Udah Baca Aja Napa-_

Udah Baca Aja Napa-_
.


__ADS_3

bulan pun kini telah berganti menjadi matahari, matahari yg malu-malu menyapa semesta pagi ini.dia lebih memilih bersembunyi di balik awan tebal


seperti Saras sekarang,waktu sudah menunjukan pukul 7 pagi namun ia masih enggan menyapa dunia dan memilih bersembunyi di balik selimut tebal nya,hingga ketukan pintu memaksa nya untuk bangun dan Melihat


begitu pintu dengan nuansa Woody itu terbuka, terlihat lah sosok Dika yg sudah siap mengenakan pakaian santai nya yg menambah kadar ketampanan nya


"kau belum siap?"


Dika menatap sebal ke arah saras, sedangkan yg di tatap hanya menatap kagum pada ciptaan tuhan yg begitu manis nya, hingga jentikan jari Dika membuyarkan nya dari lamunannya


"ah ya maaf aku ketiduran,aku akan segera bersiap"


Dika hanya mengangguk dan Pergi,lalu Saras pun menutup pintu dan bergegas ke kamar mandi untuk menyelesaikan ritual mandinya


(╥﹏╥)(╥﹏╥)(╥﹏╥)


Kini Dika Saras dan Mia telah ada di mall terbesar di kota tersebut,mereka kemari untuk membeli kebutuhan rumah dan diri Meraka selama mereka di kota x.


setelah puas berbelanja mereka pun bersiap untuk berkunjung ke salah satu restoran seafood di mall itu,namun Meraka datang tidak untuk menikmati makanan tersebut.melainkan menemui seseorang yg merupakan kenalan Dika


"kau bercanda,kita sudah menunggu di sini setengah jam tanpa memesan apapun,lihatlah tatapan sinis pelayanan resto ini"


Saras berbisik ke arah Dika dengan emosi yg menggebu-gebu karena rasa malunya

__ADS_1


"tunggu lah sebentar lagi,aku sangat butuh barang yg di bawa oleh pria ini"


Saras pun bingung dengan Dika


"barang?"


namun kebingungan nya tidak bertahan lama sampai seorang pria berjalan dan berhenti tepat di depan Mia,ia terlihat membawa cake ultah beserta kado yg terlihat sangat besar dan berat lalu meletakkan nya di meja dan kemudian pergi tanpa berkata sepatah kata pun


Saras mendelik menatap kepergian pria itu yg menggunakan topi dan masker yg membuat wajahnya tertutup, sedangkan Mia hanya diam karena dia tau apa yg di bawa oleh pria itu


"sudah,ayo pulang"


Saras pun mengangguk dan mengikuti Dika dan Mia yg berjalan lebih awal


sesampainya di rumah,Saras langsung berlari ke dapur dan mengambil pisau untuk memotong cake yg di bawa oleh Dika


namun saat kembali ia terkejut saat melihat Dika mengeluarkan 3 buah pistol dan peluru dari dalam cake yg sudah hancur tidak beraturan itu


"pistol? di dalam kue???"


Dika dan Mia pun sontak melihat ke Saras


"yaa,dia anak buah ku.aku tidak membawa perlengkapan saat ke mari"

__ADS_1


Saras menganguk dengan pasrah dan meletakan pisau itu Kembali lalu bergabung bersama Dika dan mia


"ambillah ini"


Dika menyerahkan 2 buah pistol dengan 1 set peluru nya ke tangan Saras


"ini untuk berjaga-jaga kalau ada bahaya,selalu bawa pistol ini kemanapun kau pergi dan dengan siapapun"


Saras hanya menggangguk dan menyimpan pistol itu di sofa


"sekarang sudah memasuki jam makan siang, bagaimana kalau kita memesan pizza sekarang?"


Mia pun tersenyum


"ah ide yg bagus,aku juga sudah lapar.setelah makan ayo kita SAMA-SAMA membersihkan beberapa bagian rumah ini"


mia menekan kata sama-sama dan melihat ke Dika


sedangkan yg di tatap menghela nafas nya dengan kasar


Saras pun segera mengambil handphone nya dan memesan pizza untuk mereka makan


setelah makan,mereka pun membersihkan beberapa bagian rumah itu bersama-sama hingga malam pun kembali menyapa mereka

__ADS_1


seperti biasa, mereka menyantap pizza dan cola dingin


__ADS_2