.Cinta Luar Biasa

.Cinta Luar Biasa
.putri?!


__ADS_3

dan tiba tiba


brukk


"auwww"jerit fiska


,fiska pun terjatuh elsa yg melihat itu langsung membantu fiska berdiri.


fiska pun menatap siapa yg ia tabrak


"loe kalo jalan pake mata dong"ucap fiska ketus


"maaf fis gue gak sengaja,lo gpp kan?"tanya kevin sambil memutar mutar badan fiska


"paan si lo"ucap fiska sambil mundur sedikit biar menyingkir dari sentuhan kevin


kevin tiba tiba memeluk fiska.


fiska tidak menolak juga tidak membalas


tak lama fiska mendorong pelan badan kevin


"loe paan sih asal peluk peluk aja"ucap fiska jutek


"fis,gue yakin loe masi cinta kan sama gue"ucap kevin


dan


"paan si lo pede banget,hati gue tuh uda diisi sama orang,jadi jan ngarep"ucap fiska langsung berjalan melewati kevin tapi kevin dengan cepat mencengkram kuat lengan fiska


"lepasin vin,sakit *****"rintih fiska


"ayo ikut gue,gue mau ngomong,"ucap kevin mencengkram kuat kuat lengan fiska sambil berjalan


"gak mao,lepasinnn,sakit vinn"rintih fiska


fiska di bawak kevin ke taman.


"lepasin"bentak fiska yg langsung menepis dengan kuat tangan kevin


"loe apa apa an si vin,sakit bodo"imbuh fiska sambil mengelus elus yg tadi di cekram kevin.


"fis,loe kayak nya sakit deh,loe berubah banget jadi kayak gini"ucap kevin


"iya gue berubah gara gara ELO sendiri,dan mulai sekarang gausah ngejar ngejar gue lagi lo,makan tu selingkuhan lo sendiri"ucap fiska.


"gue minta maaf fis,gue sadar sekarang loe lebih baik dari cewek lain"ucap kevin


"loe telat sadar"ucap fiska sambil menatap kevin


"iya gue tau,gue minta maaf,gue janji gue bakal perbaiki semuanya"ucap kevin


"ga ada yg perlu di perbaiki lagi,denger ya, gue uda gak punya perasaan lagi sama loe,dan uda ada orang di hati gue. jadi loe jan ngarep gue bakal balik ke elo,karena guwe pastiin itu tidak akan pernah dan tidak akan terjadi"ucap fiska dengan tegas dan langsung pergi meninggalkan kevin disitu sendiri.


tanpa mereka sadari ada yg mendengarkan apa saja yg mereka bicarakan....


fiska segera berjalan ke toilet ,sebelum dia memasuki toilet seseorang yg tak asing lagi bagi fiska memeluk fiska dari belakanng dan melilitkan kedua tanganya di pinggang fiska.


fiska yg merasa dipeluk oleh orang itu pun tidak memberontak karena dia tau siapa yg sedang memeluknya.dia tau dari aroma badan dan parfum orang tersebut,dia bahkan sudah sangat hafal aroma itu


"uda dong sayang,jangan marah terus"ucap rey masi memeluk fiska dan menyenderkan wajahnya di bahu fiska.


"aku minta maaf ya,bukannya aku tidak mempercayaimu,aku hanya takut kevin akan merebut hati mu lagi,dan aku takut kamu akan kembali padanya karena dulu kau begitu mencintainya"imbuh reyhan


"aku mencintai mu,sangat mencintai mu"ucap nya lembut di telingan fiska


karena dia tidak mendapatkan jawaban dari fiska dia melepaskan pelukannya dan membalikan badan fiska pelan pelan agar menghadap nya


cup


reyhan mengecup kening fiska dengan sayang.


setelah itu dia menggandeng lengan tangan fiska hendak ke kelas...


"auw"pekik fiska


"ya ampun fis,lengan kamu kenapa?"tanya rey


"tidak papa"ucap fiska berbohong


"kau membohongi orang yg salah"ucap rey lalu berjalan dengan fiska ke UKS untuk mengambil salep.


saat di uks,rey segera mengambil salep di kotak P3K lalu duduk di sebelah fiska

__ADS_1


"sini biar ku obatin"ucap rey menatap fiska


fiska pun menaruh lengan nya di paha rey


"pelan pela rey."ucap fiska


"iya,tahan dikit ya"ucap rey


dan dijawab anggukan sama fiska


segera rey mengoles kan salep itu ke lengan fiska dengan sangat pelan dan hati hati agar fiska tidak kesakitan.


"siapa yg melukukan ini?"tanya rey


"kevin"ucap fiska


"apa yg dia lakukan padamu?"tanya rey


sebenarnya rey sudah mengetahui apa saja yg dilakukan dan dibicarakan oleh fiska dan kevin tapi dia ingin melihat fiska apa kah fiska akann bercerita atau menyembunyikan ini


ternyata fiska betul betul bercerita dari dia yg menabrak kevin dan yg kevin menariknya ke taman.dia bercerita tanpa ada yg dia lewati.


rey pun hanya mengangguk kan kepala nya tanda mengerti


lalu rey melihat wajah fiska yg menggigit bibir bawah nya karena sedang menahan rasa sakit,rey pun meniup niup lengan yg sudah dioles salep agar mengurangi rasa sakitnya.


fiska hanya menatap rey yg sedang meniup niup lengannya itu


"bagaimana bisa aku tidak mencintainya,bahkan dia selalu memperlakukan ku semanis ini,aku sangat beruntung memiliki"batin fiska


dan saat sudah selesai rey mengembalikan salep itu ke kotak nya kembali.


lalu mengajak fiska kembali ke kelasnya. rey menggandeng tangan fiska


"apa masih sakit?"tanya rey sambil berjalan menuju kelasnya


"suda ennga"ucap fiska sambil tersenyum


"makasih rey"imbuh fiska


dijawab anggukan oleh reyhan disertai senyumnya


🌸🌸🌸🌸🌸


"fis,apa kau tidak ingin rumah baru,atau untuk kita tinggal sediri"ucap rey yg diruang tamu bersama fiska


"aku terserah padamu"ucap fiska tanpa menoleh dsn masih fokus pada hanponenya


dan di jawab anggukan oleh rey


tak lama bel rumah berbunyi menandakan ada tamu


fiska pun berdiri lalu di cegah oleh rey


"biar aku saja yg bukakan"ucap rey lalu beranjak dari tempat duduknya lalu membukakan pintu


ceklek


"loe?"ucap rey


"reyhan"jerit gadis itu yg lalu berhamburan ke pelukan reyhan,reyhan pun membalas pelukan itu


"gue kangen banget sama loe!gimana kabar lo?"ucap rey sambil melepas kan pelukannya itu


"gue juga kangen banget sama loe"ucap gadis itu


"kabat gue baik"lanjutnya


"ayo masuk dulu"ucap rey


gadis itu pun mengangguk sambil tersenyum


saat di ruang tamu,rey tidak melihat dimana fiska,rey rasa mungkin fiska di kamar sedang tidur.


gadis itu dan rey pun duduk di sofa lalu rey menyuru bi ina membuatkan minuman untuk gadis itu


"rey,gue punya kabar bagus lho"ucap gadis itu


"apa?"tanya rey sambil mengeritkan keningnya


"bunda gue,uda ngerestuin hubungan kita,bahkan katanya bunda gue,kalo kita nikah juga di kasih restu kok"ucap gadis itu sambil tersenyum kegirangan


rey membulatkan matanya karena terkejut

__ADS_1


"kenapa rey?"tanya gadis itu yg melihat ekspresi rey yg kelihatan tidak senang


tak lama minumanya pun datang lalu mereka meneguk minuman itu terlebih dahulu


"putri tapi gue uda punya istri"ucap rey sambil menatap gadis itu...


ya..gadis itu namanya putri.


deg


jantung putri seakan mau keluar dan lompat dari tempatnya.


"lo..loe serius?"tanya putri menatap wajah rey lekad lekad


dan di jawab anggukan oleh rey


"loe nikah kok ga bilang bilang atau ngundang gue gitu"ucap putri berbasa basi,sebenarnya hatinya sangat lah sakit atas pernyataan yg rey ucap kan tapi dia berusaha untuk tidak mengeluarkan air mata nya di hadapan reyhan.


"iya,gue nikah karena dijodohin orang tua gue"ucap rey


"dijodohin?loe saling cinta?"ucap putri penasaran karena dia merasa dia masih punya kesempatan.


"iya"ucap rey singkat lalu meneguk minumannya


"loe sejak kapan cinta sama dia"tanya putri


"sejak kelas 10,guwe gak bisa dapatin hatinya akirnya gue nyerah,tpi gak lama gue sama dia dijodohin,kebetulan banget"ucaap rey sambil tersenyum tipis


"O"ucap putri singkat


"oh iya rey gue bawain elo ini"ucap putri sambil menyodorkan tempat berbentuk kado


"makasih ya put"ucap rey sambil menerima hadiah itu


putri pun tersenyum sambil mengangguk ,dia senang karena rey menerima hadiah dari nya.


"rey,eh sebenarnya gue cinta sama lo"ucap putri terang terangan


reyhan melongo mendengar pernyataan putri


"terus loe dulu kenapa kalo gue deketin kok menghindar?"tanya rey


"iya gue disuruh bunda gue,bunda gue sadar kalo kita ini cuman orangg biasa dan beda jauh smaa loe orang yg terpandang"ucap putri menatap reyhan


"loe masih cinta kan sama gue?"tanya putri lagi


rey diam sejenak


dia seakan lupa jika ada fiska di rumah itu,karena dikira rey fiska sedang tidur.


"iya masih kok"ucap rey sambil tersenyum


degg


jantung fiska rasanya sudah tidak berdetak,dia terkejut dengan ucapan rey,bukan hanya terkejut,dia juga sangat kecewa,fiska mengira cuman ada nama fiska di hati rey ternyata dia salah.


dia menetes kan air matanya dan menjadi deras.


flashback on


saat rey membukakan pintu fiska ikut di belakang nya rey tapi dia hanya melihat dari agak jauh


"elo"ucap rey


"reyhan...."jerit gadis itu


gadis itu pun langsung berhamburan ke dalam pelukan reyhan.reyhan pun membalas pelukan itu


rey tidak sadar jika dia diperhatikan dari belakang apa yg sedang rey lakukan , karena dia merasa sakit hati dia pun memutuskan untuk mendengar percakapan mereka berdua di kamar,walaupun dari kamar suara nya samar samar tapi fiska masih bisa mendengarkan.


***********


fiska menangis di kamar nya,dia menangis sejadi jadinya tanpa ber suara karena dia tidak ingin di dengar oleh rey.


tiba tiba napas nya sesak,asma nya kambuh


dia segera mengambil obat nya,,tapi dia tidak menemukan obat nya,dia lupa menaruh dimana, dan akirnya dia inget kalo rey punya cadangan,dia membongkar tas rey lalu memakai obat itu, setelah selesai, dia memasukan kembali ke dalam tas rey.


lalu dia merebahkan diri nya di kasur dan mulai berpikiran yg aneh aneh


"apakah rey akan menikah lagi?apa dia lupa dengan janjinya yg tidak akan menghianatiku?kenapa semua ini terjadi saat aku benar benar sudah sangat cinta padanya,rasanya aku tidak akan kuat untuk melihat rey menikah lagi dengan perempuan lain,aku tidak rela rey membagi cinta nya ke 2 perempuan,kenapa dia tega melakukan ini padaku?kenapa dia bilang dia hanya mencintai ku jika dia juga mencintai orang lain?."gumam fiska sambil menangis sejadi jadinya


tak lama dia sudah terlelap karena banyak menangis

__ADS_1


setelah putri pulang rey segera menuju kamar nya dan ikut terlelap dengan posisi memeluk tubuh fiska


__ADS_2