4 Anak Laki Laki

4 Anak Laki Laki
BAHAYA DISAAT KERITIS


__ADS_3

Sesampai nya mereka bertiga di suatu tempat yang gelap dan kumuh. banyak bau bau amis juga memiliki aura berbahaya di setiap lantai memiliki bekas lendir yang masih basah.


Jas yang sangat khawatir kalo ini mulai menjadi ide buruk jika kita tetap menelusuri pasar di pusat kota ini. Say tetap ingin melanjutkan perjalanan karena sudah terlanjur membawa tambahan beban hidup.


Dengan penuh gelisah dan kekhawatiran mereka bertiga berjalan pelan pelan untuk menghindari suara berisik karena takut membangunkan sesuatu yang berbahaya.


tik.. Tik.. Tik.. . (suara dari tetesan air).


Suasana di sana semkin mencekam dan bau amis mulai lebih terasa. Lendir yang tadi nya sedikit kini mulai banyak yang ada di lantai.


"aduh.. pengen berak" ucap say.


"tahan bentar lagi kita ada di wilayah sayuran dan makanan" ucap jas.


"kakak bau banget" ucap Gina.


"kakak tahan pengen berak. Dek" ucap say.


Selain suasana di sana berbahaya. Matahari juga mulai muncul sebentar lagi kemudian semua ikan terbangun mereka bertiga bisa mati.


"kita harus cepat cari persembunyian terlebih dahulu. " ucap jas.


"ya.matarhari sebentar lagi muncul. " ucap say.


say melihat toko buku terbuka yang ada di pinggir jalan. Suasana dan kebersihan di sana sepertinya terjamin aman.


"jas ayo. Itu di sana aja kita istirahat. " ucap say.


"ya udah gasss! " ucap jas.


JAM 5.40 PAGI.


Bener saja ikan ikan mulai bangun dari tidur nya dan perlahan lahan bergerak kembali mencari cari makanan dengan mengandalkan penglihatan.


"sudah di kunci semua akses keluar nya say" ucap jas.


"sudah semua" ucap say.


"siap beres kak" ucap Gina.


Mereka bertiga akhirnya bisa berIstirahat di suatu tempat yang aman tanpa ada ke khawatiran ditemukan ikan ikan pemakan daging.


"bagus sekarang kita tahan tahan disini gak makan gak minum :) " ucap jas.


"what th* f***k" ucap say.


Say sangat kaget dengan pernyataan jas. Dan melihat realita benar apa ada nya kita gak ada tas atau pun barang yang berguna tidak ada. apalagi makanan.


"haduh bakal kelaparan nih. " ucap say.


"hey ingat kita ini gak berhasil membawa makanan untuk di bawa. " ucap jas.


"selalu ada aja halangan kalo sudah ada sedikit kesempatan " ucap jas.


"jadi kita harus bagaimana nih. Gak ada cara lain untuk bisa makan apa" ucap say.


"bisa cuman aku sendiri yang harus pergi kalian tinggu disini sebentar saja. " ucap say.

__ADS_1


"jangan terlalu berisiko kalo sendiri" ucap say.


"resiko lebih berat kalo ada tambahan beban. Udah kamu tunggu aja disini. " ucap jas.


"serius *** :v " ucap say.


"jaga nih si bocil kesesatan. Kalo gak mau diam tinggalin aja" ucap jas.


"kakak aku bisa dengar loh" ucap Gina


"cuman canda kok. sedikit bercanda aja :3 " ucap jas.


" :v "ucap Gina.


" owkeh kalo gitu. Kamu bawa sendal legenda nih udah di kasih buf skill cuman ngefek sekali doank. "ucap say.


" sama bawa senter yang hanya berguna saat malam doank :v "ucap say.


" hati hati kak semoga gak beruntung"ucap gina.


"πŸ—ΏπŸ‘πŸ» gak papa yang penting dapet semangat dari bocil nakal" ucap jas.


JAM 6.30 PAGI


Jas berjuang sendiri masuk ke dalam pasar. Sambil selalu berdoa agar menemukan koleksi figur di toko mainan.


Setiap hampir bertemu ikan di jalan raya jas selalu memutar arah den melewati ikan dari jalan lain.


setelah sampai dalam pasar. Jas sangat senang karena banyak bahan sayuran dari penjual sayur yang di tinggalkan sama pemilik nya.


Banyak sekali barang dagangan yang ditinggal dan ada beberapa bahan yang masih segar.


Jas mengambil beberapa makanan kaleng cepat saji. Dan beberapa snack yang ia pikir tidyak ada yang doyan snack kecuali anak gadis unyu itu.


jas juga mampir ke toko tas dan pakaian. oleh jas semua tas dan pakaian hampir dibawa semua :)


(nyesel pas tahu kok berat dia bawa).


"hehehe di pilih dulu nih yang bagus :3 " ucap jas.


banyak sekali tas bagus namun kek nya gak mahal mahal banget :v


Jas melihat pakaian setelan dan berjas hitam. Jas langsung memakai pakaian yang dia yakin muat. Ternyata kebesaran :)


Ada Setelan berjas yang berukuran kecil. Jas mengambil nya. Langsung ia pakai tanpa pikir panjang. Dan ternyata pass dengan ukuran tubuh nya :v


Tidak lupa pada say. Jas mengambil setelan tersebut dengan ukuran yang sama dengan say.


Jas juga mengambil pakaian anak perempuan dan ****** ***** untuk dia pakai ganti nanti.


Setelah mengambil bahan makanan kaleng atau pun sayuran juga tas dan pakaian. Sehingga sepertinya bahan pokok sudah cukup untuk beberapa hari.


selain toko pakaian jas juga mampir ke toko senjata banyak sekali senjata bagus dan mahal. Namun seperti bakal percuma karena jas kurang paham dengan senjata besar dan berat itu.


Jas mengambil senjata sniper standar beserta mengambil peluru senjata. Jas kemudian mengambil senjata 2 handgun dengan alat perlengkapan nya.


Jas mengambil pelindung kepala 2 bersama armor yang akan ia pakai. Sebelum itu jas mengambil pula banyak peluru handgun.

__ADS_1


Tak lupa menulis kalo dia ngambil barang dengan alasan keadaan darurat dengan nama say. πŸ—Ώ


JAM 7 PAGI.


Jas kemudian kembali ke tempat persembunyian say dan gina berada. jas lebih hati hati karena hari akan semakin panas.


"aduh ikan ikan di sini sudah pada pergi pisah kemana mana bakal lebih sulit. " ucap jas.


Benar saja ucap jas. Ikan ikan banyak yang datang dari tempat tak terduga. Ikan ikan yang mulai merasakan lapar memakan sampah dan barang barang jualan yang berada di sekitar pinggir jalan.


Selain merusak ikan ikan itu menandakan wilayah nya dengan kotoran nya sendiri πŸ—Ώ. (kek binatang darat).


jas berjalan pelan pelan melewati jalan yang tak terlihat oleh ikan. Dengan penuh khawatiran jas sangat takut ikan ikan itu menyadari keberadaan nya.


Hampir sampai ke toko tersebut. Persimpangan arah toko. ada ikan besar yang menghalangi jalan utama ke toko.


Ikan itu sangat besar sampai jalan didepan tak terlihat. Ikan ikan yang lain seperti takut karena kehadiran ikan besar itu.


Tiba tiba.. Ikan besar itu memakan semua ikan ikan yang berada do depan.


"wuuuaaaahhh kaget aku" ucap jas.


Ikan ikan kecil kabur melarikan diri dari kejaran ikan besar. Ikan besar itu seperti setinggi mobil bus.


"aduh sembunyi dulu nih" ucap jas.


Jas bersembunyi di lorong sempit berharap ikan itu tidak melihat.


Benar saja ikan ikan melewati jas. sangat beruntung sekali hidup jas gak ada tanda tanda mau end.


Jas mulai melihat keadaan sekitar. di rasa sudah aman jas kembali melanjutkan perjalanan yang tidyak asik ini.


Di dekat stasiun kereta jas melihat ada beberapa orang orang yang memilih menetap dan berkumpul untuk melawan semua ikan ganas.


Jas merasa akan ada beban lagi jika dia melewati rute ini. jas memutar dan melewati jalan kecil lain nya.


sudah hampir terlihat toko buku itu. Ets sangat Sangat menjengkelkan nya. Ada ikan yang mau memakan kucing oren.


Untung saja ikan itu kecil. Jas langsung buru buru menembak tuh ikan kecil itu dengan senjata yang dia bawa dari toko senjata dekat pasar.


"dddoorrrrr!!! " suara senjata senapan.


tembakan jas meleset. Malah kena pintu rumah orang.πŸ—Ώ


(kasihan pintu gak ada salah)


Ikan yang kaget tersebut kabur dan langsung berlari ke arah kawanan nya yang jauh di pasar tadi.


untung saja itu kucing oren yang gagah dan pemberani tidyak terluka sedikit pun. juga tidak ada demeg pada tuh ikan sesat.


Kucing oren dengan rasa terima kasih nya langsung meninggalkan tempat kejadian perkara tersebut.


Jas dengan senang nya menunjukan jari tengah pada tuh kucing oren.


Setelah mengambil kembali barang barang nya yang tergeletak di bawah.


Jas lanjut kembali berjalan dengan agak cepat karena takut tuh ikan bawa kawanan nya kembali kemari :v

__ADS_1


TO BE CONTINUE πŸ’•πŸ™ˆ


__ADS_2