
Tidak terasa sudah 2 minggu berlalu setelah pembicaraan Anissa dengan Alvaro di taman.
Hari ini adalah hari senin dimana akan di adakan nya ujian nasional , ujian yang sangat menegangkan bagi semua siswa dan siswi , dimana nilai meraka akan di pertaruhkan mau nilai ujian ataupun nilai harian dan kedisiplinan
yang mana akan menentukan mereka lulus atau tidak.
Di perpustakaan.
Jauh -jauh deh sana,Ken ... belajar sendiri -sendiri aja deh daritadi malah gangguin mulu! kesal Fina
saat Ken selalu mengganggu sesi belajarnya.
Pingin nge-game mulu kalau belajar sendiri Fin, kalau belajar sama lo kan bisa fokus gue nya loh. Fokus apaan malah lo asyik liat muka gue coba. Lo dari tadi tau galau gue liatin muka lo ? iya emang kenapa ? ouh gue tau kenapa lo liatin muka gue terus Ken, lo suka kan sama gue ? tebak Fina.
Eng- enggak siapa yang suka sama cewek sinting kayak lo, tolak Ken dengan sedikit gerogi karena ketahuan terus memandangi wajah Fina dari tadi.
Lah enggak usah boong lo gue juga tau gue cantik ? ucap Fina dengan pedenya. Ken langsung menoyor kepala Fina dengan buku.
Brukk... awww Sakit Ken ! teriak Fina
Ah Ken lo enggak asyik becandanya kesal Fina . Gue cuman mau ngebantu lo ngembaliin kesadaran lo supaya tingkat kepedean lo engak melebihi batas ! Ujar Ken tanpa dosa. Fina yang tidak terimana langsung memukul lengan Ken dengan kuat sehingga terjadi lah ketibutan .
Anissa Syifa dan Syelin yang melihat kelakuan Fina dan Ken hanya menggelengkan kepala masalah nya keributan seperti ini sudah biasa terjadi setiap hari, yang bikin aneh di sini Ken selalu mengganggu Fina dan jarang bergabung dengan teman -temannya padahal Fina sudah terang -terangan mengibarkan bendera permusuhan dengan Ken tapi entah kenapa Ken selalu mendekati Fina.
Ken lo bisa diem enggak sih gue mau belajar kesal Fina. Bagaimana Fina tidak kesal sedangkan dari tadi Ken terus saja mengganggu nya padahal sebentar lagi bel berbunyi pertanda ulangan akan segera di mulai.
"He he, lagian lo serius banget belajarnya kan gue jadi ngantuk kalau diem aja begini. Jadi daripada guenya ketiduran mending gue cari hiburan kan !"
Santai sekali Ken mengatakan itu.
"Namanya belajar ja harus diem doang Ken! masak lo suruh gue sambil lompat lompat sama merayap di dinding".Fina sungguh geregetan dengan Ken, ingin rasanya dirinya karungin terus buang di kali saking menggemaskan nya si Ken .
Ya tapi gue enggak bisa kalau terlalu tenang begini , Fin ! rengek Ken , sebelum matanya berbinar menatap Fina.
__ADS_1
Tukkkk
Sebenarnya Fina sedari tadi sudah mencoba sabar dan tak mengetok kepala Ken tapi rasanya sangat sulit mengendalikan emosi , jika tersangkanya modelan begini kan.
Akhirnya Fina menggetok kepala Ken dengan pulpen yang sedaritai ia pegang. Masih mending ini loh, dari ada tau -tau buku melayang .
"Ah deg -degan banget gue !
Semoga soalnya gampang -gampang ya Allah!" Syelin sedari tadi meminta kelancaran ujian, namun tak mencoba belajar terlebih dahulu.
Jawabannya selalu saja ada...
Gue enggak bisa belajar dengan panik, karena
emang mikirin ujian di depan mata.
Gue gampang lupa kalau mau ujian harus belajar dan membaca buku paket lagi.
Gue enggek bisa belajar dengan baik dan benar.
Gadis itu juga tidak sibuk seperti teman kelas nya yang menyiapkan contekan. Kata Syelin itu hanya membuang waktu, karena walaupun sudah ada contekan rumus . Meraka tetap akan colek , kode mata sana sini , agar mendapatkan jawaban yang mudah tanpa berfikir.
Tanpa tahu itu jawaban yang sebenarnya atau tidak . Tapi daripada jawabannya di kosongkan, kan lebih baik di kerjakan jadi membuat guru nya leih banyak memeriksa jawana kan.
"Ini kita enggek deketan ya, sekelas cuman ada 16 siswa , jauh dong jaraknya enggak bisa kode sana sini Fina jadi gusar.
Lah lu mah enak Syel, masih ada Anissa lah gue di pisahkan oleh jarak yang membentang , beda kelasnya say.
Fina memang tak mendapatkan kelas yang sama dengan teman -temannya. Keran nama mereka di acak oleh guru. Anissa, Alvaro Arga Syelin ,Denis meraka satu kelas. Fina, Ken , Haikal mereka berada di kelas sebalah , sedangkan Syifa, Petir dan Jeryy meraka berada di gedung sebalah.
Ya kan masih sekelas sama AA Ken loh Fin. Jadi engak galu seorang diri, Syifa dan Syelin meledek.
" Lah sekelas sama Ken emang merubah keadaan, enggak bisa di contekin.
__ADS_1
Kalu nekat nyontek ya siap siap aja dapet peringkat 5 besar terbawah bersama meraka !
Sungut Fina sebal.
Tawa Anissa, Syelin dan Syifa menjadi penutup perbincangan mereka.
Tak terasa bel masuk pun sudah berbunyi. Semua siswa dan sisiwi sudah memasuki kelas masing - masing yang sudah di acak oleh panitia anak kelas IPA akan di acan dengan kelas IPS.
Tak di sangka ternyata Anissa sekelas dengan Alvaro, bahkan meja Anissa berada di belakang Alvaro. Anissa sangat terkejut karena dia tadi tidak melihat pengumuman yang di tempel di jendela berbeda dengan teman temannya,Anissa dan Alvaro mencoba untuk bersikap biasa seolah -olah tidak pernah terjadi apa apa di antara mereka.
Syelin duduk sejajar dengan Alvaro sedangkan Denis dan Arga berada paling ujung.
Saat pengawas ujian masuk,
dan mulai membagikan soal satu persatupersatu. Meraka mulai mengerjakan soal dengan khidmat.
Sampai jam 2 berlalu , Anissa sudah berhasil mengerjakan semua soalnya, dan sudah di persilahkan ke luar, bagi mereka yang sudah selsai. Alvaro menyusul kemudian ke luar dan si susul lagi oleh Syelin.
"Lancar ya Syel? kayak gampang banget ngeliatin kamu ngerjain soalnya!" Anissa antusias bertanya pada Syelin, meraka saat ini sudah berada di kantin yang sepi. Keran yang lain memang belum ada yang keluar kecuali Alvaro.
Gampang lah Nis, jngan di buat sulit, perkara gitu doang ! Syelin malah menjadi sombong sekali nadanya.
"Ahh...akhirnya" !berlalu sudah belanggu yang sudah memperberat hidup gue , Fina berteriak kencang saat sudah keluar dari ruang ujian.
Mulut lo Fin , kayak habis di aniyaya setan aja Syifa menoyor bahu Fina cukup kencang.
Fina dan Syifa pun ke kantin dan langsung bergabung dengan Anissa dan Syelin.
Tak di rasa ujian sudah selai sekarang semua siswa dan siawi kelas 12 sudah libur tinggal menunggu kelulusan.
Bersambung ***********
Hai gengs
__ADS_1
penasaran enggak sama cerita Alvaro dan Anissa ? ikutin terus ya ceritanya dan juga di mohon untuk LIKE, KOMEN dan VOTE nya biar author nya semangat buat up nya.