Ustadz Bad Boy

Ustadz Bad Boy
4.Mencoba Melupakan


__ADS_3

Karena Hari ini hari senin, Anissa yang sudah selsai memasak, langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya . Setelah selsai Anissa langsung mengganti pakaiannya dan berangkat ke sekolah bersama Syifa dangan berjalan kaki karena jarak sekolah dari pondok tidak terlalu jauh.


Sedang di kediaman Alvaro.


Alvaro bangun ini udah siang cepet siap - siap nanti kamu telat ! teriak Mamanya Alvaro.


Alvaro yang mendengar teriakan Mamanya langsung terbangun,Alvaro langsung masuk ke kamar mandi tanpa menjawab teriakan Mamanya.


Kerena tidak mendapat jawaban akhirnya fitri Mamanya Alvaro masuk ke dalam kamar anaknya tersebut.


Mama Alvaro yang melihat betapa berantakan nya kamar Alvaro di buat melongo sekaligus sedih, kerena tidak biasanya Alvaro berbuat seperti itu, walaupun Alvaro anak berandalan tapi dia bisa terbilang anak yang rapi dan bersih.


Pasti ada tekanan yang Alvaro rasakan hingga membuat dirinya seperti ini, kamar yang sangat berantakan dan banyak pecahan kaca berserakan di lantai.


Fitri menjadi teringat akan masalalu dimana Papanya Alvaro berselingkuh dengan teman dekat dirinya sendiri , Alvaro yang melihat itu sangat marah dan ingin sekali kenghajar keduanya sampai sekarat, tapi dia tahan karena Mamanya yang melarang akhirnya Alvaro yang frustasi memilih meluapkan amarahnya dengan mengacak - acak dan menghancurkan semua benda di kamarnya.


Flashback


Alvaro sedang makan sendirian di restoran tak sengaja melihat Papanya sedang mkanan bersama teman mamanya sendiri dengan sangat mesra bahkan mereka terlihat saling menyapi.


Alvaro yang melihat hal itu sangat marah dan langsung menghampiri Papanya .


Papa? ucap Alvaro. Radit Papanya Alvaro begitu terkejut saat melihat anaknya. Alvaro sengan apa kamu di sini? Harusnya aku yang nanya sedang apa Papa di sini dengan wanita ini? teriak Alvaro marah.


Dia adalah pacar Papa jadi kamu harus hormat sama dia ! ucap Radit.


Pacar ? Hahaha..... pacar ya, ouh jadi selama ini Papa selingkuh dari mama dengan wanita murahan ini, jaga omongan kamu bentak Radit pada Alvaro, Alvaro hanya tersenyum sinis.


Dan untuk tante kenapa tente mau berpacaran dengan Papa saya ?padahal tante adalah teman baik Mama saya?


Isti Selingkuhan Radit sekaligus teman dekat Fitri dia hanya diam tidak berkata apa -apa saat dirinya tertangkap basah berselingkuh dengan suami dari Sahabat nya sendiri.


Dasar tante -tante girang, munafik, murahan dasar wanita iblis, wanita ******, Maki Alvaro! Radit yang tidak teriman kekasihnya di hina serta di permalukan di depan umum langsung menampar Alvaro dengan sangat keras.


Plakkkk.. ..... cukup Alvaro! teriak Radit.


Lihat sekarang apa tante puas melihat seorang Ayah tega menampar anaknya hanya demi seorang ****** seperti anda.


Setelah mengatakan itu Alvaro langsung pergi dari restoran tersebut.


Flashback end


Mama Alvaro sengaja tidak menanyakan masalah apa yang anaknya alami, dia tahu betul anaknya akan bercerira dengan sendirinya bila merasa benar-benar tertekan.

__ADS_1


Mama Alvaro pun langsung pergi dari kamar anaknya.


Alvaro yang sudah selesai mandi langsung bersiap -siap untuk pergi ke sekolah .


Setelah selsai dia langsung turun dan ikut sarapan di meja makan dengan Mamanya, hanya ada Mamanya di meja makan karena Mama dan Papa nya sudah lama bercerai, setelah perselingkuhan Papanya terbongkar.


Setelah selsai sarapan, Alvaro pun langsung pamit kepada Mamanya dan langsung mengendarai motornya membelah jalanan menuju sekolah.


Sesampainya di sekolah Alvaro tak sengaja melihat Anisaa yang keluar dari perpustakaan untuk menuju kelasnya. Terlihat beberapa teman Anissa menghampirinya dengan sahabatnya Syifa.


"Anissa, Syifa gue kangen banget sama kalian berdua ucap Syelin dan Final secara bersamaan. Ah lebay banget kalian berdua padahal cuman enggak ke temu 1 hari doang ,ujar Syifa. Anissa hanya tersenyum melihat kelakuan ketiga sahabatnya.


Syifa, Syelin , dan Fina adalah sahabat dekat Anissa !Anissa sudah menganggap meraka seperti keluarga sendiri, karena hanya meraka bertiga yang mau berteman dengannya krena dia hanya orang miskin.


Tetapi berbeda dengan Syifa, Syelin fan Fina mereka menerima Anissa apa adanya, walupun meraka terlahir dari keluarga yang kaya raya tapi tidak membuat meraka sombong, membuat Anissa sangat bersyukur bisa mengenal dan bersahabat dengan meraka.


Setelah selesai berkangen -kangenan meraka langsung masuk ke kelas.


Bel telah berbunyi pertanda pelajaran baru akan segera di mulai, hari ini adalah pelajaran fisika, tak ada satupun pelajaran yang tak Anissa kuasai, sehingga membuatnya menjadi kesayangan semua guru dan meraih gelar siswa terbaik setiap tahunnya.


Sedangkan di kelas Alvaro !


"Alvaro maju ke depan, kerjain persoalan ini. Perintah Pak Tono.


dalam pelajaran.


Bel istirahat pun berbunyi semua siswa dan siswi berhamburan keluar dari kelas menuju kantin begitu juga dengan Anissa dan sahabatnya.


Saat sedang berjalan menuju kantin Anissa tak sengaja menabrak Alvaro karen terlalu Fokus membaca buku.


Brukkk....


Anissa hampir terjatuh tapi langsung di bantu oleh teman - temanya. Lo gapapa Nis, lain kali kali jalan liat jalan jangan baca buku mulu ucap sahabat Anissa memberitahu Anissa. Iyaa jawabanya.


Eh kak maaf ya aku enggak sengaja, ucap Anissa sambil mengulurkan tangannya untuk membantu orang yang tak sengaja dia tabrak.


Saat Alvaro ingin menerima uluran tangan gadis itu dia tak sengaja melihat wajah gadis yang tak sengaja menabranya, betapa terkejut nya dirinya saat mengatahui yang menabrak dirinya ternyata adalah Anissa, Anissa pun tak kalah kagetnya dengan Alvaro, Anissa tidak mengetahui ternyata orang yang dia tabrak Adalah Alvaro.


Sebisa mungkin Anisa menyembunyikan taut kesedihan di mukanya, Kak kakak gapapa tanya Anissa masih mengulurkan tangannya, Alvaro pun menerima uluran tangan Anissa, gue gapapa. jawabnya .


Setelah itu Alvaro langsung pergi begitu saja dari kantin.


Anissa mencoba untuk melupakan semuanya dan menerimanya dengan ikhlas.

__ADS_1


Anissa dan sahabatnya pun langsung berjalan kembali menuju kantin.


Meraka berempat pun langsung memesan makanan meraka, sambil menunggu makanan datang meraka mengobrol dan sesekali tertawa entah apa yang mereka bicarakan.


Ketika meraka tengah Asyik mengobrol tiba - tiba Arga dan Petir datang menghampiri meja meraka .


Boleh gabung tanya Arga dan Petir?


Boleh banget jawab Syelin yang sangat mengidolakan peria tampan .


Arga duduk di depan Syelin sedangkan Petir duduk di depan Syifa.


"Anjirr ada peria tampan di meja kita" , ujar Syelin


yang langsung di toyor oleh Fina.


sakita tau Fin, kapan lagi coba bisa makan sama cowok ganteng idaman para kaum hawa ujar Syelin.


Fina dan Syifa hanya menggelengkan kepala melihat tinggal Syelin sedangkan Anissa hanya tersenyum.


Arga yang duduk di depan Syelin tak henti -hentinya memandangai wajah Anissa begitupun dengan Petir yang terus memandang wajah Syifa.


Anissa dan Syifa yang tidak merasa sedang di perhatikan tersu saja pokus mengobrol sampai pesanan meraka pun sampai.


Meraka yang tadinya asyik mengobrol terlihat sedang fokus dengan makanannya .


Bel masuk pun berbunyi semua sisawa dan siswin langsung mesuk ke kelas masing - masing begitupun dengan Anissa dan sahabatnya.


Berbeda dengan Alvaro dan teman-temannya yang sedang bersiap - siap untuk bolos.


Pelajaran pun berjalan seperti biasa sampai Bel pertanda pulang berbunyi.


Siswa dan sisiwi berehamburan keluar dari dalam kelas untuk pulang.


Anissa dan teman-temannya berjalan menuju parkiran tempat di mana Syelin dan Fina menunggu jemputan. Gengs itu ****** gue udah nyampe gue balik duluan ya, ujar Syelin dan Fina.


Iya hati -hati di jalan , ucap Anissa dan Syifa.


Dam meraka berdua pun pulang berjalan kaki menuju Pesantren.


Bersambung ***********


Hai gengs

__ADS_1


penasaran enggak sama cerita Alvaro dan Anissa ? ikutin terus ya ceritanya dan juga di mohon untuk LIKE, KOMEN dan VOTE nya biar author nya semangat buat up nya.


__ADS_2