karena harus kasar dengan Saras
kemudian dokter berkata
"dan...aku rasa kau perlu berbicara soal Diana,dia berhak tau sia.."
namun sebelum dia berkata selebihnya dia sudah ditarik keluar oleh ayah saras dah dia menyuruh dokter itu untuk menutup mulutnya
__ADS_1
"putri ku sudah menderita selama bertahun-tahun,dan sekarang adalah waktu nya dia bahagia menikah dan melupakan wanita murahan itu"
dokter itu tak bisa berkata apa2 lagi,dia langsung meminta ijin pulang dan memberikan resep obat kepada Saras dan langsung pergi menjauh dari rumah Saras
namun anehnya, setelah Saras bangun dia menjadi seperti mayat hidup yg selalu berdiam diri dikamar tanpa berbicara,dan dia tidak melawan saat ayahnya memberitahu Masalah pernikahan nya.
"Saras,ayah tau kamu marah sama ayah,tapi ayah hanya mau yg terbaik buat Saras.dan 3 hari lagi kalian akan menikah.ayah harap kalian menjadi keluarga yg sempurna"
"baiklah ayah,ayah atur saja semuanya"
sontak ayahnya kaget melihat putrinya ini
namun dia tidak bisa bertanya dan lebih memilih diam saja
hari dimana Saras akan menikah dengan dika
dia pun bangun lebih pagi dan sudah bersiap memakai gaun pengantin berwarna biru langit dan dirias oleh make up artis profesional
setelah selesai mereka langsung pergi ke gereja tempat mereka melangsungkan pernikahan
hanya ada pihak keluarga saja disana,dan saat Saras datang kesana Saras terkejut saat mengetahui bahwa orang yg kemarin dia tolong bersama Riko ternyata adalah calon suaminya,dia menatap Saras dengan lekat dengan wajah dingin nya.sedangkan Saras hanya menundukkan kepala nya saja
"perasaan ku mulai tidak baik dengan pria ini"
__ADS_1
Saras bergumam didalam hatinya
sedangkan dika yg melihat Saras Langsung terpana dengan Saras yg cantik
dia hanya tersenyum sekilas lalu kembali memakai wajah dingin
satu setengah jam berlangsung nya pernikahan itu, setelah selesai mereka saling berpelukan.
"wah akhirnya kita bisa menjadi besan ya pak, buk"
"ah benar pak,saya jadi ngak sabar nimang cucu"
kedua keluarga itu berbagia di sana
sedangkan kedua pengantin ini masih dingin terhadap 1 sama lain
setelah lama mereka diam Dika membuka percakapan tanpa melihat ke arah saras
"kita menikah hanya di atas kertas,jangan pernah kamu bermimpi lebih"
kata2 yg sebentar saja itu membuat Saras terluka.dia tidak menyangka akan seperti ini.
setelah itu mereka pergi ke hotel tempat mereka menginap sehari untuk melepas lelah masing2
__ADS_1
sepanjang jalan menuju hotel tak ada percakapan dari mereka,hanya ada kebisuan di dalam nya