3 Saudara Terkutuk : Enter Another World

3 Saudara Terkutuk : Enter Another World
Bab 4: Murid baru


__ADS_3

(Gila)


Rey terbangun dari tidur nya, wajah nya seperti orang kebingungan. bukannya bangun dari tempat tidur malah bangun di sebuah tong sampah.


Tidak lupa melihat jam di handphone, dia terkejut kalau sudah waktunya untuk berangkat ke sekolah. Rey berlari tergesa-gesa karena sudah terlambat, dirinya sempat mandi di sebuah toilet.


(Teriakan itu masih terdengar)


"Tunggu dulu...!"


"Sial....seragam ku sobek" Gumam Rey dengan perasaan panik.


Dirinya belum sempat mengganti seragam sekolahnya, karena waktu juga sudah mepet Rey tak pikir panjang berlari dengan kencang menuju sekolah.


Di sekolah Aka dan Ai sudah ada di depan gerbang sekolah, mereka berpamitan kepada Ibu dan Ayah. Rey yang baru datang sempat melihat mereka semua, namun Rey hiraukan dan lanjut berjalan.


Setelah masuk ke dalam gedung sekolah, lorong-lorong di penuhi oleh murid-murid, suara berisik dimana-mana membuat Rey sedikit terganggu dan sampai lah Rey di kelas.


Di kelas Rey duduk di belakang, banyak orang mengatakan jika Rey adalah murid paling diam dan bodoh di kelas. Rey selalu di banding-bandingkan oleh murid lain, juga banyak yang menindas Rey.


Ibu dan Ayah sempat di panggil ke sekolahan untuk mengurusi Rey, namun yang Rey dapat kan hanyalah penyesalan. berbeda dengan Aka dan Ai, mereka mendapatkan kebebasan dan dukungan.

__ADS_1


(Keadilan itu dimana)


"Weh...guru udah masuk" Ucap salah satu murid memberitahu.


Semua murid duduk di meja masing-masing, dan memberikan salam kepada guru.


"Baiklah anak-anak, disini saya akan memperkenalkan seseorang kepada kalian" Guru sedang memperkenalkan.


"Apa murid baru?" Semua murid seketika ikut berbicara.


"Semua murid tenang...." Guru menyuruh semua murid untuk tenang.


Kedua mata Rey seketika membuka lebar, dirinya sedikit tercengang melihat perempuan itu.


"Perkanal kan dia adalah murid baru di sekolah ini, pindahan dari sekolah elite" Memperkenalkan.


"Kalau begitu perkenalkan saya Nia Olivia dari sekolah elite, disini saya di beri tugas dari sana untuk memantau perkembangan sekolah ini. disini saya tidak sendiri, saya bersama teman. ya mungkin beberapa teman untuk menemani saya" Nia memperkenalkan dirinya kepada murid-murid di kelas itu.


"Baiklah Nia, kamu boleh duduk dimana kamu mau" Guru menyuruh Nia untuk duduk.


Seketika semua orang menawarkan tempat duduk mereka, namun Nia menolak. dirinya berjalan menuju Rey dan duduk di dekat Rey

__ADS_1


Seketika semua orang melihat tajam ke arah Rey, mata sinis mereka membuat Rey ingin pergi. dengan bersikap baik Rey beranjak pergi dan mencari tempat lain, baru saja berdiri tangan Rey di tarik Nia.


Membuat suana semakin panas dan tidak terkendali, Guru mencoba menenangkan dan akan memulai pelajaran.


(Mati aku)


Bel istirahat berbunyi waktunya para siswa untuk beristirahat dan bersantai sedikit untuk menenangkan pikiran, seketika Rey berlari menuju kamar mandi.


"Untung aku bisa lari dari dia, tapi....." Gumam Rey dikamar mandi.


"Kenapa aku harus lari dari dia?" Lanjutnya.


Rey keluar dari kamar mandi dan berpas-pasan dengan Aka dan Ai, seketika mereka saling melihat satu sama lain. belum sempat Aka berbicara Rey sudah pergi meninggalkan mereka berdua.


"Aku harus merahasiakan ini dari Ai"


"Tunggu....." Suara teriakan dari seorang perempuan.


"Hem.....?" Rey menoleh ke arah suara itu.


Ternyata........

__ADS_1


__ADS_2