.Cinta Luar Biasa

.Cinta Luar Biasa
pisah?


__ADS_3

pagi hari pun tiba hari ini hari minggu dan sekarang libur sekolah dan fiska bangun terlebih dahulu dia segera membersihkan diri lalu bersiap siap,


sebelum berangkat dia mencium kening rey yg masi teridur


"i love you"ucap fiska dengan sangat lembut dan hanya di dengarkan oleh diri nya sendiri.


dia pun segera melajukan mobilnya


dan sampailah dia di rumah yg mewah dan luas


fiska pun langsung mengetuk pintu berchat putih itu


tok tok tok


"iya bentar" ucap seseorang dari dalam rumah itu


dan saat orang nya sudah membuka kan pintu


fiska berhamburan ke pelukan orang itu sambil menangis dengan deras air mata yg deras


"fis lo kenapa?" tanya elsa sambil membalas pelukann fiska


ya itu adalah rumah elsa,karena dirumah elsa tidak ada siapa siapa dia memutuskan kerumah elsa untuk bercerita


elsa pun mengajak fiska kedalam rumah nya


dan elsa segera menyuru pembantunya membuatkan minuman untuk fiska


"gue gak tau harus gimana sa" ucao fiska di sela sela nangisnya


"coba loe ceritain ke gue.biar gue tau masalahnya." ucap elsa menatap fiska yg masih menangis


fiska pun mulai menceritakan dari A sampai Z


tidak ada yg dia lewatkan


"yaampun fis,ini rumit banget" ucap elsa


"gue harus gimana saa?" tanya nya masi sama dengan tangisnya


"loe harus ninggalin dia dulu fis,loe selesai in masalah ini tanpa sepengetaahuann reyhan"ucap elsa


"tapi...gue takut itu akan menyakiti hati nya rey,gue gak akan kuat untuk minta pisah dari dia,gue takut dia ngelakuin hal yg nekad karena gue minta pisah,gue gak bisa liat dia sedih di depan muka gue saaa"ucap fiska sambil memeluk elsa,elsa pun langsung membalas pelukan itu


"gini aja,gue akan ceritain ini ke flo dan erik,biar nanti dia ikut sama loe saat lo minta pisah,jadi mereka berdua bisa ngejagain dan ngendaliin emosi rey,guwe percaya mereka berdua ga akan kasi tau hal ini ke reyhan dan gue akan suru mereka kaget dengan ucapan loe yg minta pisah"jelas elsa


"tapi gu..."ucapan fiska terhenti karena dipotong dengan elsa


"loe harus tenangin diri lo dulu,baru lo bisa ngomong,lo ga boleh nangis di hadapannya rey,gue yakin loe bisa ngelewatin ini semua"


ucap elsa yg tau apa yg fiska sedihkan


"lo harus kuat di depan rey,ga bole netesin air mata,inget" imbuhnya


fiska pun melepas kan pelukannya dan menghapus air matanya lalu mengangguk


setelah itu dia meminum minumannya yg dibuatkan pembantu fiska tadi.


setelah 1 jam lebih dia sudah tenang


"tapi gue gakin sa,sekarang gue bisa tenang tapii nanti saat meengatakannya gue ga akan kuat dan tenang" ucap fiska


"berusaha lah" ucap elsa


setelah di anggukin oleh fiska


elsa langsung menelpon erik dan flo dia menceritakan semuanya.


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


saat di rumah.

__ADS_1


fiska langsung masuk rumah dan menuju ke kamar tanpa memeperdulikan rey yg ada di ruang tamu


rey pun segera ke atas menyusul fiska...


fiska rebahan di atas kasur nya yg empuk itu sambil nenangin dirinya terlebih dahulu


sambil menunggu erik dan flo datang.


flo suda mengirim fiska pesan bahwa erik dan flo sudah di bawah


fiska pun langsung membukakakn pintu


lalu masuk lagi ke dalam kamar dengan erik dan flo


"loh loe ngapain ke sini?" tanya rey yg kaget melihat erik dan flo masuk ke kamara dia


"main lah bro" ucap erik


erik dan flo pun duduk menunggu fiska mengatakan pada rey...


"fis kamu dari mana aja dari tadi aku tungguin di bawah lo" ucap rey yg duduk di samping fiska


"ada urusan" ucap fiska dingin


rey menatap mata fiska


"kamu habis nangis ya?" tanya rey


"engga ko,aku cuman sakit mata doang"ucap fiska tanpa melihat rey


"aku ambilkan obat mata dulu"ucap rey sambil berdiri


"aku ga mau obat mata" ucap fiska tanpa menoleh


"trus mau nya apa?" tanya rey


fiska diam sejenak lalu mengambil napas dalam dalam lalu berdoa dulu didlm hati


"aku mau nya kita pisah" ucap fiska sambil menatap langit langit atas kamar rey dlm keadaan rebahan


deg


jantung rey berhenti saat fiska mengatakan 'pisah'


dia hampir tak bisa dan berkata dengan jernih


tubuh nya sudah seperti ditusuk duri yg sangat tajam,


"apa yg kau katakan? mengapa kau katakan itu?apa salahkuu?"tanya rey


(maafin aku rey aku janji ini tidak lama) batin fiska


tubuh rey serasa lemas tak bertenaga dia sungguh kaget dengan yg di ucapin fiska


"ayolah rey jangan berekspresi seperti itu,aku ngak kuat"batin fiska


"fis kamu ga bole keluarin air mata okee?"batinnya lagi


"karena aku gak mencintai kamu,aku sudah bosan dengan semua ini" ucap fiska dengan nada tinggi


"ah aku sungguh berbohong,air mata ku akan mengalir,gak gak aku ga bole nangis" batin fiska


"setelah kamu lewatin semua ini bersama ku kamu bilang gak cinta?mana janji mu?mana fiss?"ucap rey dengan nada melemah


"mana janji mu kalo kamu tidak akan meninggalkan ku"ucap rey dengan nada meninggi


erik dan flo yg ada tepat di belakang segera mengode fiska agar fiska cepat keluar karena flo dan erik sudah melihat mata fiska yg mulai berkaca kaca


fiska secepat mungkin keluar dari kamar tapi tangan nya di pegang sama rey


"katakan di depan mataku kalau kau tidak mencintai ku" ucap rey dengan nada tinggi

__ADS_1


fiska membuang mukanya dsn tidak menatap rey


"fis tatap mataku sekarang!"bentak rey yg membuat fiska makin tidak kuat menahan air mata


fiska segera menatap mata rey dan


"a-ak-u-tidak- men -cinta -i -m -u" ucap fiska dan berlalari keluar rumah


rey yg mendengar itu langsung menetes kan air matanya


air mata yg tidak pernah dia teteskan sekarang sudah tumpah bahkan deras


"kenapa dengan dia... apa salahku?" teriak rey frustasi sambil membongkar rambutnya dengan kasar lalu menutup pintu dengan keras sampai erik dan flo terkejut


karena suara yg sangat keras.


rey pun langsung duduk di bawah lantai sebelah ranjang,dia yg tidak cengeng akirnya menjadi cengeng menangis dan terus menangis....


flo dan erik sudah berusaha untuk menenangi nya tpi dia tidak kunjung tenang,dia selalu mengingat kata kata 'pisah' yg dilontarkan kepada fiska


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


sedangkan fiska dia di perjalanan dia di jemput elsa dia menangis sejadi jadinya


"uda dong fis,sampai kapan lo nangis terus,mata loe uda bengkak itu loh," ucap elsa yg melihat fiska di duduk di sebelah nya menagis terus


"guwe merasa berdosa banget dan merasa bersalah banget tadi ngucapin kataยฒ itu.


pasti hati rey sakiit banget,gimana kalo nanti masalahnya selesai dan gue mintak balik sama dia,tapi dia ga mau karena sakit hati,gue takut sa"ucap fiska sambil menangis


"loe tenang aja,loe bohong kan demi kebaikan dia,kalo nanti pun masalah ini uda selesai,loe harus jelasin sama rey apa yg lo lakuin itu hanya terpaksa dan lo bikin rey aman dulu baru loe balik,loe bisa jelasin ke dia seterang terangnya" ucap elsa menenangkan fiska


"tapi gimana kalo dia ga mau ketemu sama gue dan ga mau dengerin penjelasan gue lagi"ucap fiska masih nangis


"kita bakal bantuin lo kok sa lo tenang aja"


ucap elsa


fiska hanya mengangguk kan kepalanya


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


di rumah elsa.


fiska nginep di rumah elsa dulu sampai masalah nya selesai


elsa dan fiska sedang berpikir bagaimana


caranya biar bisa tau siapa dalang dari semua ini begitupula dengan cicil,mereka ber 3 nginep dirumah elsa untuk menemani fiska menyelesaikan masalah


๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ


sedangkan di rumah rey


"gue akan urus surat cerainya secepatnya"ucap rey sambil masih menangis


erik dan flo saling menatap


"loe serius?" tanya erik


dijawab anggukan oleh rey


.


.


.


sad hu๐Ÿ˜ญ


jangan lupa like+komen+like๐Ÿ˜€

__ADS_1


__ADS_2