
Sasuke memarkirkan mobilnya di tempat parkir di kawasan Shopping Mall yang besar itu.
Setelah itu, Sasuke membuka pintu dan keluar dari mobilnya.Sakura berniat ingin membuka pintu namun belum tangannya memegang pintu, pintu telah pun dibuka oleh Sasuke.
"Hn, silakan." Ucap Sasuke.
"Arigato!" Ucap Sakura, dengan rasa gugup dengan apa yang dilakukan Sasuke..kenapa Sasuke harus melayaninya seperti princess?
"Kau tidak usah repot membukakan pintu.. aku bisa melakukannya sendiri." Kata Sakura tidak mengharapkan apa-apa layanan special dari Sasuke kepadanya.
"Hn, akan ku pastikan kau menikmati waktu kencan berdua denganku.." kata Sasuke, tenang.
Sakura memutar bola matanya dengan kepala yang digeleng pelan.Sampai saat ini Sakura heran kenapa pria itu berusaha untuk menawan hati gadis sepertinya.
Sasuke menatap ke bawah, ke arah tangan Sakura yang putih mulus itu, dan mau memegangnya tetapi..
"Jadi kita mau ke mana dulu?" Soal Sakura, menghentikan fokus Sasuke ke arah tangan gadis itu.
"Hn.. terserah kau.. aku akan mengikutimu ke mana saja."
"Eh? tapi.. kau yang mengajak ku.." gerutu Sakura sedikit mencebik, jujur ia juga tak tahu ingin ke mana.
Melihat Sakura mencebik, Sasuke sedikit pucat. "Kita Shopping aja.. dan pergi ke tempat" yang kau sukai." Usul Sasuke dengan yakin, berharap Sakura membuang raut cemberutnya itu.
"Hmm.. terserah, aku ikut kau saja!" Kata Sakura tanpa komplain.Sasuke menghela nafas lega mendengar ucapan Sakura itu.
"Okay, lets go!" Sakura mulai melangkah ke hadapan, membiarkan Sasuke menyusulnya.
"Hn?!" Sasuke ingin menghentikan Sakura namun tidak jadi melihatkan Sakura yang sudah semakin jauh.
"Haahh.." Sasuke menghela nafas panjang.
"Ke mana hilangnya keyakinan dirimu wahai Uchiha Sasuke? pegang tangan saja tidak berani!"
"Shut up!"
Sasuke bermuram sendiri.
"Sasuke-kunn!!" panggil Sakura di hadapan dengan berkacak pinggang karena Sasuke lambat menyusulnya.
Sasuke pun mulai menyusul Sakura.
Sasuke mengajak Sakura ke sebuah butik yang terkenal, aurora boutique..lalu mereka disambut mesra oleh para karyawan cantik dan seksi di situ.
"Selamat datang ke Aurora Butik!" Sambut seorang karyawan wanita dengan pipi yang merona menatap Sasuke.
"Kyaa~ itu Sasuke kan??!!"
Para gadis yang lalu lalang mulai menatap.
"Kau banyak fans.." gumam Sakura, terpaku dengan populariti yang dimiliki oleh Sasuke.
Sasuke membuat raut tidak nyaman.Namun, ia acuhkan sekeliling nya.Sasuke menarik Sakura masuk ke dalam butik.
Di dalam butik itu.. Sakura terpaku dengan pelbagai jenis pakaian yang sangat cantik dan elegan itu..
"Sakura.." Sakura melirik ke arah Sasuke.
"Hn.. cepat ubah penampilan mu!"
Sakura terkejut.. "Eh tapi....
Sasuke menarik tangan Sakura dan membawanya bersama beberapa baju yang ia sudah ia pilih.Sakura heran, sejak kapan pria itu memilih pakaian itu untuknya?
__ADS_1
Sakura pasrah, dipaksa menukar baju dalam kamar persalinan.Beberapa menit, ia pun keluar dengan baju pertama yang dipilih oleh Sasuke.
...
...
Sasuke tertegun menatap Sakura,menatap keindahan ciptaan tuhan di depan matanya itu.
Sakura bersemu merah saat ditatap penuh intens oleh Sasuke.
"B-bagaimana?"
"Hn.. tukar!"
"Eh? tapi yang ini sudah bagus...
Sasuke menatap Sakura tajam.
"Tukar."
Sakura menghela nafas panjang.. lalu masuk kembali ke dalam kamar persalinan.
Beberapa menit kemudian..Sakura keluar dengan pakaian yang kedua.
...
...
Sasuke menelan saliva menatap Sakura, menatap bagian belahan dada yang terekspos jelas itu..
Sakura segera menutup belahan dadanya dari terus ditatap oleh Sasuke.
"J-jaga pandanganmu! dasar mesum!!"
"Hn..tukar."
...
...
...
...
"Ini yang last.. jika tidak aku tidak mau beli apa"!!" Ancam Sakura, mulai kesal saking malu terus memakai pakaian pilihan Sasuke itu.
"Tukar."
"Grrr!! Sasuke-kun..!!" marah Sakura sebal.
"Tch, fine! tapi ini yang terakhir kali,okay? Shanaro!" Sakura masuk sembari menggerutu, mulai annoying dengan sikap memilih Sasuke itu.
Sakura mulai menatap baju terakhir yang dipilih oleh Sasuke.. ia sedikit malu ingin memakainya.. apalagi saat ditatap oleh Sasuke.
"Sakura?!"
Sasuke mulai memanggil, tidak sabar mahu menatap Sakura dalam outift pilihannya.
Pasrah.. Sakura keluar dengan wajah yang sudah merah bak tomat kesukaan Sasuke.
...
...
__ADS_1
Gulp! Sakura tampil begitu seksi dengan outfit pink pilihannya itu dengan sangat menawan.
Jika ia jadi Naruto.. pasti pria itu sudah mimisan menatap pemandangan di hadapannya saat itu.. tetapi untung saja Sasuke masih bisa mengawal dirinya dan stay cool di hadapan Sakura.
"Puas?" Sakura merona malu.
Sasuke mengakhiri sesi memilih baju dengan memanggil karyawan dan membeli semua baju yang dicuba Sakura.
Kecuali untuk dress pink yang terakhir itu.
"Aku nggak mau!" Protes Sakura.
Sasuke menatapnya datar. "Hn.. kau sangat cocok memakai pakaian itu, Sakura.Pakai saja dan tidak perlu tukar!"
"Tapi.." Sakura tak bisa bersabar.. Sasuke memintanya memakai pakaian kurang bahan seperti itu? baju" pilihan Sasuke semuanya baju kurang bahan dan Sakura tidak suka baju seperti itu apalagi menampakkan belahan dada dan rok pendek.
"Kenapa kau tidak suka?" Soal Sasuke.
"Aku tidak biasa.."
"Tapi kau biasa saja memakai celana pendek dan t-shirt murah yang menampakkan perut? bukankah tiada bedanya?" heran Sasuke.
"Aku suka stylenya.. tapi style ini semuanya terlalu seksi..." rungut Sakura pelan.
"Sakura.."
"Hmm.. aku akan menanggalkan baju ini jika kau memaksaku!" ugut Sakura,berani.
"Tanggalkan saja.. jika kau berani." Sasuke berlalu pergi.. membawa pakaian Sakura bersamanya.
"Kyaaa.. itu pakaian kuu... Sasuke-kun..!!!!" marah Sakura kesal.Mau pakai apa ia jika Sasuke membawa pakaiannya? berbogel gitu? tch!
Sakura menggandeng tangan Sasuke sepanjang berada dalam shopping mall itu dengan perasaan malu.Sasuke mengeratkan tangan Sakura, senang kerna gadis itu sendiri menggandeng tangannya.
"Aku malu.." Sakura ingin menyorok melihat tatapan" liar para laki" yang melihat ke arah dirinya.
"Kenapa?" Sasuke menengok ke arah yang dilihat Sakura dan seketika ia terhenti.
"Ehh? Sasuke-kun? kenapa berhenti?" Sakura bingung.
"Hn." Sasuke memberikan tatapan membunuh kepada mata" mesum yang melihat Sakura.. tatapan menusuk yang cukup memberikan mimpi ngeri kepada sesiapa yang melihatnya.
Sakura kembali menengok ke arah para pria yang melihatnya, dan bingung para pria itu langsung tidak menatapnya lagi.
Saat Sakura menatap Sasuke.. Sasuke menarik Sakura dekat dengannya dan menutup bagian belahan dada Sakura dengan tangannya.
"Sasuke-kun?"
Sasuke mendengus. "Hanya aku saja yang bisa menatap dirimu." Tegas Sasuke.
Sakura membulatkan matanya melihat betapa marahnya raut wajah Sasuke ketika ini.
"Eh? Toneri.. itu Sakura kan?"
Urashiki menuding ke arah Sasusaku yang berada tidak jauh dari mereka.Toneri yang berdiri di sebelah Urashiki hanya menghela nafas.
"Huhh.. kenapa dengan Sakura? aku tidak punya apa-apa hubungan dengannya lagi."
"Aku tahu..tapi kau pasti tidak mahu melihat ini?"
Toneri dengan jelingan mata, melirik ke arah yang dilihat oleh Urashiki, lalu..
Deg!
__ADS_1
"Sakura dan.. Sasuke?"
To Be Continued