yang tak kan terulang

yang tak kan terulang
episode 22


__ADS_3

Sore itu turun hujan yang sangat lehat. Gemuruh petir silih berganti. Saat petir menyambar sangat keras " DuArr,,, DuArrrr, DuArrrr" suara gemuruh petir. tiba - tiba lampu padam


" AAAAAaaaaaa,,,,," teriak Mia


Samudra pun berlari menghampiri Mia.


Tapi langkahnya terhenti didepan pintu. samudra ragu - ragu untuk masuk karna Mia awalnya berpamitan untuk mandi dikamar tamu.


" Mia,,, Mia,, Mia,," teriak samudra


" apa terjadi sesuatu? kamu baik - baik saja? Mia jawab aku" teriak samudra


" Sam aku takut,,,, hiks,, hiks,, hiks,," kata Mia sambil menangis


" apa aku perlu masuk?" kata samudra dari balik pintu.


Mia tak menjawab. Samudra pun spontan masuk karna khawatir.


" Aaaaaaa,,,,," teriak Mia yang terkejut melihat samudra langsung masuk.


Sontak samudra langsung menutup pintu kamar mandi lagi. " Deg,,, Deg,,,,Deg,," jantung samudra yang berdetak kencang


" Dasar Mesum,,, kenapa kamu masuk tanpa izinku dulu,,," teriak Mia


" Dasar bodoh,,, akan ku bunuh setelah keluar nanti,," kata Mia marah


" Sam, kamu masih di situ,,,"kata Mia


" Sam kamu meninggalkan aku???" kata Mia.


setelah memakai baju mandi dia pun berjalan keluar dengan terburu-buru. Mia pun menabrak samudra yang sedari tadi berdiri menunggu didepan pintu kamar mandi.

__ADS_1


" aduhhh,,," teriak mia


samudra pun sepontan menangkap Mia yang hampir jatuh, samudra memapah Mia dan duduk dikasur.


"kamu gak papa? " tanya samudra


" jadi dari tadi dia gak ninggalin aku. dia jaga didepan pintu,, tapi kenapa diem aja?" kata Mia dalam hati.


" kamu,, kamu masih disini? tapi kenapa diam saja dari tadi?" tanya Mia


" Mia,," kata samudra


" emt,," jawab Mia


" aku keluar dulu,, aku ambilkan lilin dulu" kata samudra


samudra berdiri dan saat selangkah Mia pun meraih tangan samudra.


" jangan,,," kata Mia


"jangan pergi,," kata Mia


"apa kamu selalu merindukan ku sampai tak mau berpisah dariku,,," kata samudra menggoda Mia


Mia pun diam dan hanya memegang erat tangan samudra. samudra pun kembali duduk dan mencoba melihat Mia yang ketakutan. Samudra sadar bahwa Mia menderita claustrophobia. Samudra pun memeluk Mia untuk menenangkannya.


" bik sum,," teriak samudra


" tolong bawakan lilin banyak kesini" kata samudra


Baik sum pun segera datang dan membawa banyak lilin

__ADS_1


" baik sum, tolong hidupkan semua lilin nya, sekarang" kata samudra


" Mia sudah tidak apa - apa disini sudah terang" lihatlah sudah tidak gelap lagi


" makasih Sam" kata Mia


" kamu istirahat aja" kata samudra


" Sam jangan tinggalkan aku,," kata Mia


" ok tenanglah, aku disini, cepat istirahatlah," kata samudra


Mia pun mulai tenang dan tertidur.


" maaf Mia aku terlambat menyadarinya, sebenarnya apa yang menyebabkan mu terkena claustrophobia? " kata samudra dalam hati


setelah Mia tertidur samudra pun keluar dan menghubungi keluarga Mia.


" halo" kata Tante Tina


" halo Tante," kata samudra


"gini Tante disini hujan deras dan mati lampu," kata samudra. samudra langsung mengatakan kejadian yang dialami Mia.


" bagaimana keadaannya sekarang?" tanya Tante Tina


" sekarang Mia sedang tertidur dikamar Tan" kata samudra


" syukurlah kalau gitu, biarkan Mia tidur dulu,,, oh, ya nak Sam jangan biarkan dia sendiri" kata Tante Tina


" sebenernya kenapa Mia sampai terkena claustrophobia Tan?" tanya samudra

__ADS_1


" sebenarnya waktu kecil, Mia pernah diculik dan dikurung ditempat gelap selama beberapa hari, Saat kami dan polisi menemukannya, Mia berada didalam gudang yang sangat gelap dan telah pingsan. sejak saat itu dia menderita claustrophobia," kata Tante Tina menjelaskan.


Setelah menutup teleponnya samudra pun kembali ke kamar tamu dan duduk di sofa menemani Mia.


__ADS_2