
" oh,,, baik kalau kamu gak mau berkata jujur.jadi jangan salahkan aku" kata samudra.
" PENGAWAL" teriak samudra.
beberapa orang masuk keruangan itu.
" masih tak mau mengaku?" kata samudra.
" sam, apa yang mau kamu lakukan?" kata Jennifer
" tak apa hanya menyegarkan ingatan kamu saja dan mungkin juga akan memberimu beberapa anak" kata samudra.
" ok,, aku salah Sam, aku ngaku aku salah. aku sudah bilang jenis kalau aku hamil anak kamu " kata Jennifer.
" oh,, jadi kamu mau anak? ok aku akan kabulin permintaanmu. Pengawal kalian bisa lakukan sesuka kalian. beri gadis ini anak. siapa yang lebih dulu tak masalah bagiku." kata samudra
" Sam,aku salah tolong ampuni aku,aku gak akan ulangi lagi kesalahan ini" kata Jennifer.
" ok, aku beri kamu waktu 5 jam untuk meninggalkan kota ini dan jangan pernah muncul dihadapanku dan Mia lagi. " kata samudra
" dan setelah 5 jam kamu masih di kota ini jangan salahkan aku jika memberimu beberapa anak. Dan sekarang ENYAHLAH." kata samudra.
Jennifer langsung pergi dan kembali ke apartemen untuk mengemasi barangnya.
" lihat saja Mia suatu hari nanti aku akan membalas ini semua. aku tak akan melupakan penghinaan ini." kata Jennifer dalam hati.
Jennifer pergi meninggalkan kota itu juga. sementara itu samudra tengah bersiap untuk menemui Mia.
Samudra mengendarai mobil dengan cepat menuju apartemen Sandra. hanya butuh waktu 15 menit sampai tujuananya.
" lebih baik q kirim SMS agar Sandra tak cepat pulang aku mau berduaan sama Mia" gumam samudra sambil mengetik SMS ke Sandra.
sementara itu.
__ADS_1
"kenapa gak diangkat sih" kata Mia
" sudahlah aku pulang saja" gumam mia.
10 menit kemudian Mia sampai di apartemen Sandra.
" Sandra juga belum pulang" gumamnya sambil menutup pintu.
Mia berjalan masuk dan akan menghidupkan lampu tiba - tiba ada yang memeluknya dari belakang. sontak Mia berteriak.
" Aaaaaaa" teriak Mia sambil berbalik dan memukuli orang yang memeluknya.
" ampun... ampun... sakit" teriak samudra
Mia berhenti memukul dan langsung menyalakan lampu.
" Sam,, kamu gila ya? masuk rumah orang gak permisi" teriak Mia.
" sayang apa kamu mau membunuh suamimu" kata samudra.
" suami??? hah?? coba bilang lagi" kata Mia yang bersiap memukul samudra lagi.
" maaf,,, maaf sayang,, ampuni aku..." kata samudra merayu Mia.
"sudahlah, kenapa kemari?" tanya Mia.
" aku rindu kamu sayang" kata samudra dengan imut..
" menjijikkan" kata Mia sambil ingin muntah.
"katakan yang sebenarnya kenapa kemari?" tanya Mia lagi.
"sayang aku lapar? boleh buatin makanan?" pinta samudra dengan manja.
__ADS_1
" aish.." kata Mia sambil menghela nafas.
" baiklah. berhubung aku juga tak ada teman makan kamu boleh makan disini" kata Mia sambil berdiri.
"berhasil..." kata samudra dalam hati.
samudra yang duduk sambil memperhatikan Mia yang sedang memasak.
" kenapa senyum-senyum sendiri?" tanya Mia.
" GPP sayang cuma kangen masakan kamu" kata samudra
Mia pun tak menghiraukan ocehan Samudra dan tetap memasak.
" makanan siap" kata Mia.
setelah makan dan membereskan semuanya.
" samudra" panggil Mia.
"ini tas kamu kan?" tanya Mia
" iya" jawab samudra dengan riang.
" coba kamu pakai dulu" kata Mia
Samudra pun menuruti Mia. lalu Mia pun mendekati samudra pelan - pelan. samudra pun berjalan mundur pelan - pelan.
" Mia, sayang kamu tidak akan memukulku lagi kan?" kata samudra sambil berjalan mundur.
Mia tetap diam dan berjalan mendekat sampai samudra berjalan mundur sampai pintu. dan Mia pun membukakan pintu lalu mendorong samudra keluar.
" sudah malam , saatnya pulang" kata Mia.
__ADS_1