Udah Baca Aja Napa-_

Udah Baca Aja Napa-_
09


__ADS_3

setelah Dika pergi,ada maid berpakaian hitam putih yg datang dan menuntun Saras menaiki tangga ke kamar nya


Saras hanya mengikuti dan tidak mau berbicara dengan maid yg juga terlihat sedikit takut padanya


"ayolah Saras mana keberanian mu untuk melawan nyaaaa"


Saras bergumam dengan memendam amarah nya terhadap dika dan ayah nya yg membuangnya.


"nona,anda telah sampai di kamar anda"


suara maid mengagetkan Saras dari lamunannya


"ah baik,terima kasih"


Saras membalas dengan tersenyum dan aneh nya maid itu terlihat kaget lalu pergi begitu saja


ceklek...


saras membuka kamar nya dan melihat aksen yg lumayan mewah dan mendominasi warna hitam putih.


Saras pun menutup pintu dan menata pakaian di lemari dan membersihkan dirinya lalu tertidur


πŸ’«πŸ’«πŸ’«πŸ’«πŸ’«πŸ’«

__ADS_1


tuk tuk tuk tuk


Saras tersentak dari tidur nya dan mendengar ada langkah kaki yg mendekat ke pintu kamar nya


namun sosok itu tidak masuk dan pergi begitu saja


Saras pun membuka mata dan melihat ke arah jam dimana sudah menunjukkan pukul 23.50


"ah yg benar saja,aku tertidur atau pingsan.aku melewatkan makan malam.tapi siapa orang yg tadi ya"


Saras bergumam dan memutuskan untuk keluar dari kamar dengan perlahan-lahan.dia tidak menemukan seorang pun dan mulai berjalan mengendap-endap ke lantai bawah


tiba2 dia melihat Dika masuk ke rumah dengan seorang pria yg terlihat lebih tua darinya dan masuk ke ruang rahasia yg tak sengaja dilihat Saras.


saat dia masuk dia melihat itu seperti sebuah lorong dengan 1 pintu di ujung nya yg bersih,indah dan sangat terawat.


Saras yg penasaran pun mendekat ke pintu itu dan mendengar ada suara pria yg berteriak dan meminta ampun


"tu..tuan...maaf kan sa..sayaa"


suara itu terdengar lirik dan diakhiri tembakan pistol dengan pintu yg terbuka secara tiba2


saras yg belum siap pun terjatuh ke dalam yg ada genangan darah tepat didepan mayat seorang pria

__ADS_1


Saras yg melihat nya pun shock lalu langsung berteriak dan pingsan


πŸ’«πŸ’«πŸ’«πŸ’«πŸ’«


keesokan nya Saras terbangun dan melihat dia sudah dikamar dan bajunya juga sudah diganti dan makanan yg ada di samping nakas nya.


ia masih shock dengan apa yg dia lihat semalam


namun karena lapar dia langsung memakan makanan nya dah meminum air yg ada di nakas nya


tanpa ia sadari ada seseorang yg sedari tadi duduk di meja rias nya dan menatap nya tajam


dika kemudian berdehem,Saras yg kaget pun mencari asal suara itu.dan ia lebih kaget lagi saat melihat Dika yg sudah di samping nya dengan wajah memerah menahan amarahnya


Saras hanya diam membeku seperti tak ada tenaga untuk sekedar berteriak saja.


"lupakan apa yg kau liat semalam, dan sudah ku peringatan kan untuk tidak keluar dari kamar mu pada malam hari.tapi kau melanggar nya.aku akan mengurung mu di kamar ini selama semingguan"


Saras yg mendengar nya mulai ada keberanian untuk bicara


"ngak..aku ngak mau.kamu pria psikopat yg hanya mau memanfaatkan ku saja"


"kalau kau patuh dan membantu ku,aku akan membebaskan mu dan membantu mu menuntaskan keinginan mu.kalau tidak maka kau yg akan mati"

__ADS_1


setelah mengatakan itu dika keluar dari kamar dan mengunci pintu dari luar dengan Saras yg masih tidak mengerti ada apa dengan rumah ini


__ADS_2