
Setelah acara wisuda selesai,Raffi mengantarkan naya dan kedua orang tua nya ke kost an naya.
"kamu mau mampir dulu ngga?"
"aku langsung pulang aja yah,kamu pasti capek mending kamu istirahat" seraya mengusap puncak kepala naya
"ya udah,tp kamu hati-hati yah,,,"
dan di angguki oleh raffi.
Setelah mobil yang di kendarai raffi tak terlihat,naya pun masuk ke dalam kamar kost nya,dan di dalam kamar sudah ada rendi dan orang tua naya kemungkinan mereka akan menginap semalam.
"teman kamu mana kak?" tanya mama naya
"mba dinda lagi pulang ke bandung mah"
"jadi kamu tidur sendiri?"
dan di angguki oleh naya.
Dinda adalah teman satu kamar naya,umurnya hanya beda 2 tahun dengan naya. Sudah satu minggu naya tidur sendiri,karena dinda sedang pulang ke bandung.
__ADS_1
"selamat yah kak,, kamu selalu bikin mama dan papa bangga" ucap papa seraya mengelus puncak kepala naya dengan sayang
"terima kasih mah pah,ini semua juga berkat kerja keras dan doa dari mama papa" seraya memeluk kedua orang tuanya.
"kamu juga harus slalu bikin mama dan papa bangga,kamu harus janji sama kakak belajar yang rajin nanti kakak akan membantu biaya kuliah kamu nanti" ucap naya yang sontak membuat rendi dan juga papanya terharu,bahkan rendi sampai menitikan air matanya. bagimana tidak,rendi bukanlah adik kandung naya tapi naya dengan tulus menyayanginya.
"terimakasih kak,aku janji akan selalu berusaha membuat kakak,mama dan papa bangga"
rendi pun memeluk naya dengan ait mata yang masih terus menetes di pipinya.
"sudah jangan nangis,kamu itu cowok ngga boleh cengeng,karna kelak kamu yang akan menjaga kakak,mama dan papa".
"sebelumnya aku minta maaf pah karena aku mau tetap disini dan lagi aku udah ngajuin surat lamaran kerja di salah satu perusahaan terbesar di asia pah dan kebetulan juga kantor kak dinda kerja pah".
"iya nggak apa sayang papa makin bangga sama kamu nak,semoga kamu diterima kerja". ucap papa
"amin,,, terus doain naya yah pah mah"
dan di angguki oleh kedua orang tuanya.
setelah cukup lama berbincang naya dan keluarganya pun tidur satu kamar dengan naya dan mamanya di ranjang dinda sedangkan papa dan rendi tidur di ranjang naya.
__ADS_1
pagi hari orang tua dan adik naya pun kembali ke cirebon karna orang tua naya pun punya kesibukan sendiri dan lagi rendi juga masuk SMA.
setelah mengantar orang tua naya ke depan,mereka pun pamit dan tidak lupa naya yang terus saja memeluk mamanya,berat memang hidup jauh dari keluarga tp naya harus tetep berusaha untuk membantu ekonomi keluarga dan lagi naya sudah betekad akan membiayai kuliah rendi nanti.
menurut naya,hidupnya akan bahagia ketika melihat orang tua kita bahagia karna kebahagiaan orang tuanya adalah yang utama.
"kamu jaga diri yah kak,selalu taat beribadah nggak peduli kamu sesibuk apapun kamu harus meluangkan waktu untuk ibadah dan istirahat" pesan mama yang sebernya juga berat buat ninggalin naya di jakarta.
"iya mah naya akan selalu inget pesan mama"
"rendi kamu jaga mama dan papa yah,, ingetin papa supaya jangan terlalu capek" pesan naya pada adiknya
"iya kak,rendi akan selalu jaga mama dan papa"
rendi pun memeluk naya
kemudian naya memeluk mama dan papanya nergantian. Rendi dan orang tua naya pun masuk ke dalam mobil,mereka melambaikan tangan tanda perpisahan pada naya dan naya pun membalasnya.
naya yang sedari tadi menahan air matanya pun sudah tidak bisa lagi di tahannya,akhirnya air matanya jatuh juga. naya menangis di dalam kamarnya,sejujurnya naya masih ingin keluarganya menemaninya sebentar lagi saja,tapi karna papa naya yang punya usaha di cirebon juga nggak bisa di tinggal lama dan juga rendi yang sudah mulai masuk sekolah jadi mereka hanya menginap semalam saja.
π»π»π»π»π»
__ADS_1