Udah Baca Aja Napa-_

Udah Baca Aja Napa-_
-


__ADS_3

sementara di kamar orang tua Dika


"sayang,kita harus memberitahu Saras mengenai Laura"


ayah Dika lalu memeluk istrinya itu saat tau ia mulai meneteskan air mata


"baikklah,tapi ada waktunya dan waktu itu bukan sekarang.kau tau aku sangat tidak ingin membicarakan anak itu"


ibu Saras hanya diam sambil mengangguk.


πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰


di dalam ruang bawah tanah dika, Saras dan Mia sedang mengobrol mengenai rencana mereka untuk menangkap Pabelo


"Mia, mungkin kita akan menunggu selama 1 Minggu lagi untuk menjalankan misi ini,aku tidak mungkin meninggalkan mereka"


Dika memulai pembicaraan,Mia dan saras menganguk setuju dengan Dika


"tapi, bagaimana dengan ayahmu dika.dia adalah seekor rubah yg di ubah ke bentuk manusia oleh tuhan"


Dika hanya tersenyum sinis


"aku tau,aku sudah mengamankannya.sekarang istirahat lah.aku dan saras akan pergi,kita tidak akan bertemu selama seminggu.stok makanan sudah full dan kita akan bertemu Minggu depan agar mengurangi kecurigaan rubah itu"


Mia dan Dika tersenyum,mereka pun pergi


πŸ—ΏπŸ—ΏπŸ—ΏπŸ—Ώ


dikamar Dika,Saras dan Dika merasa canggung karena harus tidur sekamar.saras tidak ingin tidur sekasur dengan Dika.


"kau tidurlah di kasur dan aku akan tidur di sofa"

__ADS_1


Saras hanya mengangguk dan tersenyum tipis lalu membantin


"ternyata tidak seburuk yg ku kira"


πŸ—ΏπŸ—ΏπŸ—Ώ


keesokan harinya Saras dan Dika terbangun bersamaan dan kembali merasa canggung dengan keadaan ini.untuk pertama kalinya mereka tidur didalam 1 kamar setelah menikah


"kau mandilah terlebih dahulu"


Dika membuka percakapan dan Saras mengangguk.saras terpesona dengan tubuh sixpack dika


"aku tau aku goodlooking Saras,kau bisa melihat ku sepuas nya nanti"


pipi Saras memerah karena ketahuan Melihat Dika dengan intens


"ck kau terlalu PD"


namun sebelum sampai....


bruk....


Saras tersungkur tepat di depan kamar mandi,Dika yg melihat nya reflek menolong Saras dan tidak sengaja menyenggol gunung keramat milik Saras


Saras pun langsung mendorong Dika dan bangun lalu berjalan ke kamar mandi


"dasar mesum"


deg....


Dika hanya menatap pintu kamar mandi yg sudah tertutup itu dengan rasa bersalah

__ADS_1


🦒🦒🦒


dimeja makan...


pagi ini meja makan memiliki aura yg tidak enak karena Saras dan Dika saling melempar pandangan sinis


Saras masih tidak terima dengan kejadian tadi pagi,dan Dika tidak terima di katain mesum oleh Saras


aura itu pun dirasakan oleh kedua orang tua dika


"makan lah dengan damai"


suara bariton ayah yg singkat tersebut langsung memutus kontak mata antara Saras dan Dika


begitulah keseharian mereka,rencana awal mereka ingin mesra di depan orang tua dika namun selalu gagal


SEMINGGU KEMUDIAN....


kini Dika dan Saras sudah berasa di depan mansion untuk mengantar ayah dan ibu Dika untuk pulang.


ibu Dika memeluk dan mencium menantunya tersebut


"ibu pulang dulu ya,kalau Dika Jahat bilang saja pada ibu.dan cepat lah berikan ibu dan ayah cucu"


Dika dan Saras hanya tersenyum canggung mendengar nasehat ibu nya tersebut


lalu kemudian Dika mendekat dan merangkul istrinya tersebut


"ah baiklahlah bu aku dan Saras akan berusaha semaksimal mungkin,iya kan sayang"


Saras yg tidak mau kalah langsung merangkul Dika sambil tersenyum manis

__ADS_1


"iya sayang,kita akan berusaha"


__ADS_2