Udah Baca Aja Napa-_

Udah Baca Aja Napa-_
14


__ADS_3

kini,Dika sedang kesakitan berada di kamar nya dengan Saras yg sudah panik.saras panik karena ayah dan ibunya akan tinggal di sana selama seminggu, sedangkan Dika memoleskan obat di pinggang nya.


(flashback)


saat di meja makan


"Dika,Saras, setelah makan ini kita berkumpul di ruang keluarga ya.ayah sudah lama tidak menikmati kebersamaan ini setelah adik mu....."


ayah menjeda ucapan nya dan kembali melanjutkan nya


"yah intinya berkumpulah di ruang keluarga setelah ini"


"baik ayah"


Saras dan Dika menjawab kompak


"hmm,ada yg aneh dan aku harus menyelidiki ini,kmn ya adik Dika"


Saras membatin


lamunan Saras terhenti ketika mendapat teguran dari ibu


"Saras jangan melamun saat makan, selesaikan makanmu "


"baik ibu"


Meraka pun menyelesaikan makan malam dan pergi ke ruang tengah.sebelum pergi Saras menyuruh seorang maid untuk membuatkan teh hijau untuk mereka ber 4


"baikklah,ayah ingin bilang kalau ayah dan ibu akan menginap di sini selama 1 Minggu untuk sekedar Menemani kalian


"tidakkk"


Saras dan Dika menjawab bersamaan yg membuat ayah dan ibu Saras sedikit merasa aneh


"hmm,aku harus memasukkan penyusup ke dalam rumah ini"


ayah Dika membatin

__ADS_1


"apa kalian mengusir ibu dan ayah?"


ibu angkat bicara karena melihat ayah hanya diam saja


"bukan begitu bu, maksudnya knp tidak.ibu bahkan harus tinggal di sini lebih lama lagi"


Dika langsung menjawab cepat dan dianggukin oleh Saras


"baikklah nak,ibu akan berusaha untuk menginap lebih lama lagi"


seketika wajah Dika dan Saras berubah drastis


"ah Mati aku"


"baikklah nak, sekarang istirahat lah dan ibu juga ayah akan ke kamar atas"


"eh tapi Bu kamar atas masih belum di bersihkan"


Dika terlihat heran dengan mereka


ayah menjawab dengan senyum simrik khas nya yg membuat orang yg melihat nya merinding


"dasar ayah, sangat licik"


Dika geleng2 kepala melihat ayah nya itu


"baiklah,ayah,ibu,aku dan Saras pamit ke kamar dulu"


"baiklah nak,ibu dan ayah mu juga akan pergi ke kamar"


(flashback off)


dan disini lah mereka sekarang, dengan Dika yg terus mengomel tiada henti


"apa kau seorang monster sampai pinggang ku membiru seperti ini"


Saras hanya menunduk karena dia tau dia salah

__ADS_1


namun, sejurus kemudian...


"dan kau sangat menyebalkan karena meninggalkan bekas kecupan di leherku dan nyaris membuat ku gila"


dika memandang nya dengan dingin, sedangkan saras wajahnya memerah malu karena ketahuan tergoda oleh Dika tadi


"aduh mati aku" Saras membatin


"kalo tidak karena kecupan itu,ibu akan terus bertanya soal cucunya yg ia harapkan segera hadir,dan kau tau,kal..."


"tidak,dan aku tidak mau tau"


Saras langsung memotong pembicaraan Dika yg membuat Dika semakin emosi dengan nya


"aku belum selesai berbicara bodoh.aku bilang,aku tidak bisa mengabaikan permintaan ibuku,jadi persiapkan dirimu setelah misi ini berhasil"


Saras tersenyum simrik ke arah dika


"apa kau lupa sayang, setelah misi selesai kita akan bercerai dan menjalankan kehidupan baru dan identitas baru"


"sial,aku lupa"


Dika membatin dengan raut wajah memerah karena malu


"sudah lah,bukan saat nya berdebat.kita harus mencari cara agar bisa mengatur segalanya saat ibu dan ayah di sini"


Dika mengangguk


"pertama2 kemasi Barang mu dan pindahkan ke kamar ku, karena tidak ada suami tidur terpisah dengan istri nya"


"baikklah"


Saras hanya mengangguk dan segera pergi dari kamar itu dan turun ke bawah, karena ia tidak mau melihat Dika mengganti baju


"menyebalkan,apa guna nya kamar mandi"


Saras menggerutu sepanjang jalan menuju ke bawah

__ADS_1


__ADS_2