
sinar matahari menerobos masuk ke dalam jendela kamar,sehingga fiska pun terbangun dan membuka mata nya dan dia melihat kesamping sudah ada reyhan yg terlihat masih tidur
fiska pun berniat membersihkan badannya sebelum itu di lakukan dia memindah kan tangan reyhan terlebih dahulu karena tangan rey melilit di pinggang fiska
dia terkejut karena tangan reyhan yg sangat panas....
dia segera meletakan punggung tangannya di jidat reyhan
"yaampun dia panas sekali"ucap fiska dengan segera fiska menelpon dokter untuk disuruh datang ke rumahnya dan memeriksa rey...
tak lama doktee pun datang,nia membuka kan pintu
"ibu sedang cari siapa ya bu?" tanya nia
"saya disuruh fiska kesini untuk memeriksa keadaan rey bu" ucap dokter itu
"oh silakan masuk bu" ucap nia
"iya terimakasih" ucap dokter itu sambil berjalan ke dalam
nia pun menunjukan kamar rey dan diikuti dokter dari belakang
nia langsung membuka pintu kamar itu dan masuk
dokter itu segera memeriksa reyhan
"rey kenapa sayangg?dia sakit apa?" tanya nia cemas
"badannya panas sekali bun" ucap fiska
setelah dokternya memeriksa dokter
langsung memberikan obat dan menjelaskan cara penggunaan obat tersebut
"lalu gimana keadaan rey dok?dia sakit apa?" ucap fiska cemas
"dia cuman kelelahan,diusahakan dia untuk istirahat beberapa hari dulu ya" ucap dokter itu
lalu dokter itu pamit pulang
dokter dianterkan nia sampai di depan rumah sedangkan fiska menjaga reyhan
"kamu ga sekolah fis?" tanya rey
"gak.aku mau jaga kamu aja" ucap fiska
"tapi hari ini ada ujian harian fis,kamu harus sekolah" ucap rey menatap fiska
"mana bisa aku sekolah di saat kondisi kamu seperti ini" ucap fiska
"pokok nya aku mau jaga kamu" imbuh nya
"fis ay..." ucapan rey terhenti karena jari telunjuk fiska sudah di bibir rey
"shhttt,ayo sekarang makan dulu" ucap fiska sambil mengambil bubur yg ada di meja
"aku suapin." imbuhnya
"aaaaak" ucap fiska sambil menyodorkan sendok yg berisi bubur itu
"aku tidak selera fis" ucap rey
"ayo lah rey,,, biar habis makan kamu bisa minum obat,biar cepat sembuh" ucap fiska sambil menatap rey
akirnya rey menurut
1suap,2suap,3suap,4suap,5suap
"aku kenyang fis"ucap rey
setelah itu fiska menaruh bubur yg belum habis di meja dekat ranjang,dan dia mengambil obat dan air putih di meja
lalu membantu rey meminum obat nya
setelah rey makan gantian fiska yg makan
"sekarang istirahat lah" ucap fiska
lalu di jawab anggukan oleh rey
setelah itu fiska mencium pucuk kepala rey dengan sayang dan lembut.
rey pun sangat senang di perlakukan seperti itu dengan fiska,karena baru kali ini fiska mencium kening rey
"sebentar aku akan mengambil kompresan" ucap fiska lalu beranjak keluar kamar dan segera dia mengambil air dingin dan kain
lalu kembali ke kamar
dia pun mengompresin rey dengan telaten sampai selesai
dan beberapa menit panas nya sudah turun sedikit
lalu dia ingin beristirahat tapi tiba" ponselnya menandakan ada telpon masuk dia segera mengambil telpon itu tertera nama 'angga'
fiska pun menggeserkan tombolnya ke arah warna merah.
setelah itu dia merebahkan dirinya di ranjang bersama rey,dan sesekali fiska mencium pucuk kepala nya rey,
"i love you" gumam fiska yg hanya dapat di dengar dia doang.
tak lama fiska terbangun,lalu menatap wajah rey,dan mengelus pipi rey dengan lembut
rey pun terbangun dari tidurnya lalu menatap fiska dan
__ADS_1
cup
reyhan mengecup bibir fiska sekilas,hanya sekilas.
fiska pun terkejut dan membulatkan matanya
tapi dia juga merasa bahagia,dia tidak menyangka dia akan sebahagia ini saat bersama rey
"apa kamu bahagia bersama ku?" tanya rey
"kenapa bertanya seperti itu" ucap fiska
"aku hanya tanya dan ingin tau" ucap rey
"tentu saja aku bahagia,bahkan sangat,sangat bahagia" ucap fiska sambil tersenyum manis.
rey pun tersenyum mendengar jawaban fiska
rey mau beranjak dari ranjang nya sebelum itu terjadi fiska dengan cepat menangkap lengan rey
"mau kemana?" tanya fiska
"mau mandi lalu ke kantor" ucap rey
"tidak.aku tidak mengijinkan kamu pergi ke kantor,kata dokter kamu harus istirahat selama beberapa hari,baru melakukan aktifitas lagi,apa kamu tidak bisa melihat keaadan,kamu masi sakit dan belum pulih" ucap fiska
"aku suda baik baik saja" ucap rey
"baiklah, pergilah" ucap fiska sambil melepas lengan rey
"tapi nanti dan selamanya kamu tidak akan melihat aku lagi dirumah ini"imbuh fiska
"apa kamu mengancam ku?" tanya rey
"aku tidak mengancam saja,aku akan melakukannya juga,jika tidak percaya coba saja" ucap fiska dengan dingin
rey pun kembali merebahkan dirinya dan memeluk fiska yg membelakanginya lalu dia menarik pelan fiska agar menghadap nya.
"paan si.ga jadi coba?" ucap fiska datar
"ko gitu si,iya iya aku ga jadi ke kantor" ucap rey sukses membuat fiska tersenyum
"gitu dong" ucap fiska sambil tersenyum
tak lama ponsel fiska berdering tertera nama 'elsa' fiska segera mengangkat telpon itu
"we fiss lo dri mn aja,hari ini ulangan harian dan lo tadi ga dateng,rey juga gitu tadi ga dateng,besok pasti lo dapat hukuman dari bu silvi" suara elsa dsri sebrang telpon
"gausah pakek teriak teriak kalik sa,hancur habis ni gendang telinga gue" ucap fiska
"hehehe" jwb elsa dari sebrang telpon
"gue jagain rey,dia lagi sakit,gapapa kalik kenak hukum kan barengan sama rey" ucap fiska
"yodah gue matiin.bye" ucap elsa dan langsung mematikan ssmbungan telepon
dan fiska segera manaruh hanpone
"siapa fis?" tanya rey
"elsa" ucap fiska
"aku ambilin makan dulu ya?atau mau makan apa?biar aku pesenin" ucap fiska
"gausah pesenin." ucap rey
"lah trus mau apa?" tanya fiska
"makan makanan di rumah aja,tapi kamu yg bikin" ucap rey sambil menatap fiska
"bentar aku bikinin" ucap fiska dan dianggukin oleh rey
segera fiska membuatkan makanan untuk rey
"em masak apa ya" gumam fiska
"udang di oseng aja deh" gumamnya lagi
35 menit dia habis kan di dapur untuk memasak setelah selesai dia membawa makanan nya ke dalam kamar
"nih udah jadi,cepet dimakan biar habis tu minum obat" ucap fiska
"aku suapin aja" ucapnya lagi
"aaak" ucap fiska sambil meyodorkan sendok berisi udang
"enak gak?" tanya fiska takut masakannya ga enak
"enak banget" ucap rey sambil tersenyum ke arah fiska
fiska pun membalas senyuman juga
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
pagi pun tiba,
fiska mambuka matanya namun dia tidak melihat rey
lalu rey keluar dari kamar mandi
lengkap dengan seragamnya
"kamu mau sekola" tanya fiska
__ADS_1
"iya" ucap rey
"tapi kan kamu belum pulih banget,apalagi hari ini kamu sama aku bakal kena hukuman,nanti kalo kamu ga kuat gimana" ucal fiska
"aku uda sehat kok fis" ucap rey
"gak.aku ga ijinin kamu sekola" ucap fiska dingin
"tapi aku bosen banget di rumah fissss." ucap rey
"iya deh terserah" ucap fiska
setelah itu fiska langsung membersihkan diri dan setelah itu fiska langsung turun
dan sarapan selesai fiska dan rey segera berangkat ke sekolah dan sampai di skolah benar saja banyak yg gosipin tentang fiska yg suda menikah
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
sampai nya dikelas.
"hello ges" ucap fiska masi bergandengan tangan
"dih nempel terus" ucap elsa sambil melirik ke tangan rey dan fiska yg sedaang gandengan
"kalo pengen di gandeng, mintak sama erik sono" ucap fiska melepas gandenganya dan duduk di tempat duduk nya
"ogah" ucap elsa
"fis lo ntar bakal dapet hukuman" ucap elsa
"ga apa lah ya penting kan sama rey" ucap fiska
"rey ,rey melulu loe" ucap cicil
"ih gpp lah kan dia suami gue" ucap fiska dngan pelan
"iye iye" ucap elsa
bel masuk pun berbunyi
bu silvi memanggil nama fiska,dan rey
"lari di lapangan 10 putaran" ucap bu silvi
"WHAT?"ucap fiska kagett
"duh mati gue,bakalan kambuh asma gue"batin fiska
"kenapa? minta di tambah?" ucap bu silvi sambil menatap fiska
"eh engga bu" ucap fiska
"yaudah sana" ucap bu silvi
"iya bu,bentar " ucap fiska dan langsung ke arah tasnya
"duh kayaknya ketinggalan lagi"batin fiska
"fis loe kenapa?" fanya cicil menatap fiska
"obat gue ketinggalan di rumah,sedangkan gue disuruh lari 10 putaran di lapangan" ucap fiska
setelah mendengar itu rey langsung mengambil obat cadanngan nya di tas
"ini aku bawak fis,uda ayo" ucap rey sambil menarik pelan tangan fiska
fiska pun hanya mengangguk
๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ๐ธ
setelah di lapangan fiska dan rey lari bersama
"pelan pelan aja fis" ucap rey masi sambil berlari beriringan dengan fiska
dan setelah 10 putaran selesai fiska pun merasa sesak di dada nya
rey yg melihat ekspersi fiska seperti ngos ngosan langsung cepat cepat mengambil obat yg di bawa nya dan langsung membantu fiska menggunakan obat itu sampai napasnya sudah teratur lagi
"makasih rey" ucap fiska
dan di jawab anggukan kepala sama rey
setelah itu rey mengelap keringat di kening fiska menggunakan tangannya lalu dia mengecup kening fiska agak lama fiska pun hanya memjamkan matanya
"rey?" ucap fiska
"hem" ucap rey
"diliatin orang lo" ucap fiska sambil menatap kanan kiri
"ngga papa lah" ucap rey
"ayo kembali ke kelas" ucap rey dan dianggukin oleh fiska
.
.
.
.maap kalo ada yg typo
males baca ulang wkwkwk
__ADS_1
jangan lupa like+komen+vote๐