
" maaf aku tersesat tadi.. jadi boleh ikut kamu.." kata Mia sambil terus mengikuti di belakang.
Mia pun merasa agak canggung karna mereka hanya diam dari tadi. Mia pun mencoba mengajaknya bicara.
" emt.. "
" maaf kalau membuat kamu gak nyaman karena aku ngikutin kamu terus,,"
"hari sudah mau sore.. apa kita bisa sampai ketempat kempong?"
meski banyak bicara dari tadi tapi Mia tak ada respon sedikitpun. tiba - tiba Mia pun jatuh.
" Aaaaa,,," teriak Mia
" kamu gak papa Mia?" tanyanya
" kamu bisa bicara??"kata Mia yang senang ada respon
" ihhh,, diem lagi.."
" eh, ngomong - ngomong nama kami siapa? kamu kan tau nama aku, itu gak adil kan kalau aku gak tau nama kamu?" oceh Mia sambil menjulurkan tangan untuk memperkenalkan diri
"radeva" sambil menyalami Mia
" emt... Deva kita sekarang resmi berteman... Ok...!" kata Mia sembari tersenyum
" O,,," kata redeva
" cuma O?gak ada respon lain gitu.. aku udah panjang lebar ngomong dan tanggapan mu Suma O gitu doang" kata Mia " bicara sama kamu buat aku frustasi tau.."
__ADS_1
" hahahhahha......." mereka tertawa bersamaan
" jadi kita teman ya sekarang?" kata Mia
" ok.ok kamu jangan bawel lagi kita harus segera ketempat kemping" kata radeva
mereka pun berjalan terus sampai tempat kemping. sesampainya tempat kemping mereka pun berpisah dan kembali ketempat masing - masing.
Dan tak disengaja Mia melihat kak Kris bersama cewek dari SMA karya itu.
" mungkin aku harus lupain perasaan ku ke kak Kris. dan menjadi teman yang selalu dukung dia. semoga aja kak Kris bisa bahagia " kata Mia dalam hati.
" hei Mia dari mana saja kamu dari tadi?" tanya kak Kris
" emt.. masih ingat sama aku kak?? kirain lagi sibuk PDKT" goda Mia
" apaan sih,, bercanda terus kerjanya.. eh, menurut kamu kalau aku nembak dia diterima gak ya?apa terlalu kecepatan?" tanya kak Kris
" bodoh kamu Mia... baru saja kamu merelakan nya pergi tapi kenapa??? kenapa air mata ini menetes. hatiku sakit mendengarnya menyukai orang lain" kata Mia dalam hati
" aduh. siapa ini?" teriak Mia
" Thu handuk buat lap ingus kamu"kata Samudra
" ngapain kamu kesini? aku lagi gak mau berantem sama kamu,,, lagi gak mood" kata Mia
" siapa juga yang mau berantem sama orang yang lagi patah hati" kata samudra
" siapa yang patah hati? jangan sok tau kamu"kata Mia
__ADS_1
" kamu bisa nyangkal tapi gak bisa bohongin aku. ku udah kenal kamu lama" kata samudra
tiba - tiba Mia melihat seseorang yang dia kenal. dan berlari meninggalkan samudra.
" ehhh, ,,, kenapa aku ditinggalkan?" kata samudra lirih
" deva,,,,!!" teriak Mia sambil mengejarnya
"radeva,,,,!!" dengan suara terengah-engah
" Mia? ada apa?" tanya radeva
" kamu mau kemana?" tanya Mia
" aku mau ke tenda UKS dan apotik.. aku mau menaruh obat tradisional ini disana" kata radeva
" Oooo, bukan nya ini,,, tadi... jadi..." kata Mia bingung
" iya tadi aku lagi kumpulin obat herbal disekitar hutan siap tau butuh sewaktu-waktu" kata radeva
" wahhh,,, kamu hebat bisa tau obat herbal yang tumbuh di hutan...salut aku sama kamu... ehh,, bisa ajari aku tentang obat-obatan herbal yang kamu ambil dari hutan gak" kata Mia
" boleh" kata radeva
Redeva pun menjelaskan semua yang dia ketahui ke Mia. Mia pun mendengarkan dan mencatat semua penjelasan radeva.
" mereka terlihat senang dan akrab sekali.. mungkin ada baiknya buat Mia jadi bisa lupa akan sakit hati.nya.. semoga kamu akan terus tersenyum seperti itu mia. dan aku akan terus ada di belakangmu dan melindungi mu."
kata seseorang yang melihat mereka dari kejauhan
__ADS_1
nb: menurut kalian siapa orang yang selalu melindungi dan berada dibelakang Mia? coba beri saran