
Saat ini, Yang Zhu dan kedua adik barunya sedang dalam perjalanan menuju Paviliun Awan tempat yang akan diadakan lelang.
Mereka mengetahui tempat di adakan lelang dari para pejalan kaki, dan kebetulan juga lelang itu akan di adakan hari ini.
Setelah sampai di depan paviliun awan, mereka hendak masuk tetapi di hentikan oleh penjaga,
''Berhenti!... Apakah kau memiliki kartu undangan.'' Tanya penjaga itu dengan sopan.
''Kartu undangan? aku tidak memilikinya, apakah itu perlu?.'' jawab Yang Zhu.
''Maaf tuan, yang diijinkan masuk hanya yang memiliki kartu undangan.'' balas penjaga itu.
Tiba-tiba ada sebuah suara,
''Biarkan dia masuk, dia bersama dengan kami.''ucap suara itu dan memperlihatkan kartu undangannya.
Yang Zhu dan penjaga mengalihkan pandangan ke arah suara itu. penjaga itu melihat undangan dan diapun langsung berkata,
''Maaf atas ketidak sopanan saya sebelumnya tuan dan nyonya. silahkan masuk.''
Dan mereka pun masuk.
Yang Zhu dan kedua adiknya juga mengikuti 4 orang yang tadi dia lihat di restoran. dan juga dia tau kalo mereka memperhatikannya tadi.
Makanya dia duduk membelakangi mereka. mereka tidak melihat wajahnya karena Yang Zhu memakai sebuah jubah yang dia beli dari sistem sebelum keluar hutan.
Setibanya di sebuah ruangan, yang sepertinya ruangan VIP, karena ada tulisan VIP 1 di depan pintu masuk ruangan.
''Wahh kakak ruangan ini sangat bagus.'' ucap Rei yang baru pertama kali memasuki Ruangan VIP ini, adiknya Mei sudah tertidur di pelukan Yang Zhu karena kekenyangan.
Yang Zhu membalas perkataan itu dengan senyuman dan mengelus kepala adiknya itu, lalu adiknya berlari mencari tempat duduk.
''Baiklah silakan duduk kebetulan juga ruangan ini memiliki banyak kursi.'' Ucap wanita muda dari 4 orang itu.
''Baiklah nona, sebelumnya terima kasih sudah membantuku.'' ucap Yang Zhu.
''Hmm, tidak apa-apa.'' jawab wanita itu sambil duduk di ikuti 3 orang lainnya dan Yang Zhu yang duduk di sebelah Rei.
''Nak bolehkah aku bertanya sesuatu?.'' Ucap seorang pria berumur yang mengetahui tentang api abadi dan juga dia sengaja mengambil tempat duduk tepat di sebelah Yang Zhu.
''Tentang apa itu senior?.'' balas yang Zhu.
Dia sudah mengetahui tentang identitas mereka, karena tepat di depan pintu masuk Paviliun Awan, dia menggunakan analisis sistem.
__ADS_1
Untuk wanita muda itu adalah Han Fei, Atau Tuan putri dari kekaisaran Han.
Dan untuk orang berumur itu adalah Han Qiao, Adik dari leluhur kekaisaran Han (kaisar sebelumnya) atau lebih tepatnya adik tiri dan ayah dari kaisar yang sekarang.
Untuk sisanya adalah Pengawal kerajaan yang mengawal keduanya, walaupun kekuatan Han Qiao cukup tinggi untuk orang yang ada di kekaisaran Han.
Han Qiao berada di ranah nirwana*9 dan itu kekuatan yang kuat di kekaisaran Han maupun Wei, karena jarang ada orang yang memiliki kekuatan setinggi itu di 2 kekaisaran tersebut.
Sedangkan Leluhur kekaisaran Han sendiri sepertinya,... yah kita masih belum tau.
''Soal api yang kau gunakan tadi, jika boleh tau apakah itu api abadi?.'' tanyanya.
''Hmm, itu memang api abadi senior memangnya kenapa?.'' balas Yang Zhu.
''Ehh apakah kau tidak bangga mempunyai api yang paling kuat dalam sejarah?'' tanyanya kembali karena merasa heran dengan Yang Zhu yang biasa-biasa saja ketika memiliki hal yang hebat.
''Buat apa bangga senior, walaupun aku memiliki api abadi tetap saja jika melawan orang yang lebih kuat itu tidak ada gunanya?.'' balas Yang Zhu.
Ya memang benar walaupun Yang Zhu memiliki Api Abadi, jika melawan orang yang lebih kuat jauh di atasnya, dia tetap akan kalah.
***
Beberapa saat kemudian, pelelangan segera di mulai, dan seorang pria paruh baya memasuki panggung lalu berbicara,
''Baiklah, sekarang mari kita mulai lelangnya.''
''Untuk benda pertama adalah Sebuah Pill pemulihan Tingkat bumi menengah, Harga awalnya adalah 1000 koin emas ,Dan kenaikan harganya tidak boleh kurang dari 50 koin emas.'' setelah Li tuo menucapkan itu, langsung banyak yang menawar.
''1100."
''1200.''
''1300.''
''1400.''
''1500.''
....
Pil itu terus di tawar sampai harga mencapai 5000 koin emas, yang di tawarkan oleh seorang pedagang yang ingin menyembuhkan anaknya, yang terkena serangan dari bandit yang menghadang mereka di perjalanan.
beberapa barang lelang berikutnya tidak terlalu menarik perhatian bagi Yang Zhu dan dia pun memejamkan matanya.
__ADS_1
Sampai akhirnya, Di benda lelang yang ke 8, Yang Zhu membuka matanya karena seperti merasakan sesuatu yang hebat.
''Benda selanjutnya adalah sebuah pedang yang didapatkan di sebuah reruntuhan kuno. Kami tidak Tau pedang ini berada di tingkat apa, pedang ini dimulai dengan harga 5000 Koin emas, setiap kenaikan tidak boleh kurang dari 100 koin emas.'' ucapnya lesu.
Karena sudah berapa kali pedang ini di jadikan barang lelang, tapi tidak ada yang mau membelinya. tiba-tiba,
''10.000 Koin emas.''
Yang Zhu menawarkan harga itu setelah dia bertanya pedang apa itu kepada sistem.
Pedang itu bernama Pedang Es pedang tingkat dewa yang sangat berguna untuk seseorang yang memiliki elemen Es, tapi tidak bagi Yang Zhu karena memiliki pedang Hitam.
Dan juga Teknik pedang pemusnahannya sepertinya cocok dengan menggunakan pedang Hitam sebagai medianya.
Tapi bukan itu yang membuatnya tertarik, tapi energi didalam pedang itu.
Dari penjelasan sistem, dikatakan ada energi yang sangat besar tersegel di dalam pedang itu, dan ketika Yang Zhu berhasil menyerap energi itu dia bisa meningkatkan kekuatannya bahkan sampai 1 ranah sekaligus.
'Sistem apakah kau serius, dengan energi yang ada di dalam pedang itu?.'tanya Yang Zhu dalam hati.
[Benar Tuan, sepertinya pedang itu milik seorang Kultivator kuat di jaman dulu, dan ketika dia akan mati, dia menyegel energinya didalam pedang itu.]
''10.000 koin emas, apakah ada yang akan menawar lebih tinggi?.''tanya Li tuo. dia senang karena pedang yang menurutnya adalah sampah itu bisa terjual.
Pertanyaan itu membuat banyak orang mencibir kepada Yang Zhu, karena dia menawar barang yang tidak berharga.
Tapi tidak dengan Han Qiao, dia tau pasti ada yang spesial dari benda itu, karena pemuda yang ada di sampingnya, yang tidak tertarik dengan barang lelang sebelumnya tiba-tiba angkat suara untuk menawar.
''anak muda, kenapa kau menawar pedang itu apakah ada sesuatu yang menarik dari pedang itu?.''tanya Han Qiao.
''Hmm.. tidak ada tapi bentuknya menarik, pedang itu akan aku berikan kepada kekasihku sebagai hadiah.'' balas Yang Zhu berbohong.
Karena tidak mungkin bukan dia mengatakan yang sebenarnya.
Dan juga dia tidak sepenuhnya berbohong, karena setelah dia menyerap energi didalam pedang, pedang itu akan dia berikan kepada Feng Yi yang juga memiliki elemen es, cocok jika menggunakan pedang itu.
''Baiklah, selamat kepada Tuan Yang berada di ruang VIP no 1.'' Ucap Li Tuo Senang.
andai saja dia tau tentang pedang itu, pasti dia akan merasa rugi karena terjual hanya dengan harga 10.000 koin emas atau bahkan dia akan menyesal karena telah menjual sesuatu yang sangat berharga.
_____
Makasih yang udah baca, mohon dukungannya:)
__ADS_1