3 Saudara Terkutuk : Enter Another World

3 Saudara Terkutuk : Enter Another World
Bab 3: Penyelamatan


__ADS_3

(Kenapa ini terjadi....)


"Ai.... kau dimana" Gumam Rey.


Rey melihat banyak orang disana sedang berkumpul, dirinya berpikir bagaimana caranya agar dirinya tidak diketahui. Rey melihat sebuah botol kaca kosong, Rey hendak mengambil botol tersebut dan melemparkannya ke sesuatu sudut kosong.


Tarrr......!!!


Botol yang di lempar kan Rey pecah, beberapa orang memeriksa dan mencari suara botol pecah itu. setelah keadaan mulai sepi Rey memulai aksinya.


Rey berlari dan melompat ke atas kontainer dari satu sisi ke sisi lain, dirinya bingung kenapa bisa selincah itu. sampai Rey melihat Ai yang berbaring di jalanan kosong, tidak ada satu pun yang menolong adiknya.


Seketika sebuah truck datang menuju ke arah Ai berbaring, dengan secepat kilat Rey berhasil membawa Ai ke tempat aman.


(Kenapa....)


"Apa kau terkejut..." Suara misterius datang kembali.


"Hah.....kenapa bisa?" Rey masih kebingungan.


"Tak perlu khawatir, itu baru sedikit kekuatan ku" Cemooh suara itu.


"Sebenarnya kau siapa....!!" Rey sedikit kesal.


(Suara itu hilang...)


Rey berusaha membangun kan Ai, entah apa yang akan Rey lakukan sekarang. dirinya merasa kelelahan, karena baru pertama kali merasakan kekuatan yang besar.


Tidak ada pilihan lain bagi Rey, dirinya membawa Ai pergi ke luar penghalang. Rey menelepon teman nya, dan temannya segera menuju kesana.


Ai yang masih belum sadar di sandar kan ke salah satu pohon sakura, Rey kembali masuk ke dalam penghalang.


"Maaf kan aku Ai, aku harus pergi menyelamatkan yang lain" Gumam Rey kepada Ai.


(Lelah...)


"Bagaimana pun cara nya pergi cari anak itu...!" Ucap orang yang menyiksa Ai.


(Sampai kapan....)


"Sepertinya anak perempuan itu dibawa oleh seseorang ke luar penghalang" Jawab anak buah orang tersebut.


"Sial.....!!" Marah di Sergai geram.


(Bunuh....)


"Jadi kalian ya..., yang membuat adik ku kesakitan..!!" Rey yang marah dan tidak bisa mengendalikan emosinya.


"Si-siapa kau...." Panik.


Dengan kecepatan yang tidak karuan bahkan sangking cepat nya sampai mata tidak bisa melihat, Rey membantai orang-orang yang menyiksa Ai.


(Kecuali)


"A-ampun...." Panik dan berkeringat.


"Apa katamu?" Rey yang sudah tidak bisa menahan emosinya.

__ADS_1


"Setelah apa yang kau perbuat, sekarang malah minta ampun.....!" Lanjutnya.


"Aak-aku minta maaf...." Orang itu sudah mulai panik tidak karuhan.


"Semoga kau di ampuni.." Ucap Rey sembari menebas leher.


(Kenapa aku bisa begini)


Seketika Rey tersadar dan saat melihat apa yang ada di depan matanya, dirinya berlari dan muntah. Rey masih tidak percaya jika dirinya bisa berbuat seperti itu, tiba-tiba suara itu datang kembali.


"Apa kau menikmati nya?"


"Sebenarnya kau ini siapa...!" Rey bertanya.


"Masa bodoh siapa aku"


(Suara itu hilang)


Rey menelepon teman nya dan bertanya apakah Ai baik-baik saja, dan temannya berkata jika Ai baik-baik saja.


Rey melanjutkan pencarian nya dan dirinya menemukan Aka yang berada di dalam kontainer dengan kondisi babak belur, tanpa pikir panjang Rey menerobos lewat pintu kontainer dan menghajar habis-habisan orang yang berada di dalam nya.


"Apa kau baik-baik saja..." Rey bertanya.


"Kenapa orang seperti mu ada di sini" Aka yang sedikit cemas.


"Akan ku lepaskan tali di tangan mu itu dan lari lah ke luar penghalang, jangan sampai dirimu tertangkap lagi" Rey menjelaskan bahwa masih banyak orang-orang di luar sana yang sedang mencari Rey.


"Tap-" Aka yang belum sempat ngomong di dorong Rey keluar dari kontainer.


Rey dengan cepat pergi mencari ibu dan ayah, sedangkan Aka berlari keluar penghalang. Aka masih berfikir jika dirinya tahu lokasi ibu dan ayah, dirinya sempat berhenti di pertengahan jalan. Hampir ketahuan orang-orang disana, namun dengan sigap Aka bersembunyi dan melanjutkan larinya.


(Suara deringan)


"Iya halo..., apakah ada masalah?" Rey bertanya.


"Woyy..., aku belum sempat bilang!!" Aka menyaut dengan teriakan.


"Hahh.. Aka kenapa?"


"Aku tahu lokasi ibu dan ayah, ikuti panduan ku!!" Aka sedikit kelelahan.


"Ok" Jawab Rey.


Rey menuju lokasi ibu dan ayah dengan dibantu Aka, namun baru setengah perjalanan Rey dihadang oleh orang-orang penculik dan bos nya.


Rey sempat berfikir ingin mengakhirinya disini, dan dirinya tidak jadi mengakhiri. setelah di hadapkan ke kedua orang tua nya.


Rey mengingat masa lalu nya yang kejam dan menyakitkan, namun dirinya berusaha untuk menghilangkan semua beban pikiran nya.


Bos itu membuat tawaran ke Rey, jika Rey bisa melawan semua pasukan bos itu maka orang tua Rey akan dikembalikan dengan selamat atau sebalik nya.


"Bagaimana menurut mu anak muda?" Tawaran.


"Jangan bodoh...!!" Aka ngikut pembicaraan.


"Aku akan menunggu pendapat mu" Bos itu menunggu jawaban dari Rey.

__ADS_1


"Aku bilang jangan...., kau akan mati di sana" Aka mencoba memberhentikan Rey dengan tawaran tersebut.


(Maaf)


"Baik lah, tawaran mu akan ku terima" Ucap Rey.


"Bodoh....!!!" Aka menutup telpon nya dan berlari masuk kedalam penghalang lagi.


Rey bertarung sampai dirinya tidak memikirkan keselamatan nya sendiri, boss itu tertawa terbahak-bahak melihat Rey yang kewalahan dan sudah terluka parah.


Dan setelah pertarungan itu tinggal satu orang yang harus Rey kalah kan, namun orang itu sangat kuat bagi Rey sendiri. Aka tiba-tiba muncul dan menggunakan sihir api untuk menyerang boss itu.


Rey yang kewalahan mengakhiri pertarungan itu dengan mengeluarkan kutukan dan memasuk kan kutukan itu kedalam tubuh lawan terakhirnya.


Lawan terakhirnya meledak dengan guyuran darah, Aka sangat terkejut jika Rey bisa melakukan sihir berbahaya dan sesadis itu.


Aka membuka tali dan penutup mata ibu dan ayah, betapa senangnya mereka melihat Aka baik-baik saja.


"Apa kau baik-baik saja Aka?" Tanya Ibu.


"Ak-aku baik-baik saja, apa kalian tidak apa-apa?" Tanya balik Aka.


"Ini semua berkat Rey" Lanjut Aka.


"Rey?" Ibu dan Ayah yang masih kebingungan.


Ketika Aka berbalik badan Rey sudah tidak ada di sana, Aka sangat kebingungan dan terkejut. Ibu dan Ayah juga masih kebingungan dengan apa yang dikatakan Aka.


(Tiba-tiba)


Aka mendapat pesan dari Rey, jika Ai sudah dibawa kerumah sakit. Rey meninggalkan pesan singkat itu, Aka bergegas membawa Ibu dan Ayah menuju rumah sakit yang di tunjuk Rey.


Mereka mengambil satu unit mobil dari para penculik, Ayah menginjak gas menuju cepat kerumah sakit. di dalam perjalanan Aka mencoba menelepon Rey tapi selalu terputus, dirinya berharap jika Rey tidak apa-apa.


Di balik perjalanan Aka, Rey duduk di atas gedung dan melihat pemandangan kota moderen di tambah sinar bulan yang indah.


Rey membuka handphone nya dan melihat panggilan terputus dari Aka, dirinya hanya menghiraukan nya.


(Apa yang harus aku lakukan)


"Sihir macam apa itu?" Rey masih bingung.


"Itu adalah sihir kegelapan, sihir bahaya dan hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu" Suara misterius itu datang kembali.


"Soal sihir kegelapan, apa yang kau lakukan pada tubuh ku!"


"Soal tubuh mu tidak penting, asalkan...."


"Asalkan apa....?" Rey bertanya dengan rasa penasaran.


"Kau tidak mati"


(Hilang lagi)


Dengan rasa penasaran yang cukup besar, Rey menghubungi teman nya yang membatu dirinya dalam membawa Ai ke rumah sakit. namun, kontak teman nya hilang dan dirinya tersadar jika ia tidak punya teman satu pun.


(Tadi siapa)

__ADS_1


Rey menghiraukan itu semua dan menjatuhkan diri dari atas gedung.


"Hahaha.....!!!" Rey tertawa jahat.


__ADS_2