yang tak kan terulang

yang tak kan terulang
episode 13


__ADS_3

"Ting tong,,,, Ting tong,,," suara bel berbunyi.


samudra pun membuka pintu. ternyata mama Mia baru pulang kerja. mama Mia pun kaget dan bertanya - tanya kok samudra yang buka pintunya.


" lho nak samudra ada disini??" tanya mama Mia


" iya Tante tadi bantu Mia kerjain tugas,, ini juga baru selesai. kebetulan Tante sudah pulang saya juga mau pamit pulang dulu Tante," pamit samudra


" kok buru - buru nak Sam? makan dulu ini Tante beli martabak,,," kata mama Mia


" gak usah Tante,, ini sudah malem juga, saya pamit dulu Tan". kata samudra


" ea sudah,, ini kalo gitu dibawa pulang ja kalo gitu,,," kata mama Mia


" oh,, makasih Tan, saya pamit dulu," pamit samudra


" ea sudah hati - hati dijalan kalo gitu nak" kata mama mia.


samudra pun meninggalkan rumah Mia. mama Mia pun masuk dan mencari anaknya.


" Mia,,," teriak mama. tapi gak ada jawaban sama sekali. mama pun naik melihat kamar Mia tapi kosong, akhirnya mama menemukan Mia yang tertidur diruang tengah dengan setumpuk kertas yang sudah dirapikan samudra.


" dasar anak ini,, pasti tadi samudra yang selesain semua tugasnya. anak ini malah tidur,,," kata mama sambil menggelengkan kepalanya.


"Mia,, Mia,,, bangun" mama membangun kan Mia.


" eh,, mama udah pulang,,," kata Mia


" pindah ke kamar gih,,," perintah mama


" lho samudra mana ma?" tanya Mia


" udah pulang,, kasihan thu anak orang kamu suruh kerjain tugas kamu sendirian," kata mama

__ADS_1


" tadi Mia juga ngerjain tugas juga ma, ,, tapi ketiduran capek, ngantuk,," kata Mia


" sudah - sudah kamu tidur gih,,, udah malem,,,,"perintah mama


Mia pun terlelap karna terlalu capek. Keesokan harinya.


" pagi pa,,,?" kata Mia


"pagi sayang,," sahut papa


" hati ini kamu ada rencana apa?? tumben akhir pekan udah bangun pagi gini" tanya papa


" Mia hari ini ada janji sama temen pah di kafe flower" kata mia


" mau kencan ya??" goda papa


" mana ada pah,, Mia thu masih fokus belajar. soalnya Mia mau jadi desain arsitektur terkenal,,," kata Mia sambil tersenyum.


" oh ya rencana kuliah setelah lulus mau kuliah dimana?"tanya papa


" bagus papa dukung,,," kata papa


" ea udah pah Mia berangkat dulu udah janji sama temen" kata Mia sambil berangkat.


Sekitar 15 menit berjalan akhirnya Mia sampai di kafe flower. sesaat Mia masuk Rafi pun melambaikan tangan kepada mia. Mia pun berjalan menuju meja dimana Rafi duduk.


" maaf kak telat,, udah lama nunggunya?" tanya Mia


" gak kok aku juga baru datang,,,"kata Rafi.


" oh ya,,, mau persen apa?" tanya Rafi


" es cappucino ja,," kata Mia

__ADS_1


" permisi,, tolong es cappucino nya 1,,," kata Rafi kepada pelayan kafe.


mereka pun terdiam. Mia bingung mau ngomong apa. Rafi pun juga bingung mau mulai obrolannya.


" kamu,,,," kata mereka bersamaan.


mereka pun diam lagi.


" aku,," kata mereka bersamaan lagi.


" eh,, kamu duluan saja,," kata Rafi


" Rencana setelah lulus kuliah kakak mau kuliah dimana?" tanya Mia membuka pembicaraan.


"aku sih pengen masuk UCL,,," kata Rafi


" seriusan???" tanya Mia kaget.


" iya,, mang kenapa?" tanya balik Rafi


" aku,, aku juga berencana mau masuk UCL, jadi desain arsitektur hebat adalah impian ku.." kata Mia


" kok bisa kebetulan gini ya,, tapi kami harus ekstra belajar. soalnya masuk ke UCL itu gak mudah" kata Rafi


" kakak sendiri?? gimana udah daftar masuk?" tanya Mia.


Rafi pun terdiam sesaat dan menghembuskan nafasnya.


" aku sudah diterima di UCL. setelah lulus aku langsung berangkat. maka dari itu aku memberanikan diri untuk nembak kamu. karna aku gak mau menyesali nya nantinya." kata Rafi menjelaskan.


" maaf kak,, aku masih belum bisa bales perasaan Kakak,,, aku harus fokus belajar dulu,,, aku ingin meraih impian aku.. masuk UCL dan menjadi desain arsitektur terbaik." kata Mia penuh rasa bersalah.


" kamu jangan khawatir kan aku.. karna nanti kita akan bertemu di UCL lagi. aku tak akan sedih.. lagian aku bisa ngejar cinta kamu setelah kamu masuk di UCL kan..." kata Rafi dengan penuh senyum.

__ADS_1


Mereka pun akhirnya merasa lega setelah berbicara berdua. Mereka saling tukar kontak masing-masing. setelah itu mereka ngobrol dengan santai.


__ADS_2