
" sayang tapi aku masih kangen kamu" kata samudra.
Mia tak menghiraukan dan tetap menutup pintu.
" Mia aku benar-benar merindukan mu. apa kamu ingat sebentar lagi ulang tahun ku. tapi kamu tak mengingatnya.kapan kah engkau kembali ke sisiku. menemaniku seperti dulu." kata samudra dalam hati.
setelah kejadian itu. setiap kali samudra mendekati Mia pasti kena pukul juga kena marah ditambah lagi setiap hari Mia semakin dekat dengan kak Kriss. samudra pun hampir kehilangan kesempatan untuk mendekati Mia.
sebulan telah berlalu tapi Mia tetap tak mengingat tentang Samudra.
" hai Sam, kenapa lesu gitu?" tanya Galang
" coba kamu lihat itu" kata samudra sambil menunjuk Mia dan Kris.
" sudahlah bersabarlah sebentar lagi Mia pasti mengingat tentang hubungan kalian kok" kata Galang menyemangati Samudra.
" aku hampir putus asa.. " kata samudra.
" eh,, besuk ulang tahunku, nanti malam temani aku minum ya?" pinta Samudra.
" kamu yakin mau minum malam ini?" kata Galang
" tentu, aku ingin melepaskan penatku, dan rasa cemburu yang tidak enak ini" kata Samudra.
" okelah, ayo kita berangkat " kata Galang.
mereka pun pergi ke bar dan mabuk.
Samudra yang mabuk diantar pulang oleh seorang perempuan.
sesampainya di apartemen samudra tak sadarkan dengan dirinya sendiri.
saat perempuan membawanya masuk kedalam apartemennya.
perempuan itu membaringkan samudra di kasur.
" Ting tong.... Ting tong..." suara bel berbunyi.
__ADS_1
" siapa?" kata perempuan itu sambil membuka pintu.
"Anda siapa?" tanya wanita itu.
"Anda tak perlu tau. yang perlu tau anda telah membawa suami saya masuk ke apartemen anda." kata tegas Mia
" suami?" tanya wanita itu.
" mungkin anda salah nona" kata wanita itu
" pengawal," teriak Mia
" bawa pulang orang bodoh itu" kata Mia tegas.
beberapa pengawal menerobos masuk dan membawa samudra keluar.
" laki - laki bodoh yang mabuk ini suami saya. dan anda telah membawa orang kesini tanpa persetujuan orang." kata Mia
wanita itu tak bisa berkata apa-apa.
" tinggalkan Samudra di kamarnya" perintah Mia.
" baik nona" kata pengawal. setalah itu para pengawal pun pergi dan berjaga diluar.
samudra yang tertidur dengan pulas hingga pagi.
saat membuka mata samudra melihat Mia yang duduk disampingnya.
" sayang" teriak samudra sambil ingin memeluk Mia.
tapi Mia pun masih marah pada samudra dengan tindakannya semalam. dan Mia pun memukul samudra dengan kerasnya.
" sayang,,, sakit" kata samudra manja.
" kelihatanya kamu belum sadar juga ya?" kata Mia
" kenapa perasaan ku tidak enak ya? apa aku berbuat salah?tuhan,,, tolong aku" kata samudra dalam hati sambil menangis.
__ADS_1
" cepat mandi" teriak Mia
samudra pun lari dan mandi saat mandi
tiba - tiba samudra sadar sifat Mia sama seperti sebelum nya. samudra pun berlari keluar dan memeluk Mia.
"akhirnya kamu ingat aku sayang" kata samudra sambil memeluk Mia.
Mia pun memukul samudra dengan kerasnya.
" Sayang setidaknya kamu keluar pakailah pakaian mu" kata Mia sambil mengepalkan tangannya.
samudra pun berlari masuk dan memakai baju nya.
setelah itu.
" sayang kapan ingatanmu kembali" tanya samudra.
" saat terakhir kali Jennifer mendorongku dan kepalaku terbentur. itu ingatanku sudah kembali" kata Mia.
" kenapa selama ini kamu pura - pura lupa dan dekat dengan Kris terus?" tanya samudra.
"tak ada alasan hanya menyimpan perak untuk dapat emas" kata Mia.
" aku hampir lupa. aku belum membuat perhitungan dengan kamu untuk semalam" kata Mia
" sayang kenapa sekarang aku ingin kamu hilang ingatan saja " kata samudra lirih.
" apa kamu bilang?" teriak Mia.
" tidak sayang, ampun aku salah,,," kata samudra.
" huft ,, sudahlah" kata Mia.
" sayang aku sekarang ingin memakan mu, mau kamu pukul pun aku tak akan melepaskan mu, sekarang ku harus jadi milikku"
samudra dan Mia pun berpelukan dan berciuman.
__ADS_1