
Raffi dan naya pun makan malam di sebuah cafe dengan suasana yang romantis. di sela-sela makannya raffi terus saja menatap naya,dilihatnya naya yang begitu terlihat bahagia.
"sayang,, gimana kuliah kamu?" naya pun memulai obrolan
"baik sayang dan sebantar lagi aku akan lulus"
"alkhmdulilah aku bahagia sayang"
"kerjaan kamu gimana? ada yang godain kamu nggak?" tanyanya yang penuh selidik
"kerjaan aku lancar,,, dan lagi siapa juga yang mau godain aku"
"tapi kemaren aku lihat kamu duduk berdua sama cowo di depan gerbang kantor kamu"
"oh itu pak arfan,dia bekerja di bagian staf
manajemen".
Arfan dan nanda memang sudah menjadi teman baik naya dan mereka juga sering makan siang bersama jika rena pergi dengan sahabat-sahabatnya. karna biasanya naya selalu makan siang dengan rena.
"arfan kan temen aku fi,,, dan kemaren dia nemenin aku nunggu kamu tapi pas kamu datang arfan masuk lagi ke kantor soalnya di panggil sama ibu rena" terangnya
"oh,, kamu jangan terlalu deket sama dia"
"iiish kamu ini,,"
raffi memang terlihat posesif itu karna rasa cintanya yang begitu besar. dan naya tau itu,makanya sesibuk apapun kerjaannya dikantor,naya selalu meluangkan waktunya untuk raffi,begitu pula dengan raffi.
Di lain tempat,semenjak sandra bertemu dan berkenalan dengan bastian mereka semakin dekat dan bisa dibilang sandra selingkuh dengan bas. sandra sudah tidak memperdulikan sikap dimas yang tetap tidak mau ada sentuhan selain di tangan. tapi sandra mendapatkannya dari bas,egois memang karna sandra memilih keduanya. jika dimas adalah lelaki yang di cintainya,lain hal dengan bas,sandra merasa nyaman berada didekat bas. karna bas adalah sosok lelaki yang romantis.
Dimas yang memang sedang cuti ingin membuat kejutan pada sandra karna sudah 1 minggu dimas berada di bandung untuk menghadiri seminar.
dimas pun melajukan mobilnya menuju apartemen sandra. setelah sampai dimas awalnya ragu karna dimas pagi-pagi sudah menelfon sandra untuk memastikan apakah sandra ke butik atau tidak. dan sandra bilang dia ke butik,tapi saat dimas sampai butik tidak ada sosok yang dicari.
__ADS_1
dimas pun merasa khawatir pada sandra karna takut ada apa-apa pada kekasihnya tersebut. kekhawatiran dimas beralasan karna sandra tinggal sendiri dan kedua orang tuanya tinggal di surabaya.
"gue langsung ke atas aja lah, takut ada apa-apa sama sandra"
sesampainya di depan pintu apartemen sandra,dimas pun memasukkan kode pin nya. apartemen mewah dengan segala fasilitasnya. saat mulai melangkahkan kakinya,dimas seperti mendengar suara orang yang sedang mengobrol. dimas pun masuk ke dalam ruang tengah dan alangkah terkejutnya. dimas melihat sandra duduk di pangkuan seseorang dan sedang berciuman. tapi dimas tak tahu siapa sosok lelaki itu,karna memang posisi dimas di blakang sofa yang mereka duduki.
Sandra yang menyadari akan kehadiran seseorang pun melepaskan ciumannya,dan betapa kagetnya sandra saat melihat dimas berdiri tepat menghadapnya.
"dimas" lirih sandra
yang sontak membuat bastian berdiri dan hampir membuat sandra jatuh dari sofa. yah,, lelaki itu adalah bas sahabat dimas.
"berapa lama kalian hianatin gue?" dingin dimas
"dim,maafin aku,," ucap sandra
"gue ngga perduli !!, gue cuma nanya sejak kapan lo hianatin gue!! suaranya meninggi
"dim ini semua salah gue,gue yang deketin sandra" bas menimpali
"udah gue bilang gue ngga perduli !!"
"ok,, mulai dua bulan yang lalu, lo udah bukan pacar gue lagi. dan lo juga bukan sahabat gue lagi !!" menunjuk kearah sandra dan bas bergantian
"gue harap kita ngga akan ketemu lagi,gue jiji sama lo berdua" seraya berlalu meninggalkan apartemen sandra.
"dimas maafin aku" sandra terisak
tapi dimas tak menggubris permintaan maaf sandra.
sandra pun menangis sejadi jadi dan bas pun mencoba menenangkan sandra,karna bas mencintai sandra. salah memang,tapi cinta kan datang tiba-tiba,itulah yang di fikirkan bas. dia tidak peduli sandra adalah pacar dari sahabatnya.
hati dimas sakit bahkan sakit sekali,bagaimana pun sandra adalah wanita yang di cintai dimas 9 bulan ini,tapi mau gimana lagi??.
__ADS_1
dimas melajukan mobilnya menuju apartemen ricko.
sebetulnya dimas mempunyai empat orang sahabat,ada ricko,rena,bas dan sisil.
tapi hanya ricko dan rena yang paling dekat dengan dimas. karna bas dan sisil tinggal di luar negeri.
dan ricko pun satu kantor dengan rena,hanya jabatan ricko yang lebih tinggi. ricko menjabat sebagai direktur di perusahaan PRAYOGA CORP.
ting tong suara bel
ceklek
"dimas,tumben lo kesini" ricko heran,karna sebelumnya ricko mengajak dimas ketemu karna kebetulan ricko pun sedang cuti,tapi dimas menolaknya.
dimas pun masuk ke dalam apartemen ricko dan duduk di sofa,wajahnya terlihat frustasi,matanya pun merah,seolah menahan amarah.
"dim lo kenapa?"
"sandra selingkuh sama bas" lirih dimas
"hah!!!" ricko kaget
"apa karna sikap gue yang ngga mau di sentuh??"
"jangan di pikirin,mungkin dia bukan jodoh lo"
"kalo memang jodoh,jangankan tidak bersentuhan,bahkan tak saling tatap muka pun bisa berjodoh"
"itu kan sebuah prinsip,siapa pun berhak punya prinsip" jelas ricko
Setelah cerita dengan ricko,dimas pun merasa lebih lega dan memutuskan untuk pulang.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
__ADS_1