.Cinta Luar Biasa

.Cinta Luar Biasa
.hamil?


__ADS_3

yaudah aku belikan"ujar rey sambil berjalan ke arah fiska


"beneran"tanya fiska girang.rey agak aneh melihat fiska yg mood nya berubah rubah.


"iya"ujar reyhan


"kamu ikut ga yang"tanya rey


"engga"jawab fiska lalu mengambil hanpone nya dan memainkannya


"yaudah aku berangkat"ucap rey


dan fiska mengangguk kan kepalanya


"hati hati"ucap fiska dan di anggukin eh reyhan.


fiska memperhatikan punggung reyhan yg makin jauh,lalu dia memperhatikan hanpone nya kembali


*****


sedangkan reyhan sedang membeli mangga muda untuk istrinya itu.setelah melihat ada gerobak buah dia langsung turun dari mobilnya,dan setelah membayar dia langsung menuju kantor lagi..


*****


"yang,ini"ucap rey sambil menaruh kantong plastik berisi buah mangga


fiska menatap rey lalu terukir senyuman yg manis "makasih kak "ucap fiska lalu dia segera mengambil pisau di dapur umum dan mengupas kulit mangga muda itu.


dan saat fiska memakan mangga itu,rey ingin mencicipi karena kalo diliat sepertinya enak,sehingga istrinya selahap itu


"yang aku cicip ya"ucap rey sambil duduk di samping fiska,fiska menganggukan kepala nya,dan rey segera mengambil dan saat memakannya lidah nya rasa nya sudah ketir dan lidah nya keram karena rasa mangga yg sangat kecut begitu


"enak kak"ucap fiska sambil memakan mangga nya


,rey langsung ke kamar mandi untuk ke wastafel dan berkumur,lalu dia segera meminum air putih.


"enak dari mana itu sangat asam"ucap rey menatap fiska "tapi kenapa kau selahap itu"ucap rey lagi


"menurutku ini enak,pas kok rasanya"ucap fiska di sela makan nya


rey mneggelengkan kepala nya dengan ucapan fiska dengan heran.


"sudah hentikan makan mu,kau bisa sakit perut memakan mangga asam sebanyak itu"ucap rey,lalu rey mengambil piring berisi mangga itu


"hiks kau jahat"ucap fiska sambil menangis karna mangga nya di ambil


"ada yg aneh dengan dia,kenapa dia menjadi cengeng seperti ini"batin rey


karena tidak tega rey pun membalikan mangga itu ke fiska,


mata fiska berbinar binar kegirangan,lalu dia tersenyum dan segera memakan buah nya sampai tidak tersisa sama sekali.


saat rey sudah selesai dari kerjaannya,dia mendatangkann fiska,dia menatap piring dan kantong plastik yg mula nya berisi mangga muda tapi sudah tidak ada di sana


"kenapa"ucap fiska sambil melihat apa yg diliat rey


"kau membuang mangga itu yang?"ucap rey sambil duduk di sebelah fiska


"tidak,aku mengahabis kan nya"ucap fiska


rey melongo dengan ucapan fiska,sekecut itu buah nya,tapi dia menghabiskan buah itu hingga tidak bersisa lagi,pikir rey begitu


"apa kau gila?kau akan sakit perut nanti"ucap rey menatap dingin fiska


"tidak akan,itu enak,malah aku menginginkannya lagi"ucap fiska menatap rey yg sedang menatap nya


rey menggeleng kan kepala nya tak percaya,sebanyak itu rey membelikan mangga itu untuk dia tapi masih kurang, pikir nya rey.


malam makin larut,rey mengajak fiska untuk pulang.dia melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.....


saat dia sudah di rumah fiska makan malam dengan keluarga nya dulu.


tapi saat dia mencium bau sop ayam dia merasa mual,karena tidak tahan dia lari menuju kamar mandi.


sandi dan nia saling tatap.rey segera menuyusul fiska


"ouwekk.ouwek"fiska memuntahkan semua isi makan nya yg dia makan


rey pun datang,"kau kenapa yang"tanya rey sambil cemas sabil mengelus pundak belakang fiska yg masih muntah,setelah selesai fiska membersihkan mulut nya dan membersihkan dengan tisu


"entah lah,aku mual sekali saat mencium bau sop ayam tadi,bau nya sangat tidak enak"ucap fiska sambil mengelap mulutnya dengan tisu


rey pun mengajak fiska ke dokter tapi fiska tidak mau,lalu fiska dan rey beriringan berjalan menuju meja makan,tapi mata fiska buram,langkahnya sulit sekali,pusing juga dia rasakan hingga dia tidak sadarkan diri,

__ADS_1


segera rey menangkap fiska sebelum fiska jatuh di lantai


"mahhh!pah!"teriak rey cemas


tak lama nia dan sandi datang


"kenapa fiska"ucap.nia cemas


"engg tau tiba tiba pingsan ma"ucap rey cemas


"yaudah buruan gendong rey"ucap sandi


rey segera menggedndong fiska dan sandi yg mengemudi,sedangkan nia dia duduk di sebelah sandi.,sedangkan rey dan fiska di belakang.


"pa tambah kecepatannya"ucap rey cemas.


sandi pun melajukan mobil nya menuju rumah sakit terdekat,setelah sampai dia segera menggedong fiska masuk ke RS itu


"sus,tolong sus"ucap rey yg masih menggedong fiska


suster segera menyuruh rey untuk meletakan fiska di dorongan.dan suster mencegah rey yg hendak masuk karena disuruh tunggu di luar.


debi pun datang


"bagimana keadaan fiska ,rey?"tanya debi cemas


"belum tau mah,dari tadi dokter belum kluar"ucap rey masi bolak balik jalan di depan pintu


sedangkan nia dan sandi duduk di kursi.


tak lama dokter keluar.ssmuanya pun mendekat ke arah dokter.


"dok gimana keadaan istri saya"tanya rey cemas.


"istri bapak cuman kelahan dan janin nya baik baik saja"ucap dokter


"apa?janin?istri saya hamil?"tanya rey terkejut


"iya pak,apa bapak baru tau?janin nya sudah memasuki 3 minggu,dan kalau mau berhubungan diusahakan pelan pelan ya pak"tutur dokter


rey hanya mengangguk senyumannya tak hilang dari bibir nya begitu juga dengan orang tua rey dan fiska,mereka sangat bahagia karena akan di karunikan seorang cucu..


"saya boleh masuk dok"tanya rey


dokter pun mengangguk dan pamit undur diri,segera rey mengampiri fiska yg bersandar di tempat tidur itu


setelah itu rey mengajak fiska pulang dan segera meninggalkan rumah sskit tersebut,fiska masih bingung dengan sikap mama dan mertuanya yg aneh dan tiba tiba sangat perhatian pada fiska..


dia juga aneh melihat rey yg sedari tadi tidak melunturkan senyuman nya.


sampai di rumah fiska dibawak debi dan mertuanya ke kamar


"sayang,kamu jaga kesehatan ya"ucap nia


"jangan nyusahi suami kamu karena permintaan kamu yg aneh aneh hahaha"ucap debi diakiri tawa


fiska hanya mengagguk kepala nya karena belum bisa mencerna kata kata orsng tua nya


mereka semua pun meninggalkan fiska dan rey di kamar


" kak rey,kenapa kok mereka aneh banget"tanya fiska menatap rey


"emmm kenapa yaaa....."ucap rey


"pengen tau gak"tanya rey


fiska mengagguk kan kepala nya karena semakin penasaran.


rey sejenak diam


"kita akan jadi orang tua"ucap rey sambil tersenyum memperlihatkan gigi putih dan rapinya


"apa?a..aku hamil?"tanya fiska membulatkan matamanya,seketika senyuman rey memudar karena melihat ekspresi fiska yg seperti tidak suka..


"apa kau tidak suka?"tanya rey dengan dingi


"bukan begitu kak,tapi aku masih sekolah,bagaimana dengan sekolahku"ucap fiska


"kau tenang saja,tidak akan ada yg mengeluarkan mu,lagi pula itu sekolah milik papa dan mama,tapi aku tidak mengijinkanmu untuk sekolah selama kau hamil"ucap reyhan


"apa kau ingin melihat ku bosan dirumah"ucap fiska


"bukan begitu,tapi kau sedang mengandung,kau tidak boleh banyak berpikir dan kelelahan"tutur rey

__ADS_1


"ehem baiklah"ucap fiska sambil menatap rey


.


seketika pandangan fiska menuju ke rambut rey,rasanya ingin seklai dia memgang itu


"kak"panggil fiska


"hem?mau apa?makanan?"tanya rey menatap fiska,fiska menggelengkan kepalanya


"lalu mau apa?"tanya rey


"aku ingin rambutmu"ucap fiska.rey menatap aneh ke fiska


"maksudku aku ingin memegangi rambutmu"ucap fiska


"apa kau sungguh terpesona melihat rambutku sehingga ingin memegang nya"rey menggods fiska.


"jangan GR deh,orang ini yg minta dedek bayi nya juga"ucap fiska


rey hanya tersenyum tipis,lalu dia mendekat ke arah fiska dan sedikit menundukan kepala nya agar fiska bisa menggapai rambutnya."permintaan nya sungguh aneh"gumam rey masih terdengar oleh fiska


"bilang apa tadi!"saut fiska sambil melotot


"eh,engga yang,ayo cepetan pegangg,ntar aku berubah pikian lo"ucap rey.


fiska pun memegang rambut reyhan,dia mengelus rambut itu sampai puas


"sudah"ucap fiska lalu menurunkan tangannya sambil tersenyum puas.rey membalikan badannya menghadap fiska..


"love you"ucap reyhan


"love you too"jawab fiska


"oh iya sebelum dede bayi nya keluar,kamu hatus membuat janji"ucap rey sambil tersenyum miring.


"janji?janji apa?"ucap fiska


"janji,jika anak kita sudah lahir,siang jatah anak kita,dan malam jatahku"ucap rey sambil tersenyum,


fiska yg mendengar itu tersenyum menahan tawa.


"sepertinya malam pun tak untukmu,jika dia cengen atau rewel malam pun bisa saja dia bangun"ucap.fiska menatap rey


"jangan sampe dia mirip dengan mu yg cengen dan manja"ucap rey meledek.


"hee.ini anak ku ya wajar lah kalo sifatnya sama kayak aku"sewot fiska


"hei,jangan lupa itu anak ku juga,dan jangan lupa jika tak ada aku kau tidak akan bisa membuatnya"ucap rey menatap fiska


"jika tak ada kau,,aku bisa melakukan nya dengan orang lain"ucap fiska ngasal


"terserahmu,silakan dicoba kalau kau berani,kau tak mungkin berani"ucap reyhan sambil menatap fiska


"oke,aku akan mencoba nya,siapa bilang aku engga berani mencoba nya,aku bahkan udah pernah dengan kevin"ucap fiska ngasal dan tidak sadar


rey membulatkan mata nya sempurna.


"apa yg kau katakan barusan?pernah?kevin?"tanya rey menatap tajam fiska


"eh anu aku ngasall"ucap fiska bingung.


rey sejenak terdiam dan rey meninggalkan fiska,rey tidur terlebih dahulu.


"apa dia marah?mengapa tidur duluan?mengapa malah menghadap ke sana"gumam fiska.


fiska mengutuki dirinya sendiri yg kelepasan menyebut nama kevin di depan rey.dia tidsk bisa tertidur,karena dia sudah biasa tidur sambil di peluk.dia mencari arah yg nyaman tapi tidak ia temukan,dia hanya membolak balikin badannya.


"isshhh,sungguh menyebalkan,kenapa mulutku bisa luncurin nama dia si,bodoh banget,ah,padahal aku cuman ngasal"ucap fiska,


fiska mengira rey sudah tidur jadi dia bersandar di ranjang.sambil berbicara sendiri.


dia menatap rey yg sedang pura pura tidur.


"kakk,kak rey"ucap fiska pelan


"ah sepertinya dia sudah tidur,tapi aku pengen masakan nyaaa,sebel"ucap fiska yg terdengar oleh rey.


"hufh,lebih baik besok aja deh"ucap fiska dan segera merebahkan badannya dan memejamkan matanya


tak lama dia terlelap,rey yg hanya pura pura tidur pun membalikan badanya menatap fiska"apa iya dia perna melakukanya pda kevin?atau memang asal bicara?"gumam rey


tak lama dia lun terlelap ssmbil memeluk tubuh fiska yg membelakangi nya.

__ADS_1


.


.


__ADS_2