.Cinta Luar Biasa

.Cinta Luar Biasa
.aneh


__ADS_3

pengumuman


memang di cerita ini lebih menceritakan kehidupan tokoh utamanya,seperti fiska dan rey,yg lainnya itu hanya pembantu saja,jadi cerita nya tidak lengkap dan tidak terlalu fokus ke kehidupan tokoh lainnya.


.


.


.


******


sinar matahari menerobos masuk ke dalam kamar mereka berdua.fiska lebih dulu bangun,dia menatap wajah rey lekat lekat,lalu mengecup bibir rey sekilas.


lalu dia beranjak ke kamar mandi dan langsung membersihkan diri,15 menit dia sudah keluar dan segera ke ruang ganti,


setelah selesai dia membangun kan rey


"kakkk,kak bangunn"ucap fiska sambil menggoyangkan lengan rey pelan


"heem"ucap rey dengan suara khas bangun tidur


rey segera beranjak berdiri lalu menuju menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


10 menit rey sudah rapi dengan seragam nya,dia melihat fiska yg sedang memainkan hanponenya dia segera mendatangi fiska dan duduk di samping fiska,lalu mengecup kening fiska dengan lembut.


"ayo kebawah"ajak rey menggandeng tangan fiska,fiska pun hanya ngikut saja.


"pagi ma pa"ucap rey dan fiska sambil duduk


"iya pagii"ucap nia dan sandi kompak


seperti biasanya fiska mengambilkan nasi dan lauk untuk rey dulu dan memberikan kepada rey,lalu mengambilkan untuknya.


mereka memakan makanan nya dan tidsk ada yg bersuara.


setelah selesai sarapan fiska dan rey segera menuju mobilnya dan rey melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang


"kak,stoppp"teriak fiska hingga membuat rey me ngerem mobilnya mendadak


"kakak tunggu sini"ucap fiska


,dia segera lari ke cafe itu dan mencari cari orang itu dia menyelip nyelip orang yg sangat rame pengunjung itu tanpa memperdulikan omelan mereka yg marah karena fiska menerobos orang orang itu.tapi orang yg dicari fiska sudah menghilang..


"ah sial"gumam fiska kesal masi di depan kafe.


"ini malah membuat kecuriga an ku tambah besar,ada apa dengannya,kenapa dia malah lari,kenapa jika dia masih hidup dia tidak menemukanku dan mama"gumamnya lagi


fiska segera kembali ke mobil dengan raut wajah yg kesal. rey yg melihat itu tidak ingin menanyakan dulu,percuma juga dia bertanya,tidak akan di jawab jika dia masih kesal.


20 menit mereka sudah sampai di halaman sekolah.fiska dan rey segera turun dari mobil mewahnya dan lagi lagi siswi yg mengidolakan rey sedang menatapi mereka dan tepatnya sedang menatap rey.


tapi mereka berdua acuh tak acuh.


dan sampainya dikelas fiska tidak sengaja berpapasan dengan rara,rara memberi tatapan tidak suka ke fiska,sedangkan fiska hanya berlalu kayak tidak mengenal atau melihat.


"yang"panggil fiska


"hemm"jawab fiska tidak menoleh ke arah rey


"ga minta?"tanya rey


fiska yg mendengar pertanyaan rey menggerutkan keningnya karena bingung..


"minta cium"bisik rey


"ishh,kau membuatku malu"seru fiska


"apa tidak liat disini banyak orang"ucap nya lagi.


tampa menghiraukan ucapn fiska rey mengecup bibir fiska sekilas.


"kakkkk reyhaannnn!"pekik fiska sambil memukul lengan rey pelan,rey hanya tersenyum tipis


"mau lagi yang?"tanya rey menggoda


"dasar mesummmm"seru fiska sambil berjalan lebih cepat,rey hanya senyum senyum melihat tingkah fiska yg menurutnya menggemaskan.


sampainya di kelas fiska segera menduduki dirinya di kursinya

__ADS_1


"napa lagi loe,pagi pagi ditekuk mulu"ujar cicil.


"kak rey bisa bisa nya cium gue di depan orang orang,kan malu"ujar fiska dengan pelan,cicil dan elsa melingo tak percaya,bukan melongo sama ucapan fiska,tapi melongo dengan panggilan 'kak' ke reyhan


"kok diem si"ujjar fiska


"loe tadi bilang apa?kak?"tanya elsa


fiska mengangguk


"sejak kapan lo manggil rey kak?"tanya cicil


"emmh..kemarin mungkin"ucap fiska


"kenapa emang?"tanya fiska


cicil dan elsa hanya menggelengkan kepalanya,mereka hanya merasa aneh rey yg diapaggil kakak


saat jam istirahat fiska dan sahabat nya memutuskan untuk ke kantin tentunya bareng sama cowo cowo (rey dan sababatnya).


setelah selesai memesan anak anak itu mencari bangku yg kosong,setelah beberapa menit sudah ketemu mereka langsung mendudukan diri nya.


"eh ges ntar jalan yuk,kan bentar lagi kita kenaikan kelas"ujar cicil


"emang kenapa kalo kenaikan kelas?"tanya erik


"ya kan takutnya kita pisah kelas sama elsa ato fiska,jadi sebelum pisah mending habisin waktu barengan"ujar cicil


"gue ga bisa"seru fiska menatap cicil,


cicil menatap fiska dengan minta penjelasan


"huhhh,gue ada urusan yg harus gue cepet selesai in"ujar fiska


"cerita la apa masalah nya biar bisa kami bantu"ujar elsa


fiska berpikir agak lama.


"gue gak mau lo pada ikut masuk ke dalam masalah gue"ujar fiska


"masalah nya kayak serius deh,loe punya utang sama gue!"ucap cicil


"utang penjelasan apa masalah lo"ujar elsa


"gue gak bisa ceritain masalah ini ke kalian!"ucap fiska menaikan nada bicaranya


"udah,ntar juga kalo dia butuh lo pada,dia bakal curhat dengan sendirinya"ujar erik


tak lama pesenan mereka datang


"yang,kok tumben pesen seblak?"tanya reyhan


"hemm.pengen aja"ujar fiska masih mengunyah makanan nya


"kak,suapin"ucap fiska menatap rey


sedangkan erik sama flo tercengo mendengar fiska memanggil rey dengan 'kak'


segera rey menuruti yg diminta istrinya.


mereka memakan makanan nya tanpa sisa.


"kak aku mau pesen seblak lagi 1 porsi"ujar fiska yg membuat teman teman nya tercengo


"loe rakus atau lapar fis"ujar flo


"emmm,gua pengen aja"ucap fiska


"engga boleh,udah sekali aja,itu pedes kamu sakit perut ntar"ucap rey


mendengar itu fiska mengeluarkan tetesan air mata lalu membuang muka


teman teman nya tidak percaya dengan ini,karena setau mereka fiska bukanlah gadis yg cengeng walau manja.


"kamu nangis cuman karna aku ga beliin seblak yang"tanya reyhan


fiska tidak menghiraukan


"jika kau tak ingin membelikan,aku akan telpon kevin untuk membelikanku"ujar fiska ditengah nangisnya

__ADS_1


cicil,elsa dan rey membulatkan mata nya mendengar nama 'kevin' yg fiska sebut...


rey hanya bisa menarik napas lalu membuangnya perlahan.dia heran dengan sikap fiska yg cengeng sekarang ini


"yaudah aku beliin"ucap rey pasrah


"beneran?"tanya fiska kegjrangan sambil menatap rey....


rey hanya mengangguk,lalu ibu jari nya menghapus air mata fiska.


rey segera memesan pesanan fiska lalu dia kembali duduk.


tak lama pesanan nya datang,fiska langsung melahap nya.


"pelan pelan yang"ucap rey.tapi fiska tidak mendengarkan ucapan rey


sedangkan cicil dan elsa menatap fiska heran.


bel pulang sekolah pun berbunyi rey segera berjalan beriringan dengan fiska ke arah mobil,rey melilitkan salah satu tangan nya di pinggang fiska,fiska membiarkan rey melakukan itu.


sampai di mobil rey melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang sampai mereka di halaman kantor,fiska dan rey segera turun lalu rey melilitkan tangannya di pinggang fiska,saat memasuki kantor putri menyapa reyhan


"selamat siang tuan"ucap putri sedikit membungkuk, rey menanggapinya dengan tersenyum.


lalu mereka menaiki liff untuk ke ruangan rey.kling...liff berbunyi,mereka segera keluar dari liff dan menuju ke ruangan reyhan.....


ceklek,rey membuka knop pintu dan terlihat ruang kerja yg luas.


"kenapa kakak membalas sapaan putri dengan senyum mu itu"ucap fiska dingin sambil menduduki dirinya di sofa


"em,kalo tidak tersenyum lalu apa"ujar rey


"tidak usah dijawab!"ucap fiska jutek.rey tau apa yg dipikirkan fiska dia hanya tersenyum melihat fiska yg seperti itu


"kamu ga usah kerja yang"ucap rey menatap laptop lipatnya,mendengar itu fiska menatap rey dingin


"kenapa?"tanya fiska


"kau tidak ku ijin kan bekerja,kau boleh ke sini bersama ku setiap hari tanpa harus menjadi sekertaris ku,jika kau mau"ucap rey


"oke"jawab fiska dingin


tiba tiba saat fiska membuka internet dia tidak sengaja melihat mangga muda.


rasanya iler nya sudah mau keluar.dia segera datangi rey


"kak rey"panggil fiska sambil bergelayut di lengan reyhan yg masih fokus dengan laptopnya


"hem"jawab rey tanpa menoleh


"aku ingin mangga muda"ucap fiska,rey menatap fiska


"kau yakin"ucap rey lalu menatap laptop nya lagi


"iya tapi aku mau yg kecut tak mau yg manis"ucap fiska memelas,rey masih heran dengan keinginan keinginan fiska yg sebelumnya dia tidak perna meminta


"iya nanti aku suruh bibi belikan"ucap rey masi menatap laptop nya


"aku mau nya sekaranggggg,dan aku ga mau di beliin bibi,aku mau kakak yg beliii"rengek fiska dengan manja


"kenapa harus aku,kan ada bibi atau yg lainnya juga bisa"ucap rey yg tampak memang tidak ingin membelikan fiska buah sendiri.


fiska tidak menghiraukan reyhan,dia berjalan ke sofa nya tadi dan duduk di situ...


dia menetes kan air mata nya lagi


rey yg melihat fiska meneteskan air matanya pun mengambil napas lalu membuangnya perlahan.


"yaudah aku belikan"ujar rey sambil berjalan ke arah fiska


"beneran"tanya fiska girang.rey agak aneh melihat fiska yg mood nya berubah rubah.


"iya"ujar reyhan


.


.


.

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak...


__ADS_2