
malam hari pun tiba setelah rey dan fiska makan malam mereka segera ke kemar lagi
rey dan fiska pun duduk di tepi ranjang mereka.
tiba tiba rey membuka baju nya sebelum itu terjadi fiska membuka suara
"apa yg kau lakukan?"tanya fiska
"buka baju yang, gerah"jawab rey
"tumben buka baju"ucap fiska
rey tidak menjawab dia langsung membuka bajunya tanpa memperdulikan fiska..
tiba tiba rey mendatangi fiska...
fiska tidak menghiraukan rey yg sedang menatap nya. fiska tettap menatap layar ponselnya itu.
"yang" panggil rey
"hemm?"jawab fiska
"aku kan manusia normal"ucap rey membuat fiska bingung
"iya aku tau,trus kenapa?"tanya fiska tanpa menoleh ke arah rey
"aku mau itu yang"ucap rey membuat fiska menatap rey sebentar lalu tersenyum miring
"itu apa sih rey,yg jelas dong kalo ngomong"ucap fiska menggoda rey,padahal dia tau apa yg dimaksud suaminya itu.
fiska sukses membuat rey kesal.karena rey berpikir fiska tidak peka,rey merasa kesal.
"ish,itu loh yangggg,ituuuu"ucap rey kesal
fiska hanya tertawa
"kok ketawa si"jawab rey makin kesal
"kamu lucu kalo lagi kesal"ucap fiska di sela sela ketawa nya
"ishhh,yaudah,kalau kamu engga mau kasih,aku minta ke cewe lain aja nanti"ucap rey sambil tersenyum miring
fiska yg mendengar itu langsung mencubit pinggang rey
"auww,sakit yang"ucap rey sambil mengelus pinggang nya yg kena cubit tadi
"sukurin"ucap fiska ketus
tiba tiba rey membalikan wajah fiska,hingga wajah fiska menghadap nya....
dan cuman berjarak 3 centi kira kira
dan rey segera ******* bibir fiska,fiska juga tidak menolak,tapi dia juga belum membalas.
dan lama lama fiska pun membalas juga
tiba tiba rey menggigit bibir bawah fiska karena gemas
"auwww,sakitt yanggg"ucap fiska terkejut karena bibir nya digigit lagi.
rey pun melanjutkannya,fiska yg ingin melepas bahkan tidak bisa karena tidak diberi cela oleh rey sedikitpun.lama lama fiska mngeluarkan desahan hingga membuat rey tersenyum puas.
fiska pun membalas lu***** itu dengan lembut.
fiska membuka mulutnya lebih lebar lagi,dan dia membiarkan rey menjajahi nya.
begitu pula dengan fiska,fiska menjelajahi mulut reyhan,fiska melilitkan salah satu tanganya di leher reyhan sedangkan tangan satunya di dada reyhan membuat reyhan bertambah gairah dan menginginkan lebih dari itu.
setelah bibir,,,,dia mengecup leher fiska sehingga meninggalkan kepemilikan,bukan hanya satu sudah lebih dari satu,ternyata rey juga sangat rakus wkwkkwkw.
tak lamaa dia membuka baju nya satu persatu hingga sudah tidak ada pakaian yg menutupi tubuh nya lagi..
"aku mau sekarang yang"ucap rey membisiki fiska,membuat telinga fiska serasa geli
fiska kaget,tapi dia segera menganggguk,
dia memang ingin memiliki rey seutuhnya begitu juga denga reyhan
setelah membuka baju nya,rey mulai membukakan baju fiska,
dan kedua nya sudah bertelanjang bulat tidak mengenakan apapun
wajah fiska takut dan gugup.
dan saat rey hampir melakukannya
"yang,bentarrrr"ucap fiska menghentikan aktivitas rey
"kenapa yang?"tanya rey
"yang,pelan pelan ya"ucap fiska dengan nada pelan
"iya,tahan dikit ya yang,pertama nya emang sakit"ujar rey sambil menatap fiska
fiska hanya mengangguk tanda mengiyakan
rey dan fiska pun melakukannya,rey melakukannya dengan pelan pelan.
fiska hanya menggigit bibir bawah nya menahan sakit,dan sesekali beteriak.
karena sudah 1 jam tidak jebol juga,rey sangat gemas dan akirnya mengeras kan hataman nya sehingga beberapa kali baru jebol,air mata fiska pun lolos dari kelopak mata nya karena kesakitan,
rey yg melihat fiska mulai mengeluarkan air mata nya menyudahi aktivitasnya dan merobohkan diri nya di sebelah fiska...
walau sakit tapi dia bahagia bisa memliki rey seutuhnya
"maaf yang"ucap rey sambil menatap fiska
"maaf?untuk apa?itu sudah kewajiban ku untuk melayani mu"ucap fiska menatap reyhan
"thank you my wife, you are the best"ucap rey lalu mencium kening fiska dengan sayang lalu tersenyum tampan
"jangan kau perlihat kan senyum mu itu pada cewe lain"ucap fiska
"ha..ha.ha.ha iya yang,ni tu cuman senyum khusus untuk istri cantik ku ini"ucap rey sambil terkekeh mendengarkan ucapan fiska
__ADS_1
fiska hanya tersenyum manis,
"istirahalah"ucap rey dan di jawab anggukan oleh fiska
tak lama mereka terlelap karena kecapean bertempur...
🌸🌸🌸🌸🌸
sinar matahari menerobos masuk ke dalam jendela kamar mereka berdua,fiska lebih dulu bangun lalu menatap wajah rey sebentar lalu beranjak dari tempat tidur untuk membersihkan diri ,dia baru saja berdiri dan ingin berjalan
"auwww"pekik fiska karena dibawah nya rasanya perih. hingga membuat rey membuka matany
"kenapa yang?"tanya rey
"perih yang"ucap fiska
rey pun langsung beranjak berdiri dan langsung menggendong fiska
"apa yg kau lakukan?turunkan aku"ucap fiska
"hust,diam lah,aku hanya membantu mu,lagian ini kan juga karna ulahku"ucap rey sambil menggedong fiska sampai di kamar mandi
"ayo mandi bareng"ucap rey
fiska membulatkan matanya dan langsung menggeleng kan kepalanya
"no,no nanti malah lama,terus nanti malah telat sekolah"ucap fiska menolak
"engga,gak lama, janji"ucap rey
fiska berpikir sejenak lalu mengangguk tanda mengiyakan
rey menelati janji nya,di dalam mereka tidak melakukan apa apa mereka hanya mandi bersama.
setelah selesai mereka langsung kebawah untuk sarapan
"morning mah"ucap fiska sambil mendudukan dirinya di kursi
"papa mana ma?"tanya fiska
"morning juga sayang,papa uda ke kantor"ucal nia sambil duduk
fiska hanya mengangguk kan kepala nya
"fis,leher kamu kenapa merah?" tanya nia sambil menatap leher fiska
fiska membulatkan matanya lalu memegang leher dengan tangannya
"eh anu ma,,,digigit serangga,seranga nya buas banget mah"ucap fiska melirik ke rey.
rey hanya tersenyum kikuk
sedangkan nia hanya pura pura percaya saja.
setelah sarapan mereka langsung langsung berangkat ke sekolah
20 menit mereka sudah sampai di sekolah
saat rey dan fiska keluar mobil banyak yg langsung mengerubungi reyhan dan fiska lebih tepat nya ke rey.
"iya kak biar bisa kontakan siapa tau jodoh"ucap yg lainnya
"eh boleh fotbar kak?"tanya siswi lain
"iya kak untuk kenangan aja"ucap siswi lainya
setelah mendengar itu fiska mengerutkan jidatnya ke arah rey
fiska rasanya mau muntah mendengar kata kata siswi siswi centil itu tadi.
fiska pun langsung berjalan tak menunggu reyhan.
reyhan yg tau fiska sedang kesal langsung mengejar fiska dan tidak merespon siswi tadi itu.
saat rey sudah sejajar dengan fiska,dia langsung meraih jari jari fiska lalu di menggandeng fiska.
"jangan ditekuk terus mukanya,engga cantik lagi nanti.."goda rey sambil menatap fiska
fiska tidak menjawab ucapan rey dia tetap saja berjalan
brukk
dia menabrak dada bidang seseorang
"duhh,kalo jalan tu pake mata dong"ucap fiska kesal,memang dia sudah kesal malah dibuat kesal lagi.
"eh maaf"ucap laki itu
fiska mendongakan wajah nya agar bisa melihat siapa yg dia tabrak
"hem"ucap fiska cuek
lalu dia berjalan lagi dengan rey masih bergandengan tangan
"menarik sih tapi uda punya suami"gumam laki laki itu,laki laki yg di tabraknya adalah laki laki yg dulu pernah nabrak dia waktu di depan perpustakaan.
*******
sampai nya di kelas.
mereka pun berpindah tempat duduk
cicil duduk sama elsa,sedangkan fiska duduk sama reyhan.
"fis,loe kenapa muka kek gitu?"tanya cicil
"ga apa"ucap fiska sambil mendudukan dirinya di bangku sebelah rey
"fis,leher loe kenapa itu"tanya elsa sambil memperhatikan leher fiska
fiska membulatkan matanya dia lupa mengoleskan salep nya
"anu,,kegigit serangga"ucap fiska sambil menatap rey
rey langsung mengambil syal yg ada di tas nya dan memakaikan untuk fiska,setelah selesai memakaikan syal
__ADS_1
cup
reyhan mengecup kening fiska dengan lembut
"OMO,apa apa an kalian ini"ucap elsa
"biarin napa si sa,sewot mulu loe kayak baru liat aja"ucap cicil
"heheheh"elsa dengan cengir nya
"woyy,fis diem mulu lu"ucap cicil mengagetkan fiska
"loe kesambet di hutan ya"ucap cicil ngasal
"loe gimana kabar nya habis dari hutan?"tanya elsa
"kayak katanya cicil,gue habis kesambet"ucap fiska ngasal
"serius lo?"tanya elsa yg terlalu percaya sama ucapan fiska
"percaya amat lo sama gue,ya engga la"ucap fiska datar
"dih"ucap elsa
sedangkan rey hanya mendengarkan saja.
*******
bel masuk pun berbunyi
mereka mendengarkan yg di terangkan bu sivi kecuali fiska,dia sedari tadi melamun entah apa yg dia pikirkan.
"yang,yang dipanggil bu silvi yang"rey sudah menyikut fiska tapi dia tetap tidak ada respon.
"fiskaaaaaa!"teriak bu silvi hingga menyadarkan lamunan fiska
"eh apa bu?"ucap fiska sambil menatap bu silvi
"apa apa,kamu sudah saya panggil 3 kali ga di jawab"ucap bu silvi membentak
"keluar kelas sana,tidak udah mengikuti pelajaran saya"imbuh bu silvi
fiska pun berdiri sambil mengomel
"dih,jadi guru gitu amat,coba bukan guru uda gue remes remes dia"gumam fiska yg terdengar oleh reyhan
rey yg mendengar itu hanya menggelangkan kepala nya...
saat fiska sudah diluar tidak ssngaja dia menabrak rara
bruk
"loe kalo jalan itu liat liat dong"ucap rara datar
"weee,yg nabrak itu eloo,siapa suruh elo main hanpone di jalan"ucap fiska yg tidak terima di salahkan
"orang loe yg nabrak ko nyalahin gue"ucap rara sambil mendorong bahu fiska
"gue engga dorong elo,jangan bikin masalah lo"ucap fiska emosi
"hey kalian ini kenapa si"ucap cicil yg keluar kelas karena suda bel istirahat
"dia ni dorong dorong gue,dia yg salah dia juga yg sewot"ucap fiska menatap rara
"uda gausah debat,ga guna,ayo makan"ucap elsa dan menarik pelan tangan fiska dan segera meninggalkan rara
dan saat di kantin mereka memesan pesanan dulu lalu segera mencari tempat duduk lalu langsung duduk
"loe dari tadi pagi emosi mulu.kenapa lo"ucap elsa
fiska diam sejenak.
"gue sebel sama kakak kakak kampus sebelah,genit banget sama rey,berani banget minta fotbar sama nomor rey di depan gue"ucap fiska
"resiko punya suami idola para cewek"ucap cicil
dan tiba tiba rey duduk di sebelah fiska
"yang"panggil rey
"apa?!"tanya fiska jutek
"kenapa sih yang dari tadi kesal mulu"ucap rey
fiska engga berniat menjawab,karena engga ada jawaban dari fiska rey membuka suara lagi
"yang,nanti malam ikut aku ya"ucap reyhan
"heem"ucap fiska malas dan tanpa menoleh
tak lama pesenannya datang,fiska ngak memakan makanan nya dia hannya mengaduk aduk sambil bengong
"gak lo makan fis"tanya cicil
"ga laper "ucap fiska singkat
"sini ku suapin yang"ucap rey
rey langsung mengambil mangkuk dan menyodorkan sendok berisi bakso di depan mulut fiska
"aaak"ucap reyhan
fiska sejenak menatap sendok itu lalu membuka mulutnya
rey hanya tersenyum tipis..
rey bingung kalo fiska uda mara gitu,susah dibujuk soalnya...
.
.
.
jangan lupa tinggalkan jejak.
__ADS_1