.Cinta Luar Biasa

.Cinta Luar Biasa
.terharu


__ADS_3

bel pulang sekolah pun berbunyi.


"ges main dulu yuk,kemana gitu kek kan kita udah jarang kumpul bareng"ucap cicil


"main kemana?"tanya fiska


"main kemana aja deh,yang penting happy"ucap cicil


"gimana kalo kita ke maal,gue pengen beli sesuatu"ucap elsa


"dih bilang aja beli make up"cicil sewot


"tuh tau hahaha"ucap elsa


"ges"panggil fiska


"apa fis"tanya cicill


"gue tadi sebenarnya bukan marah sama rey,gue tadi di perjalanan liat wajah orang mirip sama kak andra"ucap fiska


"what?setan maksud lo?"ucap cicil kaget


"bukan setan,apa jangan jangan kak andra masih hidup ya ges"tanya fiska


"ga mungkin deh kalo kak andra masih hidup,kan polisi uda nyatain dia meninggal"ucap elsa


"apalagi kalo kak andra masih hidup pasti dia temuin lo lah,paling cuman perasaan loe doang"ucap cicil


"iya ya"ucap fiska membetulkan ucapanya cicil


"yodah gimana kalo kita ke maal ges"ucap fiska..


"yodah"ucap elsa


"bentar kalian liat rey ga?"tanya fiska


"tadi sih gue liat rey di gerumbungi kakak kampus"ucap cicil


fifka mengehembuskan napas nya kasar


"gue ga jadi ikutan deh,dadah"ucap fiska meninggalkan teman teman nya


"pasti cemburu lagi tu"ucap cicil


"dah biarin,kita ke maal berdua aja"ucap elsa sambil menggandeng tangan cicil


******


"hus,untung cicil liat dimana rey,ternyata benar dia disana sama kakak centil itu"gumam fiska dia langsung datangi reyhan


"rey!"jerit fiska


rey yg merasa namanya di panggil menoleh


"kenapa yang"tanya rey


"pulang ayuk"ajak fiska lalu melirik males ke kakak kakak yg sedang berkumpul disitu.


"rey ini pacar lo?"tanya salah satu kakak kakak tersebut


"gue bini nya rey!napa?"ucap fiska ketus


semua yg ada di sana melongo tak percaya.


"dasar genit"ucap fiska lalu menggandeng tangan rey dan menarik tangan rey ke mobil


kakak kakak kampus tadi masi melongo tak percaya,jika fiska istrinya reyhan


saat di perjalanan pulang rey mengemudikan mobilnya kecepatan sedang.


"yang"panggil rey


"hem?"jawab fiska tanpa menoleh dan masi fokus pada hanpone nya


"hadep sini dong yangg"rengek rey,entah kenapa rey jadi manja sama fiska


"iya apa?"jawab fiska lalu menghadap ke rey


"masih marah?"tanya rey


"engga ko"ucap fiska


rey hanya mengangguk lalu tersenyum tipis.


"tadi kenapa ga jadi jalan?"tanya rey


"tadi nya mau jalan,tapj kata cicil kamu di deketin sama cewe genit,yodah aku ga jadi ikut"terang fiska


"dasar cemburuan"ucap rey lalu mengacak rambut fiska pelan


"nanti malam kamu ngajak aku kemana si"tanya fiska


"tunggu aja nanti malam"ucap rey

__ADS_1


"ih aku mau nya tau sekarang"ucap fiska


"jangan dulu,sabaran,kalo aku kasih tau sekarang ga kejutan dong namanya"ucap rey


fiska pun hnya mengangguk tanda mengerti..


*******


malam hari pun tiba,tampak rey dan fiska yg sibuk sendiri sendiri.fiska mengoles make up sedikit agar tidak terlihat pucat,sedangkan rey masih ditemani laptop lipatnya.


rey selesai dengan laptop nya dia mengembalikan laptop nya di meja sebelah ranjang,dia pun segera membersihkan diri,setelah selesai dia ke ruang ganti untuk mengganti pakaian nya,tak lama rey sudah mengenakan kemeja berwarna hitam nya dengan jin levis sedangkan fiska memakai baju berwarna hitam dengan rok berwarna abu abu dengan seatas lutut nya,mereka tampak serasi.


tak lama mereka turun ke bawah dan rey mengemudikan mobil nya dengan kecepatan sedang ,dan fiska hanya melihat jendela.


mobil rey pun berhenti sempurna di parkiran sebuah gedung.mereka berdua langsung berjalan,rey memeluk pinggang fiska yg sedang berjalan beriringan dengannya.


dan saat mereka memasuki gedung itu rey dan fiska menuju liff dan menekan tombol menuju lantai yg paling atas.


fiska pun hanya menebak nebak mau kemana mereka,dia tidak banyak tanya kepada rey.


dan sampai lantai paling atas,mereka keluar dari liff,rey pun jalan dibelakang fiska lalu menutup mata fiska dengan kedua tangannya


"ikuti saja aku yang"ucap rey sambil mengarahkan jalan ke fiska.


fiska pun mengangguk mengiyakan.


dan sampai di sebuah tempat.


"aku lepasin tangan aku dari mata kamu,tapi kamu jangan buka mata kamu dulu ya yang"ujar rey,tanpa bertanya fiska mengangguk saja.


"sekarang buka mata yang"ucap rey yg sudah di sebelah fiska..


fiska membuka matanya perlahan lahan...


dia melihat sekeliling yg di penuhi lampion berwarna ungu muda, terdapat meja dan kursi untuk makan malam,dihiasi beberapa hiasan hingga terlihat mewah padahal sederhana tapi terkesan romantis,dia mendongak kan kepala nya melihat lagit langit,rasa nya sangat lah seperti kencaan ditemani bintang jatuh dan juga bintang yg berkelap kelip,fiska tersenyum menunjukan gigi putih dan rata nya


"apa kau menyukainya?"tanya rey menatap fiska


"sangat menyukainya"ucap fiska menatap rey sambil tersenyum, pun tersenyum puas dengan jawaban fiska.


dia segera mengambil kotak berwarna merah maroon di saku celana nya lalu dia berdiri di hadapan fiska


"fis,aku belum pernah melamarmu dengan baik dan benar,biarkan aku melakukannya"ucap rey dengan lembut


setelah mengatakan itu dia segera berlutut di depan fiska.


fiska menatap reyhan.


Don't break me down by rejecting me tonight. Be my wife, be the sun in my house forever"ucap rey dengan tulus dan lembut


fiska yg mendengar itu tak bisa menahan air mata haru nya lagi.air mata nya pun lolos dari kelopak matanya.


"Yes,I do"ucap fiska sambil tersenyum manis


setelah itu rey langsung menggapai jari fiska lalu dia memakaikan fiska cicin yg terbuat dari berlian itu.setelah selesai dia berdiri.


fiska langsung memeluk rey dengan erat


"makasih ray,ini adalah momen yang gak akan perna aku lupakan"ucap fiska


rey tersenyum tampan mendengar ucapan fiska,dia senang bisa membuat fiska bahagia.


fiska pun melepas kan pelukan nya


"ayo makan dulu"ucap rey dan djjawab anggukan oleh fiska,rey segera merangkul pinggang fiska sambil beriringan berjalan ke meja yg sudah disediakan


"apa ini rancanganmu rey?"tanya fiska di sela makannya


"iya"ucap rey


fiska pun tersenyum manis,rasanya dia sudah mendapatkan kebahagiaan nya di dunia,rasanya fiska ingin melayang saja karena merasa sebahagia ini.


rey yg melihat ada noda makanan di dekat bibir fiska,rey pun mendekatkan bibir nya ke bibir fiska,lalu dia mengambil noda yg nempel di bibir fiska menggunakan bibirnya.


fiska yg melihat itu terkejut.dia membulatkan matanya.tapi dia segera menyingkirkan rasa kaget nya


.tak lama seorang pelayan datang dan membawakan gitar lalu memberikan kepada rey. fiska menatap rey dengan wajah bingung nya.


dengan segera rey memainkan gitar nya sambil menyanyikan lagu yg berjudul 'ku akan menanti'.


setelah selesai rey membalikan gitarnya di pelayan tadi..


fiska termenung,ternyata ada bakat rey yg tersembunyi


"yang,kamu kenapa?"tanya rey sambil menatap fiska


"bisa main gitar kamu yang?"tanya fiska balik


"iya"ucap rey singkat


"bisa nanti juga?"tanya fiska lagi


"iya yangg,kenapa si muka nya gitu amat,gaena ya suaraku?"tanya rey

__ADS_1


"eh bukan gitu maksudku yang,aku baru tau kamu punya suara merdu,trus bisa main gitar lagi"ucap fiska


rey hanya tertawa kecil.


"i love you"ucap rey menatap fiska


"love you too"jawab fiska menatap rey


"yang,coba liat atas"ujar rey


fiska langsung menatap atas tiba tiba suara mercon berbunyi keras dan mercon itu membentik huruf 'i love you my wife',fiska tersenyum menampakan gigi rata dan putihnya.,setelah itu dia melihat wajah rey lagi


"I also love you my husband"ucap fiska lembut


rey pun tersenyum.


karena sudah mau larut malam mereka memutuskan untuk pulang dan rey melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang


"kak andra"ucap fiska kaget


"yang,siapa kak andra itu?"tanya rey


fiska menceritakan siapa andra sebenarnya


rey masih mencerna cerita fiska


"apa kamu yakin itu kak andra?"tanya rey masih fokus menyetir


"aku juga gatau,tapi akir akir ini aku sering liat"ucap fiska


"mungkin hanya perasaan kamu aja yang"ucap rey,dan di anggukin oleh fiska


******


mobil rey berhenti sempurna didepan rumahnya.rey segera membukakan fiska pintu lalu mereka beriringan menuju ke dalam.


"assalamualaikum ma pa"ujar fiska sambil mencium lunggung tangan nia dan sandi


"baru pulang"ujar sandi


fiska mengangguk


"habis bikin cucu untuk kita yaaa"ujar nia menggoda,fiska yg di goda itu terkejut lalu mukanya merah


"yasudah kalian istirahat"ujar sandi


rey dan fiska pun naik ke atas lalu masuk ke kamarnya beriringan.


"yang,nanti kalo lulus,kamu mau kuliah di mana?"tanga rey yg sudah duduk di sofa sambil memainkan laptopnya


"aku belum kepikiran"ujar fiska yg sedang duduk di depan meja riasnya dengan mengoles krim malamnnya


"kamu mau dimana"tanya fiska


"disebelah nya sekolah kita itu"ucap rey sambil memainkan laptopnya


"engga,aku gak mau kamu kuliah disanujar fiska dengan cepat.rey menatap fiska


"kenapa"tanga rey


"ish,kamu emng mau stiap hari di datangi kakak centil centil itu"ujar fiska kesal


rey berpikir sejenak "tapi kalo aku pindah,orang yg ngejar ngejar aku malah banyak yang nantinya"ujar rey lalu memandangi laptopnya lagi


fiska berpikir sejenak


"yaudah,aku ngampus sekampus sama kamu"ucap fiska dengan cepat,dia tidakk mau tidak sekampus dengan rey,karena takut rey bakal tergoda dengan perempuan lain.


rey sudah selesai denga laptopnya,dia menaruh leptop nya di meja dekat ranjang lalu dia berjalan menuju ranjang dan mendatangi fiska


"yang"panggil rey


"kenapa?"tanya fiska ssmbil menatap rey


"aku mau..."ujar rey sambil merebahkan dirinya di samping fiska.


"mau apa?"tanya fiska menggoda


"mau itu yangggg"ucap rey


"itu apa?"tanya fiska lagi


"ishh"ujar rey kesal


tak lama rey langsunng melu*** bibir tipis fiska,dan fiska segera membalas,fiska membiarkan rey menjelajahi isinya begitu juga dengan rey.rey turun ke leher fiska dan meninggalkan kepemilikan beberapa setelah pemanasan,fiska dan rey melakukan nya yg ke dua kali nya.


sudah 1 jam setengah,rey yg melihat fiska sudah tak berdaya menghentikan aktifitas nya lalu merebahkan dirinya di sebelah fiska.


"thank you my wife, you are the best"ucap rey sambil mencium kening fiska


fiska pun tersenyum manis ke arah reyhan.


tak lama mereka terlelap karena pertempuran tadi yg cukup melelahkan,mereka tidak mengenakan apapun,mereka hanya menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka.dengan posisi berpelukan.

__ADS_1


__ADS_2