
JAM 10 PAGI.
Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat. Waktu untuk mencari barang yang berguna untuk jas membutuhkan waktu yang lama.
Setelah selesai dengan ruangan kantor terakhir.
Ia segera menuju ke tengah yaitu rel kereta api tempat penumpang menunggu kereta dan mau naik keretanya.
Jas menyebrangi rel kereta dengan hati hati. kemudian dia tidak sengaja melihat potongan tangan berdarah.
Tangan yang begitu panjang seperti laki laki. Anehnya.. Sebelumnya jas melewati rel ini lebih dahulu untuk mencari barang di gedung. dilihat Tangan itu tidak ada namun sekarang ada.
"mengapa ada tangan disini. Apakah ini tangan yang ketahuan maling sendal." ucap jas.
Ada hal-hal yang menakut terjadi saat jas mencari barang barang di gedung seberang.
Seperti kucing hitam berjalan di atas lantai. Burung terbang di atas kepala jas. Dan ikan berenang di aquarium.
firasat jas mengatakan ada yang tidak beres. Isi kepala jas membuat banyak kemungkinan terjadi.
Tidak mau diambil pusing jas segera pergi mencari mereka bertiga. Berharap mereka juga menemukan sesuatu yang berguna untuk nantinya.
Tetapi mereka tidak ada di tempat yang dijanjikan untuk bertemu kembali.
Jas menunggu sebentar. Namun karena melihat kucing yang selalu memperhatikan dirinya. Jas mulai merasa ada yang aneh.
Dengan berlari secepat mungkin dan mengecek ruangan lainnya yang di lewati oleh jas.
dalam 12menit jas sudah mencari di seluruh ruangan gedung pertama mereka masuk ke stasiun ini. Dari kantor kepala. Ruangan Staff. Ruangan Kantin. Dan Tiket.
Dari semua itu. Tapi tidak ada tanda keberadaan say. Gina. Dan Yoga.
"kemana mereka pergi !!. " ucap jas.
"bukannya aku sudah suruh mereka untuk menunggu disini. " ucap jas.
"say!gina!yoga!dimana kalian sialan!!." Ucap jas.
Jas berteriak keras dengan kencang juga. ia tidak merasa peduli lagi ada monster didekat sini atau tidak.
perut jas merasa mulai mual. Dan rasa dingin mulai dirasakan. jas merasa pusing kepala. dia hampir terjatuh ke lantai tapi jas bangkit kembali.
Baginya sekarang menemukan mereka adalah yang terpenting. Jas sangat takut jika terjadi sesuatu pada mereka bertiga.
Tidak ada yang membalas teriakan jas. Arti nya mereka tidak ada disini. Mereka bisa saja berada diluar.
Jas mengeluarkan hp dan berharap hp nya bisa dinyalakan. tapi sayang sekali hp ini sepertinya kehabisan batu batrai.
Tidak pantang menyerah jas mencoba juga berusaha berulang kali menghidupkan hp nya.
Tapi hasilnya selalu mati. Jas berpikir cepat dengan melihat sekitar.
melihat lihat sekeliling. terus melihat disekitar dan melihat di jalan lantai stasiun.
Tapi tidak ada ide sama sekali yang ada hanya kekecewaan terhadap diri nya sendiri.
Mengapa ia tidak tahu kalau ada yang sedang terjadi di sini.
disaat jas sedang mencari sesuatu barang yang tidak ada hasil. Dan tidak ada guna nya mencari itu.
merasa bodoh dan merasa sesak di hatinya. kemudian kembali dia memeriksa disekitar tangan yang terpotong itu.
Dia memeriksa dengan seksama dan berharap ada sesuatu. Tapi tidak ada apa apa.
jas mulai merasakan kegelisahan dalam pikiran nya.
Dia melihat di arah datangnya kereta di rel kereta sepanjang rel.
tidak jauh dari sana dia melihat sesuatu kantung hitam juga ada barang di dalam kain kantung hitam.
Merasa itu sesuatu yang sangat penting. Dia merasa terselamatkan sedikit karena ada petunjuk.
__ADS_1
jas dengan segera mendekat dan kemudian terjatuh. Ia bangkit lagi dari terjatuh. Dan segera lari mengambil kantung hitam itu.
Jas memeriksa katung hitam itu dan menemukan sebuah hp.
"ini kan hp say. Mengapa disini!!. " ucap jas.
Ternyata itu hp say. seperti nya jas menemukan hp say dalam keadaan mati. Jas menyalakan hp say.
Berharap hp ini menyala. Jas bergetar di tangan kanan nya. Dalam hati jas berdoa tidak terjadi apa apa terhadap mereka.
Beberapa detik hp say akhirnya menyala kembali. jas menunggu opening merek hp itu :v sambil berputar di tempat.
Setelah selesai ia memeriksa album nya. Tidak ada apa apa selain foto say bersama keluarga nya.
Jas mencoba menelpon hp yoga. Tapi tidak bisa terhubung. Say tidak punya pulsa dan jaringan hp nya jelek.
Dia kecewa kenapa say tidak membeli pulsa padahal say ini setiap hari bisa memainkan game online di hpnya.
Oh ternyata jaringan hp nya kembali normal setelah dikatai katain dulu. Dengan cepat Jas mencoba kembali menelpon yoga.
Terdengar suara dari kejauhan stasiun. asal nya ada di tempat agak jauh darinya berada.
"kring.. tut.. Tut.. Tut.. " suara bunyi hp.
Jas mencari asal suara itu. Ia menelusuri rel kereta dan berjalan dengan gelisah.
Hp itu ada di sekitar semak semak di samping rel kereta.
Jas melihat sisa organ dalam tubuh manusia. Dia melihat sepanjang rel banyak sekali pakaian yang robek dan bau busuk.
"semoga mereka bertiga baik baik saja. " ucap jas.
Seperti nya mereka bergerak menelusuri rel kereta. dengan penuh banyak pikiran jas tidak bisa berpikir jernih lagi.
Jas berpikir Dia hanya bisa mencari mereka dengan mengikuti rel kereta.
Tapi apakah benar mereka lari menelusuri rel kereta. Apakah mereka tidak lari ke arah lain.
mereka tidak bisa lari ke arah lain karena pasti mereka akan lari ke arah sini jika ada yang menyerang mereka dari arah berlawanan.
Karena disekitar stasiun pintu masuk sudah ditutup oleh mereka. Tidak ada monster yang bisa masuk kecuali dari arah datang nya kereta. hanya di rel saja yang tidak ada pintu.
Monster itu sepertinya datang dari arah kereta tiba ke stasiun. Disekitar rel hanya ada pagar yang melindungi rel dari luar.
jika benar. seharusnya mereka bisa tahu jika ada monster yang sedang mendekat karena pasti terlihat.
Mengapa ada tangan yang terpotong dan organ tubuh yang kemana mana.
Jas harus segera menolong para beban hidup itu. Tapi ia malas berjalan jauh lagi.
Jas mengingat ada gudang yang berisi penuh kereta disaat dia sedang mencari.
Segera pergi mencari kereta di gudang. Ternyata benar masih ada kereta di sini.
Jas menaiki kereta dan masuk ke ruang kendali kereta. banyak sekali tombol dan ada tuas di bangku.
Dia tidak mengerti apa fungsi semua tombol dan tuas itu.
Tapi yang pasti dia harus mencari kunci terlebih dahulu. Tanpa kunci mesin tidak bisa hidup. Namun tanpa bahan bakar juga mesin tidak ada daya. Karena jas tak tahu bahan bakar jadi kita skip aja.
"haduh capek kek gini. " ucap jas.
Jas pergi ke ruangan-ruangan di dalam gudang kereta itu. Ada pintu yang terkunci.
Jas mencari sesuatu disekitar sana dan tidak menemukan apa apa. Tidak ada pilihan lain.
kemudian dia menendang pintu itu dengan keras berulang kali.
Dengan keras dan cepat pintu itu tidak rusak. sial sekali pintu itu sangat kuat tidak bisa dibuka dengan paksa.
Mungkin karena jas masih smp tenaga dalam di kaki nya belum mencapai puncak kekuatan maksimum genji.
__ADS_1
jas mulai berpikir tidak karuan lagi. Bagaimana dia harus menyusul mereka. Apa dia harus lari saja.
Mereka pasti sudah sangat jauh. Tidak keburu lagi. jas merasa lelah tapi dia terus menendang pintu itu.
Perasaan kesal dicampur sedih dirasakan jas. dia berharap bisa membuka pintu kantor ini.
"heh kamu butuh linggis untuk menghancurkan pintu. tidak bisa dengan di tendang biasa. " ucap yoga.
"sialan gimana aku bisa menemukan linggis. aku saja tidak tahu dimana linggis itu berada." ucap jas.
"nih linggis. aku ketemu di dalam lemari peralatan penjaga kereta." ucap yoga.
"okeh makasih bantuan nya. " ucap jas.
setelah diberikan linggis oleh yoga jas mulai menghancurkan pintu ajaib doraemon itu.
Dengan keras dan cepat terus menusuk gagang pintu itu berulang kali.
Akhirnya dia berhasil menghancurkan pintu itu. Jas membuka pintu dengan menendangnya dan kemudian masuk kedalam ruangan tersebut.
Dia menemukan kotak besi di dinding. Dia membuka nya. ternyata itu tempat penyimpanan semua kunci.
hanya ada empat kunci yang menggantung di dalam sana. Jas mengambil semua kunci itu dan membawanya.
Pergi ke ruang kendali kereta dan duduk disana. Ia ditemani yoga disebelahnya.
"kamu mau menghidupkan kereta. Emang bisa?. " ucap yoga.
"tentu bisa. jika kita berusaha pasti bisa. kereta ini bisa hidup. entah bagaimana caranya. " ucap jas.
Jas memasukan kunci pertama dan mencoba menghidupkannya tapi gagal.
Ia mencoba kunci kedua tapi gagal kembali. Ia mencoba lagi dengan kunci ketiga akhirnya mesin kereta hidup.
"wih berhasil hidup. Keretanya masih bagus karena hanya terlihat tua bukan berati sudah rusak. untung saja kamu menemukan kereta ini." ucap yoga.
"akhirnya bisa menyala mesin nya." ucap jas.
"kita berhasil yoga. " ucap jas.
"hebat kamu jas. " ucap yoga.
"tapi ada yang aneh apa ya. " ucap jas.
"ntah lah yang penting kita harus cepat menyelamatkan say. " ucap yoga.
"kamu benar. Kita harus cepat. " ucap jas.
jas menekan semua tombol tapi tak ada tanda tanda kereta bergerak. Jas mendorong tuas di dekatnya.
Kereta itu bergerak lambat. Jas mendorong lagi tuas ke depan. Kereta mulai bergerak dengan cepat.
Jas dan yoga berhasil menjalankan kereta. Dan keluar dari gudang.
Untungnya rel nya mengarah ke arah tempat Arah dimana say seharusnya lari. Mereka mulai meninggalkan stasiun kereta.
"yey kita jalan naik kereta api. Baru kali ini loh aku. apalagi kita yang menjalankannya. " ucap yoga.
"beneran yoga. Aku merasa aneh loh. Kek aku merasa bodoh banget kalau aku gak tahu gitu. " ucap jas.
"bodoh kenapa sih. Kita harus cepat menolong say. Dengan naik kereta kita bisa mengejar mereka. " ucap yoga.
"apasih mulai aneh aku. " ucap jas.
perjalan mereka berlanjut dengan kereta. Sial nya say tidak tahu kemana. Jas berharap say lari menelusuri jalan rel.
Jika tidak menemukannya jas tidak tahu lagi say dan gina pergi ke arah mana.
"sumpah aku merasa aneh. tolong kasih tahu aku apa itu. " ucap jas.
Bersambung 💕
__ADS_1