
"sejak kapan lo jadi cengeng gini rey?" tanya elsa
"***** deh lo,namanya juga istrinya"ucap cicil
"apa?istri?"tanya rey
dan dijawab anggukan oleh cicil
rey menatap keduanya meminta penjelasan
"fiska ga tanda tangani surat cerai nya."ucap elsa
"trus di kemana in?"tanya rey
"disobek sobek trus di buang ke tempat sampah"ucap cicil
"mana mau dia nanda tangani,yakalik dia mau cerai sama lo"imbuh cicil
rey pun hanya mendengarkan saja
tak lama dokter keluar,mereka pun mendekat ke arah dokter
"dok gimana keadaan istri saya?"tanya reyhan
"fiska sudah saya kasih tambah an darah,tapi dia koma.mungkin agak lama komanya"ucap dokter itu
"dok saya boleh masuk?"ucap rey
"silakan" ucap dokter
dokter pun permisi pergi sedangkan rey,cicil dan elsa masuk ke dalam
rey sedikit berlari masuk ke dalam dan langsung memeluk tubuh fiska
"fis,aku minta maaf,aku ga bisa jaga kamu dengan baik" ucap rey sambil menangis
"ud lah rey lo kan ga salah,ini udah takdir"ucap elsa
lalu rey menyingkirkan anak rambut fiska lalu mengecup kening fiska dengan lembut dan sayang
rey pun duduk di bangku yg ada di sebelah ranjang fiska lalu memegang erat tangan fiska..
brakk
suara pintu yg terbuka dengan kasar membuat perhatian pada mereka yg ada di dlm ruangan .
nia,sandi,debi,dan sahabat nya rey pun datang
"yaampun bagaimana bisa seperti ini"ucap debi sambil menangis
elsa dan cicil pun menuntun debi untuk duduk terlebih dahulu lalu mereka menceritakan semuanya
sedangkan yang lainnya mendengarkan
kecuali rey,dia dari tadi bahkan hanya menangis sambil menatap fiska dan sesekali dia mengecup kening fiska dengan lembut.
setelah cicil dan elsa bercerita debi terkejut dengan pernyataan anak 2 itu
"katakan siapa yg melakukan itu?" tanya sandi
"maaf om sebelumnya,saya dan yg lainnya tidak tau siapa pelakunya,karena fiska ke sana nya sendirian,dan hanya dia yg tau siapa pelakunya" ucap elsa
"yaampun kasihan sekali menantuku"ucap nia
tak lama mereka semua tertidur di sofa yg panjang itu tapi tidak dengan rey
"sayang,aku merindukan kamu,aku ingin mendengarkan suara mu,aku ingin melihat senyummu lagi"ucap rey sambil menangis tak ada henti hentinya dia menangisi fiska
tak lama dia pun tertidur di sebelah fiska dengan tangan nya mengenggam tangan fiska.
fiska memang koma,tapi dia dapat mendengarkan apa saja yg di katakan oleh rey walaupun dia tak dapat menjawab.
air mata fiska pun mengalir dari matanya.
🌸🌸🌸🌸🌸
malam hari pun tiba
nia,sandi dan debi pamit pulang sedangkan sahabat rey dan sahabat fiska tetap disitu.
"rey loe belum makan dari siang kan?"tanya cicil
__ADS_1
"gue gak selera makan"ucap rey tanpa menoleh ke arah cicil dia tetap sedang menatap fiska.
"bro,loe jangan gini dong,kalau fiska tau loe kayak gini,dia pasti sedih banget,ayo makan bareng gue ke kantin"ucap flo
"gak ah,gue gak laper"ucap rey
"ish uda ayo,biar elsa sama cicil jagain fiska dulu"ucap erik sambil menarik pelan tangan
rey...dan dapat anggukan dari elsa dan cicil
rey pun ngikut aja.
cicil duduk di bangku sebelah fiska dan elsa di sofa
"fis,,,loe cepat sadar ya,kasihan tauk rey,dia nangis terus,habis tu ga mau makan pulak"ucap cicil sbil menatap fiska.
"kasihan gue liat mereka ber dua,masalah mereka rumit rumit"ucap elsa menatap cicil
"iya,apalagi banyak yg pengen di posisi fiska yg sebagai istri nya reyhan"ucap elsa
🌸🌸🌸🌸🌸
sedangkan di kantin rumah sakit erik dsn flo sedang memakan makanan nya .sedangkan
rey belum memakan makanan nya dia hanya memainkan sendok di mangkuk itu bakso itu
"bro,makan tu,jangan di obok obok aja"ucap erik
"iya loe kan belum makan dari siang" ucap flo
"kalo loe gak makan ntar sakit,siapa yg jagain fiska di rumah sakit ntar"ucap erik
rey tampak berpikir sejenak lalu memakan makanan nya walau engga habis
setelah selesai mereka segera membayar segera kembali ke ruangan fiska
setelah kembali mereka pamit pulang
setelah semuanya pulang rey menjaga fiska sendirian.
"i love you"ucap rey sambil mengecup kening fiska.
🌸🌸🌸🌸🌸
pagi hari pun tiba.
nia,sandi dan debi subuh subuh datang ke ruang rawat fiska
sedangkan rey sudah bangun sejak pukul 4 dini hari
"rey,mama sama papa ada urusan penting ke luar negri,kamu ga papa kan jagain fiska dulu."ucap nia
"iya mah gpp"ucap rey
"oh iya kan kan ada mama debi,jadi nanti kamu sekolah nya fiska dijagain sama mama debi aja"ucap sandi
"gak ah pa,rey ga mau sekolah,rey mau jagai fiska"ucap rey
"loh nak tapi kamu harus sekolah ya..gpp mama debi kan bisa jagain fiska,lagian hari ini kamu ulangan harian loh"ucap nia
"iya nak kamu sekolah aja,biar mama yg jaga fiska"ucap debi
rey pun mengangguk setuju
"oh iya rey,nanti kalau fiska udah sadar kamu bikin acara pernikahan kalian aja loh,sekalian umumin tentang pernikahan kalian,kalau gak diumumin,banyak orang sana yg bikin kita banyak masalah,dan bikin kalian salah paham"ucap nia
"iya mah,yaudah rey mau bersihkan diri duly"ucap rey sambil beranjak dari tempat duduknya dan segera membersihkan diri
15 menit dia sudah selesai dan segera berangkat.
🌸🌸🌸🌸🌸
sedangkan di negara lain.
"hallo,ngapain loe nelpon gue"ucap seorang laki dari sebrang telpon itu
"loe kapan balik ke jakarta? emang loe mau liat orang yg loe cinta lama lama bahagia bersama laki lain."ucap seorang gadis itu
"2 bulan lagi gue kesana,gue bakal rebut yg seharusnya punya gue"ucap seorang laki itu di sebrang telpon.
"oke, kalo gitu gue tunggu kedatangan lo"ucap seorang gadis itu.
__ADS_1
lalu gadis itu mematikan telpon sepihak dan tersenyum licik
🌸🌸🌸🌸🌸
sedangkan di sekolah.
saat jam istirahat.
"woyy" teriak erik mengagetkan rey yg sedang melamun
"paan si loe"ucap rey menatap tajam erik
"lo udah gue panggil lebih dari 20 kali ga di sahutin"ucap erik
"ga denger gue"ucap rey
"iya lah ga denger orang loe lamunin fiska mulu,semangat dikit dong,lesu aja loe"ucap flo
"is lo itu namanya juga bini nya lagi di rumah sakit ya sedih la,dongo juga loe itu"ucap erik
"wey lo yang dongo,semangat in dikit kek rey nya"ucap flo
"leh kok malah kalian yg ribut sendiri sihh" ucap rey
elsa dan cicil pun mendekat ke arah rey
"rey,gimana kondisi fiska?"tanya elsa
"belum sadar"ucap rey lesu
"loe yg sabar ya rey"ucap cicil
"eh ges,lo pada kan belom makan siang,giman kalo kita ke kantin aja"ucap erik
"eh gilak pake ges ges,ikut ikut loe"ucap cicil
"ah bodo,ayo jadi gak"ucap erik
"gue gak laper"ucap rey
"gue traktir deh"ucap elsa
"gue juga ya"ucap flo
"dih,gue nawarin rey,bukan loe"ucap elsa
"dih pelit"ucap flo
"engga deh makasih"ucap rey
tiba tiba rara datang dan nyamperin rey.
"hei rey" ucap rara yg berdiri di samping rey
"dih dasar ganjen"gumam cicil yg masi bisa di dengar oleh teman temannya termasuk rara
"apa lo bilang?!"ucap rara menatap cicil
"LOE GANJEN!"ucap cicil menekan kata kata 'ganjen'
tangan rara ingin menampar pipi cicil tapi sebelum itu terjadi erik menangkap tangan rara sehingga tangan rara berhenti.
"jangan lo sentuh pipi cicil dengan tangan kotor loe itu"ucap erik sambil menghempas tangan rara
semua yg ada disitu membulatkan matanya dengan yg di ucapkan erik
"sejak kapan lo jadi pahlawan ke siangan"tanya flo
"loe pikir gue batman apa"ucap erik sambil menatap cicil yg wajah
rara pun pergi dari situ karena kesal
"ges nanti kita ke rumah sakit barengan ya"ucap elsa
dan dapat anggukan dari teman teman nya
setelah itu mereka segera ke kantin
dan memakan makanan nya sampai habis kecuali rey.
dan pulang nya mereka ke rumah sakit terlebih dahulu.
__ADS_1