3 Saudara Terkutuk : Enter Another World

3 Saudara Terkutuk : Enter Another World
Bab 1: Apa Yang Sedang Terjadi


__ADS_3

"Apa kamu baik-baik saja?" Bertanya.


(Kenapa orang ini diam saja)


"Apa kau anak akademi?"


(Hahh...)


"Iya, emang ada apa?" Masih bertanya.


Tiba-tiba orang tersebut berbalik badan dan menatapku, kami saling bertatapan walau aku tidak bisa melihat wajah nya karena tertutup jubah.


Aku mencoba menghindari orang tersebut, ku berjaga jarak darinya. apapun yang terjadi tetap tenang, pada dasarnya bersikap tenang adalah tindakan yang benar.


Dan hal ini pun terjadi....!!


Orang tersebut mengeluarkan sesuatu dari dari belakang tubuhnya, aku yang sigap mencoba menghindari nya. tetapi itu sia-sia, Aku tertusuk pedang.


kesadaran ku mulai memudar dan orang yang tadi menusuk ku seketika menghilang.


(Sial...,apakah aku sudah mat*)


"Dasar manusia lemah...."


(Suara siapa itu)


"Siapa kau..." Aku memberanikan diri untuk bertanya.


Sepertinya suara itu sudah hilang, Aku membuka mata ku dan melihat bahwa diriku ada dua.


"Siapa kamu....!!" Bertanya.


"Siapa aku...?" Jawaban yang diterima.


"Aku adalah dirimu dan dirimu adalah aku" Lanjutnya.

__ADS_1


(Maksud dari nya apa)


Aku masih bingung apa yang sedang dia bicara kan, ditambah tempat apa ini. semua berwarna putih, tidak ada satu pun bangunan. terakhir kali aku tertusuk pedang, itu yang masih ku ingat.


Orang yang mirip dengan ku hanya berdiri diam tak bergerak, Aku mencoba mendekati nya.


Baru juga berdiri, orang tersebut malah hilang entah kemana. Aku mencoba mencarinya, ku lihat sekeliling, Namun tidak ada siapa-siapa.


Sampai....!!


"Kau mencariku...?"


"Heh...., kenapa kau bisa di belakang ku?" Tercengang.


(Siapa orang ini, kenapa dia bisa dibelakang ku)


"Jangan takut.." Mencoba menenangkan.


"Aku adalah dirimu dan dirimu adalah aku" Ucapan yang di ulang kembali.


"Sebenarny-" Ucapan yang terpotong.


Tiba-tiba aku tersadar, aku melihat sekitar. sebuah ruangan yang penuh dengan alat-alat medis dan juga bau obat dimana-mana.


Ternyata, aku sudah ada di rumah sakit. seseorang menemukan ku tergeletak di jalan, Aku bangun dari brankas. namun seseorang meminta ku untuk tidur kembali.


(Hawa panas yang sangat kerasa)


"Tuan, jangan banyak gerak dulu"


(Harus nya aku mat* saja)


"Bagaimana keadaan nya dokter...?" Seseorang yang cemas.


"Dia baik-baik saja, tunggu sampai pasien sembuh total dulu" Suara Dokter.

__ADS_1


"Jangan terlalu banyak bicara dulu, pasien masih belum sembuh total.." Lanjutnya.


(Suara langkah kaki)


Saat ini aku masih belum bisa menggerakkan seluruh tubuhku, mungkin beberapa yang masih kuat untuk ku gerakan.


Aku masih harus berterima kasih kepada orang tersebut, karena telah membawa ku ke rumah sakit. di dunia ini ada beberapa kondisi yang sangat-sangat kacau, di era moderen ini masih juga menggunakan sihir.


Para manusia disini menggunakan alat moderen tapi juga menggunakan sihir, beberapa orang menolak sihir tetapi juga beberapa orang menolak era moderen karena bisa merusak dunia.


(50%\=50%)


{Buat pembaca, di mohon untuk membaca ini. di karena kan bab ini di tulis dari orang pihak pertama/ tokoh utama, bisa dibilang kehidupan tokoh pertama. untuk bab berikutnya mungkin sudah berbeda sudut pandang, jadi mohon maaf atas ketidak nyamanan nya. saya selaku Author}


"Mungkin itu seimbang..." Aku bergumam.


(Ehh....)


"Siapa kamu..?" Bertanya.


"hahaha....." Tertawa.


"Kenapa kamu tertawa.....!!, aku benar-benar bertanya kepada mu" Marah.


"Aku yang menolong mu"


(Dia tersenyum)


Tiba-tiba hati ku berdebar-debar sesaat melihat senyuman indah nya, tapi aku juga menahan rasa ke egoisan ku.


"Siapa nama mu?" Dia bertanya.


"Ak...Aku"


Dan pada akhirnya......

__ADS_1


__ADS_2